iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbrooo…Johan Zarco mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik diatas mesin M1. Namun tidak dengan tim factory. Cemerlang ketika sesi free practice, Rossi dan Vinales terpuruk ketika sesi kualifikasi. Nggak heran kitapun bertanya, apa yang terjadi? kalau masalahnya pada pembalap kenapa kedua rider kompak terlempar dari 5 besar dengan berada diposisi 8-9 ? ketimbang banyak berspekulasi, IWB share apa yang menjadi kendalan menurut Vinales dan Rossi seperti dilansir Crash berikut iki…

” Traksi, masalahnya ada pada traksi. Dipagi hari traksi motor berlimpah namun disiang hari tidak. Jika kualifikasi dilakukan dipagi hari aku yakin bisa bertarung berebut pole. Namun disiang hari seperti tidak mungkin. Aku tahu level kami. Dipagi hari aku merasa sangat bagus. Seperti dilemparkan dari anak panah, kecepatan kami sangat bagus. Aku bisa melakukan lap time 1 menit 32 detik dengan ban lama dan 1 menit 31 ban baru dengan gampang…

” Tapi masalah timbul ketika kualifikasi, suhu aspal meningkat kemudian mulai licin dan disanalah aku tidak bisa berbuat apa-apa. Sangat sulit untuk menjaga lap time tetap dibawah 1 menit 32 detik. Dan masalah ini sebenarnya sama dengan tahun lalu. Kita lihat saja saat race nanti. Aku akan berjuang sekuat tenaga..” seru Vinales. Sama dengan Maverick, Rossi juga lumayan kecewa kangbro….

iklan iwb
iklan iwb

Sebenarnya aku berharap lebih mengingat kemarin kami cukup baik saat sesi latihan bebas. Dengan ban lunak aku tidak bisa ngepush maksimum karena melakukan sedikit kesalahan. Aku rasa potensiku berada dikisaran 1 menit 31.6 – 31.7 detik. Masalahnya rider lain lebih kencang. Kami sudah lakukan banyak setingan berbeda. Kecepatan kami tidak istimewa tapi juga tidak buruk…

” Masalahnya ada 4 hingga 6 rider yang memiliki kecepatan identik sehingga bakal menyulitkan kita. Memulai start dari row ketiga selalu sulit. Jadi akan sangat penting start sebaik mungkin diawal lap dan kita lihat seberapa kencang motor kami nanti. Zarco sangat kencang. Dia mengendarai motornya dengan sangat-sangat bagus termasuk ketika race. Kami tidak tahu pasti kenapa. Tapi yang jelas dia lebih kencang dari pada kami….” tutup Rossi….

Last…..Vinales dan Rossi akan memulai start dari posisi 8 dan 9 hari ini. Kalau ingin merangsek kedepan doi harus melewati beberapa rider bagus seperti Miller, Lorenzo, Dovisiozo ataupun Iannone. Jelas pekerjaaan rumah yang nggak gampang. Kita lihat saja perjuangan Yamaha Factory team saat race nanti kangbro. Eh..jagoan sampeyan sopo cakkk ? (iwb)

  1. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 1m 31.185s [Lap 7/8] 304km/h (Top Speed)
  2. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V)1m 31.293s +0.108s [Lap 9/9] 304k
  3. Danilo Petrucci ITA Pramac Ducati (GP18) 1m 31.381s +0.196s [Lap 8/8] 303k
  4. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR)1m 31.454s +0.269s [Lap 7/9] 298k
  5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP18) 1m 31.553s +0.368s [Lap 8/8] 306k
  6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP18) 1m 31.590s +0.405s [Lap 6/8] 306k
  7. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP17) 1m 31.683s +0.498s [Lap 7/9] 301k
  8. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 1m 31.784s +0.599s [Lap 8/9] 304k
  9. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 1m 31.900s +0.715s [Lap 8/8] 302k
  10. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 32.024s +0.839s [Lap 9/9] 301k
  11. Tito Rabat ESP Reale Avintia (GP17) 1m 32.049s +0.864s [Lap 8/8] 301k
  12. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 32.455s +1.270s [Lap 7/7] 300k

Qualifying 1:

  1. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 32.315s 306k
  2. Hafizh Syahrin MAL Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 1m 32.397s 302k
  3. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 32.401s 297k
  4. Franco Morbidelli ITA EG 0,0 Marc VDS (RC213V)* 1m 32.770s 300k
  5. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 32.795s 298k
  6. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 32.988s 302k
  7. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V)*1m 33.062s 297k
  8. Alvaro Bautista ESP Angel Nieto Team (GP17)1m 33.324s 301k
  9. Thomas Luthi SWI EG 0,0 Marc VDS (RC213V)*1m 33.439s 295k
  10. Scott Redding GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 33.676s 297k
  11. Xavier Simeon ESP Reale Avintia (GP16)* 1m 33.802s 297k
  12. Karel Abraham CZE Angel Nieto Team (GP16)1m 33.839s 304k

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

53 COMMENTS

  1. fix gaya balapnya mv ga cocok sama m1, kalo si legen aki2 emang udah waktunya pensiun, udah tua masih aja halang-halangin zarco buat masuk tim factory ato minimal dapet spek full factory(bukan cuma mesinnya doang) kaya CC

  2. kasian amat dua factory Yamaha, mrk berdua itu spesialis bawa tikung yg kasar. beda sama zarco yg halus mirip hohe. jadinya di lemans zarco bisa menggila paling tidak saat kualifikasi. krn rossi dan vinales ga mau mengubah gaya balap dan terlebih persoalan ecu belum teratasi ya selamat menikmati papan medioker. xixi

    • Fbnyek nunggu DPT hibahan baru girang….ngarep yg dpn PD jatoh….kasian Yamaha udah mahal2 bayar rosi zonk…disini udah bungkusin nasi PK ikan asin benyek bcnya zonk

    • Pke mesin angkot aj bisa bikin mewek2 yg ktya legen
      Apalagi pke mesin V yg identik motogp
      MuuUUUuuuehehehehe…….

  3. Katanya bermasalah di ecu, alias elektronik. Tp kok ketika suhu lintasan mulai panas kemudian mulai kehilangan traksi roda.

    Lhaa…iki sing bermasalah ban motor apa elektroniknya sih. Atau gmn ya..pncerahan pkiss

    • Duo Yamaha Factory lagi kena kutukan. Elektronik ga nemu2 settingan yg pas walhasil ban belakang sering spinning lebay (apalagi riding style mereka berdua latebrake + gaspol pas keluar tikungan) bikin ban cepet gundul.

      Aspal juga pagi ama siang beda koefisien geseknya, jadi sedikit atau banyak pasti ngaruh ke cengkramannya ke ban.

      Udah lah pokonya lengkap masalah Yamaha Factory.

  4. Seperinya cuman 1 syaraat rosikil + vinastuti podium… satu dan potensinya 88%…. mreka cuman balapan d OMR yamahmud tanpa ngundang zarco wkwk…. peace ach. Balap kok cuman pake nyali sih mbahh… nyali-nyali alesan ?

  5. Di medsos yamaha diumpat abis2an ama fbr. Marc & Honda = paket sempurna.
    Dovi & Ducati = paket spesial.
    Hohe & Ducati = paket salah kirim.
    Jarwo & Yamaha = paket hemat istimewa.
    Vinalita & Yamaha = paket gak jelas.
    Ian & Suzuki = paket bom.
    Rosiial & Yamaha = paket memalukan, paketin aja ke laut

  6. Pembalap yang baik adalah pembalap yang bisa menyesuaikan diri dengan motor secara natural,bukan motor yang menyesuaikan diri sama rider kata casey stoner,
    Kebanyakan komplain nih si VR sama MVK
    Masa sama satelit ducati pun kalah

    • Itu dari sisi pembalapnya, kalo dari sisi pabriknya, konstruktor yang baik harus bisa bikin motor yamg klop sama macem2 gaya balap.
      Contohnya honda, yang bisa bikin motor untuk gaya doohan, crville, rossi, hayden, stoner, marquez. Mereka gayanya beda2 tapi sanggup dibikin motornya.
      Coba liat ducati ke rossi, yamaha sekarang ke rossi, yamaha ke vinales, ducati ke lorenzo

    • FBY : Kalau berani pindah team (sambil ngarep 93 pindah ke Yahaha kayak 46)
      FBR : Kalau berani jangan pindah ke Yamaha, Yamaha mah udah mapan (padahal ngutuk Yahaha yang gak bisa ngasih motor bagus untuk idola)
      FBR~FBY : &[email protected]^%#%€^ *masih plonga-plongo*

      ekekekekekekekekekekekekekeke

  7. haiyyaaa whatever

    NO ROSSI
    NO MOTOGP
    NO PARTY
    NO MONEY
    NO AUDIENCE
    NO SIRCUIT

    SuamploXxxx Pulpen parker 24karat

  8. Bikin sakit hati! yuk rame2 ganti motor HONDA motornya sang juara!! gak mampu beli cbr250rr ya beat saja yg penting HONDA motornya!

  9. Sy teringat dulu si tua bangka ngotot menentang statement Honda dan bilang gini: 80 persen kejuaraan dimenangkan karena faktor pembalap, motor hanya berkontribusi sekitar 20 persen…
    Sekarang.. nyaho dah!
    Akhirnya susah payah minta dibuatkan motor yg bs klop dgn dirinya.
    Dan sampai skrg tetap aja ZONK!
    Berarti? Masih mendingan stoner dong. Stoner “pure” menaklukkan motor.
    Lha si tua bangka? Motor yg harus disesuaikan dgn dia. ini tipikal pembalap penakluk atau mewekan? Pasti udah jelas kan sodara2? hahahaahaaa

  10. Heran ama jamet zaman now bisanya bacot sazza .. apakah otak anda sudh pindah ke jari jemari ?? Hanya tuhanlah yg tahu .. kasian emaknya dulu netein udh gede pada ga punya otak .. mnding dulu emaknya jdi pembawa payung di moto gp sazza ekekeek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here