iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Fighter is fighter. Ora perduli dlosor opo ora yang penting serangan harus dilakukan walau pada kondisi sulit sekalipun. Itulah yang mungkin bisa kita lihat pada Marc pada race Motogp Qatar 2018. Pembalap HRC ini mengaku lega sudah serang Dovi pada last lap. Kalau nggak katanya nggak bisa tidur cak. Weleh-weleh iki bocah….

Hasil terbaik Marc Marquez di Losail Qatar adalah musim 2014. Setelah itu doi merasa kurang nyaman diatas RC213V sebelum doi menggebrak dimusim 2018. Nempel ketat Dovi diposisi kedua…Marc nggak puas kalo nggak menang cak. Oleh karena itu apapun yang terjadi harus mencoba untuk attacking….

Marc Marquez mengaku serangannya pada last corner ke Dovi memang memiliki dampak lumayan pada sisi psikologis. Mungkin berbahaya dan sangat beresiko. Tapi tindakannya bisa membuatnya lega dan tidur nyenyak. ” Aku lega karena setidaknya sudah mencoba walau aku tahu akan sangat sulit sebab dengan posisinya Dovi memiliki akselerasi yang lebih baik…

iklan iwb

Adrenalina a tope!! ?? Pure adrenaline! @motogp #MM93 #QatarGP

A post shared by Marc Márquez (@marcmarquez93) on

” Tapi aku gembira bisa finish diposisi kedua sebab Qatar adalah trek tersulit bagi Honda. Dan bersama Andrea pada tikungan terakhir…melebar, doi kembali masuk dan dia memenangkan race. Aku berharap dimasa depan situasinya berubah. Aku tahu apa yang aku lakukan masuk limit. Tapi setidaknya aku sudah mencoba dan sekarang aku bisa tidur nyenyak. Kalau tidak aku tidak bakal bisa tidur….” tuturnya….

Dengan kemenangan posisi kedua jelas para rival harus waspada sebab umumnya trek Losail tidak bersahabat untuk Honda. Artinya Honda sudah mengalami peningkatan cukup pesat tahun ini. Sedang Yamaha yang biasanya menang di Qatar kini harus puas diposisi 3 lewat Valentino Rossi. So….musim ini bakal seru cak…

Last…Marc mengoleksi 20 poin di Qatar. Angka tersebut menurutnya penting untuk modal bertarung pada sirkuit selanjutnya. “Aku sangat senang karena hari ini dia pantas mendapat kemenangan. Dovi lebih cepat dan 20 poin sangat penting untuk kita...” tutup Marc. Luar biasa ki bocah, ini baru pembalap fighter sejati…iyo ora cak…..(iwb)

iklan iwb
Previous articleJorge Lorenzo dlosor karena kampas rem hilang ? lhoooo
Next articleSuzuki menjawab soal spyshot, apakah Bandit 150 ?
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!