iklan iwb
iklan iwb
” Gerry Salim di acara track day CBR series di Surabaya..”

Iwanbanaran.com – Kangbro….IWB sampe dlongop bin domblong ketika mendengar cerita pengalaman Gerry Salim saat persiapan diajang Moto3 FIM CEV. Balapan bergengsi Spanyol ini latihan ternyata luar biasa berat. Diceritakan ke IWB secara langsung…bahkan Gerry Salim sempat KO ketika mengikuti ritme latihan bersama mantan manajer Dani Pedrosa Alberto Puig. Lho emange kayak apa latihannya ?

Gerry Salim yang menyandang sebagai juara di ARRC AP250 kini pindah kelas diajang balap Bergengsi Spanyol yakni CEV Moto3. Gerry bersanding dengan Dimas Ekky yang bertarung membela merah putih dikelas Moto2…siapa menyangka latihan di Eropa bener-bener berat pakde. Hal ini karena cuaca yang jabang bajul ekstrim ditambah ritme latihan yang membuat Gerry Salim sempat KO…

Berat mz, jauh levelnya dibanding Asia. Penggemblengan fisiknya bener-bener berat. Gerry sempat tertinggal dihutan karena KO nggak bisa ngikutin Alberto (Puig) naik gunung menggunakan sepeda di Spanyol dengan suhu minus 1 derajat celcius. Mana Gerry nggak pernah main sepeda. Karena kepayahan Gerry tertinggal dari rombongan ditengah hutan sendirian…” tutup pembalap AHRT ini membuat IWB bengong. Pertanyaannya…gimana dengan pembalap lain ?

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

” Pembalap lain sudah ikut di CEV 1-3 tahun. Sedang Gerry baru pertama tahun ini. Jadi mereka setidaknya sudah adaptasi sebelumnya. Untung ada pembalap lain yang saat itu naik mobil lewat membimbing saya keatas. Fisik terkuras karena setelah nyampe atas, badan saya rasanya beku karena suhu minus. Pengalaman luar biasa. Itu Alberto fisiknya salut…..luar biasa lho dia…” tutur Gerry Salim.┬áSiapa menyangka Puig yang sebenarnya sudah berumur ternyata memiliki fisik yang nggilani tenan pakde. Opo gara-gara mangan hamburger yo cak…haiyaahhhh :mrgreen: ….

” IWB lakukan interview Gerry Salim…”

Untunglah dihari kedua…Gerry bisa melayani ritme rombongan walau tertatih-tatih. Tidak hanya itu, menurut Gerry beratnya suhu di Spanyol juga dirasakan pemuda asal kota bonek tersebut ketika latihan nunggang motor. “ Dingin banget mz. Wearpack aja rasanya nggak mampu membantu menahan dingin. Saya sampai sulit nafas dan menarik tuas rem. Masuk paddock Gerry menggigil sampai kru Spanyol kaget dan bertanya keadaan Gerry. Dikira sakit padahal cuma kedinginan…” tutup Gerry nyengir. Weleh-weleh…suhu koq minus cak. Jelas parah kuwi…

Last….IWB pernah merasakan suhu 7 derajat di Jepang wae klepek-klepek. Baru 7 derajat lho itu, belum sampai minus. Nafas wis susah tenan rasane. Padahal sudah pakai jaket tebal tertutup rapat. Belum lagi bibir langsung pecah-pecah dan nusuknya ampun-ampunan. Nggak heran ketika sedang dilokasi dengan suhu ekstrim, letupan hangat knalpot jadi rebutan. IWB pernah sampai ngendon dibelakang bus buat menghangatkan badan. So….semangat buat Gerry Salim. Perjuangan sampeyan untuk Indonesia kita dukung 1000000 %. Gooooooo merah putihh !! (iwb)

” Gaya Alberto Puig diatas sepeda balap…”

Skuad Astra Honda Racing Team 2018

MOTO3 FIM CEV : Gerry Salim
MOTO2 FIM CEV : Dimas Ekky

ARRC AP250
SS600 : Irfan Ardiansyah & Andi Gilang
AP250 : Rheza Danica , Awhin Sanjaya, Mario SA

Idemitsu Asia Talent Cup
Lucky Hendriansya
Mario Suryo Aji
M. Adenanta
M.Agung Fachrul
Afridza Syach Munandar

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!