iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakdeeee….dalam perjalanannya, setiap pabrikan tidak selalu sukses menelurkan produknya. Hampir semua merasakan pahitnya produk ketika dlosor dipasaran. Dari sana ada proses pembelajaran. Seperti yang terjadi pada Honda Spacy yang diisukan sudah discontinue atau stop produksi sejak November 2017. Bukti desain adalah harga mati?

Honda Spacy adalah gebrakan PT AHM pertama kali merilis konsep skutik dengan “Helm in”. Konsepnya sendiri bagus, namun konswensinya desain jadi terlihat chubby. Garis desain juga mengandalkan model serba membulat. Pertama kali dirilis IWB sudah pesimis bahwa sang skutik bakal booming. Maklum pakde…IWB sendiri biker sehingga setidaknya bisa merasakan selera biker tanah air…

Seiring perjalanan waktu, prediksi IWB mulai terbukti. Walau motor ini enak dikendarai dan secara fungsi termasuk lengkap akibat hadirnya bagasi besar…penetrasi dipasar terseok-seok. Bisa terlihat dari grafik penjualan yang terus turun di tahun 2017 yang terjual 5.067 unit dari Januari-Desember. Artinya pasar hanya menyerap 300-400-an unit/bulan. Jauh pakde…jauh dibandingkan dengan skutik Honda lain yang laris manis…

iklan iwb

Puncaknya di bulan Januari 2018, Spacy hanya terjual 28 unit dan dibulan Februari 0 unit. Walau tidak ada keterangan resmi, IWB yakin Spacy sudah disuntik mati. Logis…ketimbang membebani produksi, mending distop dan dialihkan buat memproduksi varian lain yang laris manis. Artinya apa ? bahkan untuk pabrikan terbesar sekalipun jika sudah menghadapi masalah desain…mereka dipaksa menyerah…

Kegagalan desain yang akhirnya membuat pabrikan tiarap tidak hanya dialami Honda. Kawasaki-pun pernah menyuntik mati semua bebeknya karena dianggap kurang cantik soal desain. Sedang Yamaha, mereka mengalami masa pahit pada produk yang gagal desain setelah direvisi. Intip saja Yamaha Scorpio Z yang malah layu ketika mereka merilis versi desain baru. Padahal cak…di awal rilis, sport 225 ini menjadi favorit hingga bertahan selama┬ábertahun-tahun. Bukti desain adalah harga mati ?

IWB pikir demikian. Mau sampeyan memberikan fitur bak dewa namun jika secara desain memble ora cantik dan tidak masuk selera konsumen Indonesia jangan harap produk laku. Itu yang harus menjadi catatan para desainer pabrikan. Listening dan coba resapi kemauan bikers Indonesia. Catat cak…desainnnn….desainnnn!!. Kalau perlu pabrikan boleh membayar desainer mahal untuk urusan desain. Kalau dari sana sudah juozzz IWB sangat yakin kerja marketing bakal jauh lebih ringan…

Last…melihat motor seperti kita melihat lawan jenis. Pertama pasti kita menilai dari fisik dulu. Perkara pribadinya kurang elok…kuwi urusan belakang. Mau maju atau mundur…yang jelas fisik berhasil membuat kita tertarik dan itu sudah poin buat sigadis tersebut. Sedang cewek standart, biasanya rada sulit membuat kita tertarik. Padahal baikkkknya minta ampun alias memiliki kepribadian yang istimewa. Sama dengan motor cak. Desain keren walau fitur minum biasanya lebih menarik dibanding desain buruk fitur berjibun. Ora ono magnetnya kuwi lho masalahe. Nah…kalau menurut sampeyan piye pakde…setuju dengan opini IWB ? (iwb)

iklan iwb
Previous articlePengalaman latihan bersama Alberto Puig, Gerry Salim sempet KO !!
Next articleYamaha perpanjang kontrak 2 tahun, Rossi beberkan alasannya !
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!