iklan iwb
” Mario SA, pembalap AHM asal Magetan berusia 13 tahun menutup posisi 3 terkencang hari terakhir FP AP250 Thailand….”

Iwanbanaran.com – Pakdeeee….sepertinya balap ARRC AP250 2018 bakal makin seru. Hal ini karena masing-masing tim berbenah total. Termasuk Yamaha. Blue team yang kehilangan gelar dimusim kemarin terlihat melakukan revolusi total khususnya sisi aerodimika. Sedang Kawasaki, mereka menerjunkan new Ninja 250 FI pada debut musim 2018. Disisi lain Honda kehilangan Gerry Salim yang naik kelas. Dan dalam sesi tes selama tiga hari bisa kita simpulkan…pembalap cilik AHRT makin tajam, Yamaha berikan ancaman !!

Pada sesi latihan bebas pertama AP250, Honda menggebrak diawal lewat Rheza Danica yang sukses torehkan waktu 1 menit 55.272 detik. Doi menjadi pembalap terkencang pada sesi pertama free practice di Buriram disusul Fadly (Kawasaki Manual Tech) diposisi dua. Namun pada latihan bebas kedua, pembalap tuan rumah Anupab Sarmon menggedor dengan 1 menit 53.180 detik disusul Rheza Danica kedua. Disini kita melihat pembalap Cilik Astra Honda Racing Team asal Magetan Mario SA merangsek ke posisi 4…

Lalu pada sesi 3…Anupab Sarmon sebagai tuan rumah tetap menjadi pembalap terkencang. Yang mengejutkan, pembalap Yamaha Indonesia yakni Richard Taroreh berhasil menggeser Rheza Danica keposisi tiga. Richard praktis nempel ketat Anupab. Kemana Mario SA ? Tetap konsisten masuk top 5 dibelakang Rafid Topan. Dominasi tidak berhenti sampai disitu…

iklan iwb
iklan iwb

Pada sesi 4…Anupab Sarmon tetap bertengger diposisi leader. Lap time doi makin tajam dan bermain diangka 1 menit 52,938 detik. Yang mengejutkan…..progress terus terjadi pada bocah anak asuh Astra Honda Racing Team asal Magetan Mario SA. Doi juga berhasil mempertajam waktu dengan 1 menit 53,820 detik dan cukup membuatnya menggantung diposisi 4. Begitu juga Fadly dengan New Ninja 250 yang terkoreksi dari 9 besar naik ke 6 besar…

Dan pada sesi 5, posisi masih sama dimana Anupab menjadi pembalap terkencang. Disini IWB melihat Yamaha betul-betul berbeda. Terbukti Rafid Topan serta Richard Taroreh membuat Yamaha menguasai posisi 1-3. Sedang rider Honda terkencang tetap diiisi Mario SA yang membayangi diposisi 4. Tapi dominasi pasukan Yamaha pada penutupan tes ARRC AP250 Buriram Thailand dirontokkan oleh pembalap AP Honda Thailand yakni Muklada Sarapuech yang memaksa Anupab melorot kedua. Sedang ketiga diisi pembalap cilik AHRT yakni Mario SA yang tampil sangat konsisten. Saluttt ki cakkk…umur 13 tahun rekkk. Umur segitu IWB dulu masih nunggang sepeda onthel, lha iki wis nunggang motor dengan power nyaris 40HP. Sangarrrr…

Last….dari segala drama diatas bisa dipastikan…persaingan dikelas AP250 tahun ini bakal makin seru. Apalagi selentingan mengatakan bahwa Yamaha bertekad bangkit sehingga kiprah mereka di ARRC disupport penuh oleh Yamaha Iwata. Riset engine hingga fairing untuk mendongkrak aerodinamika supaya performa YZF R25 versi racing makin tajam. Sementara disisi lain Honda sebagai juara bertahan memiliki PR cukup berat karena tahun ini mereka hanya mengandalkan Rheza Danica, Ahwin Sanjaya dan terakhir bocah 13 Mario SA. Untunglah sebagai Rookie doi sudah digembleng dan bekali ilmu balap lewat HRS. Terbukti Mario tampil sangar. ARRC AP250 ? fix, Yamaha berikan ancaman…kita lihat saja sepak terjang mereka cak…..(iwb)

Hasil lengkap pratice ARRC AP250 hari 1-2

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

35 COMMENTS

    • Ane FBH tp pgang Rafid loh…. Psti juara lh, stdakny trbaik seIndonesia!
      Mantan sembalap kls Sekunder gtu loh… Nglawan anak2 msh umbelen & pupuk bawang mah kecillll! ??

    • Ho oh… Udh mw gulung tikar kayakny AHM, udh seret jualanny eh msh biayain anak2 kecil balapan ?
      Mnding sblh, laris mnis & foya2 biayain aki2 bwt balapan… Jaminan juara pula! ?

  1. pak dhe mbok dibuatin urutan lap time dari yang paling cepat dikeseluruhan tes kya tes” race lainnya, urutannya diambil lap time tercepat dari seluruh sesi tes, biar gak php

  2. Banyak orng bilang cbr250rr gk lolos ekspor,?? Kata siapa?? harusnya indonesia bangga punya cbr250rr yg gk semua negara punya banyak org negara2 lain yg pingin punya baby rr tapi gk kesampaian karna cbr250rr itu produk spesial yg gk di sebar di sembarang negara,, jujur ane penunggang xabre150 tapi soal teknologi dan rasa sport moge look ya ane pilih cbr250rr

    • Jgn diambil hati Bro. Klo ngerti motor CBR250RR pasti tahu hal itu. Sayang nya mereka bukannya ga ngerti tapi Hater Honda. Mau gimana pun Hater tetap Hater sebaik apapun suatu Motor tetap dimata Hater itu buruk. ini berlaku ga hanya di Brand Honda tapi lintas Brand.
      Hal ini biasa dalam dunia kompetisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here