iklan iwb
iklan iwb
“Yamaha V80…..”

Iwanbanaran.com – Pakdeeee…. merupakan saat yang paling menyenangkan ketika IWB bertemu dengan bokap. Berbagai tema serta lelakon kita bahas termasuk kendaraan roda dua alias permotoran. Hingga pada titik poin dimana Bokap membahas mengenai harga motor di era 1970 an. Era yang membuat siapapun sulit untuk memiliki kuda besi. Kenapa ?? Jebule harganya bikin mules. Penasaran bandrol motor jaman dulu ?? Intip wae penjabaran IWB berikut ini….

Jaman sekarang motor sudah seperti kacang goreng. Siapapun bisa memiliki dengan harga yang bisa dibilang sangat miring dibandingkan dengan era lawas. Miring ketika kita komparasi dengan harga barang-barang disekitar kita. Tidak heran dulu sangat sulit bagi siapapun untuk memiliki sebuah motor. Emange piro banderol motor jam itu ??

iklan iwb

Sebagai gambaran Bokap menceritakan bahwa di era 1970 an untuk memiliki sebuah motor Yamaha V75, bokap harus merogoh kocek hingga 207 ribu rupiah. Laahhh….murahhh dong. Murah jika Kurs uang bandingkan sekarang dengan inflasinya yang super jabang bajul. Tapi sampeyan harus tahu….angka 207 ribu jaman itu buanyakkkkkk bangetttt….

” Seperti membeli sebuah mobil. Sebagai gambaran 207 ribu rupiah sama saja dengan 5 ekor sapi. Jadi kalau sapi sekarang satu ekornya 25 juta….maka harga untuk membeli motor sekitar 125 juta. Angka segitu untuk beli tanah sudah luas banget….” tukas bokap membuat IWB mlongo. Ediannnn kuwi motor kecil opo moge?

Motor kecil cak….Yamaha 75cc. Dan rata-rata harga motor jaman itu memang segitu. ” Kamu ngerti tanah kita diujung sana. Dulu dibeli tahun 1982 harganya sekitar 800 ribu. Luas tanah 1400 meter. Itu tahun 1982 ….bukan 1970an. Artinya sudah ada inflasi. Lalu yang disana itu juga sama. Bapak beli 1400 meter tahun 1992 waktu itu 2,7 jutaan. Padahal Motor bebek kalau nggak salah tahun itu 2 jutaan…..” tukas bokap….

Nahhh….wis dapat gambaran to cak. Harga motor jaman dulu ternyata memang bikin mules. Untungnya tren banderol makin kesini semakin turun. Ibaratnya…jika ingin memiliki motor bebek zaman dulu harus menjual 5 ekor sapi atau setara dengan 125 jutaan, zaman sekarang nggak pakde. 1 ekor sapi masih mendapatkan kembalian jika ingin membeli satu unit motor bebek. Weleh-weleh….pantesan biyen sing duwe motor juarang banget ya cak…

“Yamaha V75…..”

Yup…itulah gambaran Betapa sulitnya untuk memiliki sebuah motor diera klasik. Sampeyan harus datang dari golongan orang mampu dan berkelebihan. So…. posisi motor sekarang mungkin seperti layaknya sepeda ontel jaman dulu. Kalau nggak malah lebih mahal sepeda onthel dibandingkan dengan motor sekarang. ” Sekampung yang memiliki sepeda onthel paling cuma beberapa. Mahal juga. Tukang sayur jaman dulu menjajakan dagangannya dipikul. Bukti sepeda onthel juga mahal dan juga nggak sembarangan orang bisa memiliki di era 1970an…” tutup bokap lagi. Ealaahhhhh….ediann tenan

Last…. teknologi dari hari ke hari semakin murah. Termasuk kendaraan roda dua ataupun roda empat. Wissss murahh komplit maneh pakde. Lha piye…dulu kalau menghidupkan mesin sampeyan kudu mancal dengan kaki. Kelase mancal kick starter pokoke….mana ada electric starter. Electric starter baru diperkenalkan pada motor Moped di Indonesia mendekati era 1989-an. Akan tetapi bukannya tanpa kelebihan. Motor zaman dulu terkenal awet sebab Semua material masih murni dan bukan campuran seperti era sekarang yang dibuat semakin simple dengan menitikberatkan pada penekanan Sisi cost produksi. Makane ora ono cak motor sekarang seawet jaman dulu yang bisa seger walau usia mencapai 40 tahun sekalipun. Saiki? Usia 40 wis tinggal busine thok paling :mrgreen: . Nah…wis dapat gambarankan betapa mahalnya motor jaman dulu…..(iwb)

iklan iwb
Previous articleBreaking news : Hafizh Syahrin dikontrak Yamaha Tech 3 selama 1 tahun !
Next articleHero Motocorps perkenalkan Trail XPulse 200 !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!