Iwanbanaran.com – Kangbro…..performa Marc tidak istimewa di Sepang Malaysia. Selama 3 hari melakukan testing, doi hanya sempat nyodok ketiga dihari kedua namun kembali melorot terlempar 5 besar. Banyak yang keheranan, ada apa dengan Marc ? Apakah doi tahun ini memang kesulitan sehingga tidak bisa sekencang Dani Pedrosa? Namun banyak yang berpendapat lain….

Beberapa informasi perihal Marc Marquez selama 3 hari testing di Sepang Malaysia memang cukup menarik. Tidak pernah sekalipun Marc mampu menjadi pembalap tercepat. Justru doi selalu menempati posisi belakang….terlempar dari 5 besar dan pada combine lap Marc hanya menempati posisi 8. Tapi tahukah sampeyan bahwa itu bukan performa Marc sesungguhnya? Yang patut menjadi perhatian adalah penuturan Thomas Luthi via Speedweek..

Doi mengaku buntuti Marc dan melihat pembalap Honda ini terlihat santai nggak terlalu ngoyo. ” Aku pastikan sulit mengendarai motor Motogp dengan kencang. Aku sempat buntuti Marquez selam tiga putaran, dan ini sangat membantuku memahami bagaimana mengendarai motor ini dengan cepat. Aku melihat banyak hal saat dibelakangnya, mungkin dia menggunakan ban lebih keras  sehingga aku bisa membuntutinya….

iklan iwb

” Dan aku lihat dia tidak terlalu memaksakan diri. Walau pada akhirnya dia perlahan menjauh, namun aku tidak terlalu buruk sebab pada tikungan ketiga aku kembali bisa mendekatinya. Hingga pada tikungan berikutnya doi tiba-tiba menjauh kembali beberapa meter dariku. Aku heran bagaimana dia bisa melakukannya. Itu sesuatu yang sangat luar biasa dan mengasyikkan..” seru Luthi yang lebih lambat 0,6 detik dari Franco Morbidelli. Kedua rider ini naik kelas ke Motogp tahun ini…

Hal ini selaras dengan perkataan Marc via Crash. Marc mengakui tahun ini Marc melakukan pendekatan dengan cara yang berbeda. ” Pendekatanku pramusim kali ini berbeda, aku sudah katakan itu sebelumnya. Misalnya di tahun 2013, 2014, 2015, aku selalu melihat layar, tiap lap aku perhatikan, lalu aku akan melakukan time attcking setelahnya, berusaha menjadi yang terkencang dan mencoba mengambil risiko. Hasilnya aku banyak dlosor baru diawal musim. Tapi sekarang tidak….

” Aku lebih suka mencari basis yang bagus, karena ini lebih penting. Aku lebih memilih menjaga satu ban untuk jangka panjang, tidak mengambil banyak risiko untuk melakukan time attacking…” tutur Marc. Nahhh…jelas yo cak. Makanya bagi fans lainnya jangan demen dulu, jebule Marc belum menunjukkan taring aslinya. Doi lebih demen main aman dan baru bertempur jika waktunya tiba. So…Marc Marquez lemot di Sepang ? alasannya doi nggak serius melakukan time attacking. Ngono cak jebule. Piye…..ada yang meragukan kata-kata Marquez diatas kangbro? (iwb)

Sepang test, combined 3 hari
1. Jorge Lorenzo, Ducati, 1: 58.830 min
2. Dani Pedrosa, Honda, + 0.179 sec
3. Cal Crutchlow, Honda, +0.222
4. Andrea Dovizioso, Ducati, +0.339
5. Jack Miller, Ducati, +0.516
6. Alex Rins, Suzuki, + 0.518
7. Maverick Viñales, Yamaha, + .525.
8. Marc Márquez, Honda, + .552.
9. Valentino Rossi, Yamaha, + .560
10. Johann Zarco, Yamaha, + .681
11. Danilo Petrucci, Ducati, + 0.998
12. Tito Rabat, Ducati, + 0.717
13. Andrea Iannone, Suzuki, + 0.785
14. Aleix Espargaró, Aprilia, + 1.095
15. Takaaki Nakagami, Honda, + 1.241
16. Álvaro Bautista, Ducati, + 1.375
17. Pol Espargaró, KTM, + 1,432
18. Mika Kallio, KTM, + 1.634
19. Bradley Smith, KTM, + 1.690
20. Franco Morbidelli, Honda, + 1.696
21. Karel Abraham, Ducati, + 1.744
22. Xavier Siméon, Ducati, + 1.954
23. Scott Redding, Aprilia, + 1,982
24. Sylvain Guintoli, Suzuki, + 2,290
25. Tom Luthi, Honda, + 2,296
26. Yonny Hernandez, Yamaha, + 2,393
27. Michele Pirro, Ducati, +5.93

The test times from Sepang, Tuesday, January 30th
1. Jorge Lorenzo, Ducati, 1: 58.830 min
2. Dani Pedrosa, Honda, + 0.179 sec
3. Cal Crutchlow, Honda, +0.222
4. Andrea Dovizioso, Ducati, +0.339
5. Jack Miller, Ducati, +0.516
6. Alex Rins, Suzuki, + 0.518
7. Marc Márquez, Honda, + 0.552
8. Valentino Rossi, Yamaha, + 0.619
9. Johann Zarco, Yamaha, + 0.681
10. Danilo Petrucci, Ducati, + 0.698
11. Tito Rabat, Ducati, + 0.717
12. Andrea Iannone, Suzuki, +0.785
13. Aleix Espargaró, Aprilia, + 1.132
14. Takaaki Nakagami, Honda, + 1.241
15. Álvaro Bautista, Ducati, + 1.375
16. Mika Kallio, KTM, + 1.634
17. Franco Morbidelli, Honda, + 1,696
18. Maverick Viñales, Yamaha, + 1.717
19. Karel Abraham, Ducati, + 1.744
20. Xavier Siméon, Ducati, + 1.954
21. Scott Redding, Aprilia, + 1.982
22. Bradley Smith, KTM, + 2.139
23. Sylvain Guintoli, Suzuki, + 2,290
24. Tom Lüthi, Honda, + 2,296
25. Yonny Hernandez, Yamaha, + 2,393

The test times from Sepang, Monday 29th of January
1. Maverick Viñales, Yamaha, 1: 59.355 min
2. Valentino Rossi, Yamaha, +0.035 sec
3. Cal Crutchlow, Honda, +0.088
4. Jorge Lorenzo, Ducati, +0.143
5. Jack Miller, Ducati, +0.154
6. Johann Zarco, Yamaha, +0.347
7. Marc Márquez, Honda, +0.375
8. Andrea Dovizioso, Ducati, +0.377
9. Danilo Petrucci, Ducati, +0.392
10. Andrea Iannone, Suzuki, +0.562
11. Aleix Espargaró, Aprilia, +0.570
12. Dani Pedrosa, Honda, +0.644
13. Alex Rins, Suzuki, +0.677
14. Pol Espargaró, KTM, +0.907
15. Tito Rabat, Ducati, +1.151
16. Bradley Smith, KTM, +1.165
17. Franco Morbidelli, Honda, +1,307
18th Mika Kallio, KTM, +1,346
19. Álvaro Bautista, Ducati, +1.373
20. Karel Abraham, Ducati, +1.559
21. Takaaki Nakagami, Honda, +1.597
22. Sylvain Guintoli, Suzuki, +2.037
23. Scott Redding, Aprilia, +2.101
24. Yonny Hernandez, Yamaha, +2.199
25. Xavier Siméon, Ducati, +2.334
26. Tom Lüthi, Honda, +2.455

The test times from Sepang, Sunday, January 28th
1. Dani Pedrosa, Honda, 1: 59.427 minutes
2. Andrea Dovizioso, Ducati, +0.343 sec
3. Jorge Lorenzo, Ducati, +0.375
4. Danilo Petrucci, Ducati, +0.696
5. Jack Miller, Ducati, 0.751
6. Valentino Rossi, Yamaha, +0.806
7. Marc Márquez, Honda, +0.863
8. Johann Zarco, Yamaha, +0.994
9. Cal Crutchlow, Honda, +1.095
10. Pol Espargaró, KTM, +1.141
11. Alex Rins, Suzuki, + 1.200
12. Takaaki Nakagami, Honda, +1.237
13. Maverick Viñales, Yamaha, +1.287
14. Aleix Espargaró, Aprilia, +1.439
15. Tito Rabat, Ducati, +1.485
16. Andrea Iannone, Suzuki, +1.600
17. Bradley Smith , KTM, +1.672
18. Franco Morbidelli, Honda, +1.734
19. Álvaro Bautista, Ducati, +2,301
20. Sylvain Guintoli, Suzuki, +2,437
21. Scott Redding, Aprilia, +2,535
22. Yonny Hernandez, Yamaha, +2,626
23. Karel Abraham, Ducati, +2,661
24. Xavier Siméon, Ducati, +3.519
25. Tom Luthi, Honda, +4.305
26. Michele Pirro, Ducati, +5.340
27. Mika Kallio, KTM, +6.505

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

81 COMMENTS

  1. Marc memang sudah diduga bahwa di test pramusim tahun ini menggunakan pendekatan berbeda yaitu lebih mengutamakan kenyamanan dan konsistensi pace dari motor tiap lap untuk modal mengarungi satu musim penuh. Ini pendekatan yang sangat bagus dan tidak emosional seperti halnya yang hanya fokus pada lap time serta time attack.

  2. 20 lap nya marq…semuanya 2menit.0 semua….aje gile….dia ga peduli top lap….dia mulai ikutin rossi…kecil2 bijak juga nih…yg baik2 di tiru

    • Josgandos klotok-klotok bijak tenan ini bocah mbokdheeee mbokdheeeee

  3. marc lebih condong ke pace laptime n bagaimana caranya biar ban tetep awet dengan laptime yg hampir konsisten, klo masalah time attack sudah diwakili pedrosa n calcrut

    • Josgandos aseli klotok-klotok tenan iki mbokdheeee mbokdheeeee

    • Wkwkwkwkwkwkwk

      Kita beri ke Fby Beruk yang lagi mengalami Stress berat,, Prom*g gratis tangkap plaaakkk duckk kena kepala Fby Berukk,,,

      Wkwkwkwkwkwkwk

    • Wkwkwkwkwkwkwk

      Kita beri ke Fby Beruk yang lagi mengalami Stress berat,, Prom*g gratis tangkap plaaakkk duckk kena kepala Fby Berukk,,,

      Wkwkwkwkwkwkwk

    • FBY saking smart nya sampe geblek
      Ada orang beli honda dibilang gak melek internet. Padahal tetangga saya insinyur, dokter,dosen bahkan sales yamaha juga ada yg pake honda.

    • Sales Yahaha pake Honda,,,
      Karyawan pabrik Yahaha pake Honda,,,
      FBY pake Honda,,,

      Jangan salahkan Honda,,,

  4. Batine marc, nyantai, angkat piala iku lak mari balapan, tercepat di test pra musim ora ono piala ne. Btw joss, semakin dewasa.

  5. MM 93 mang beda Lek… Dia skrang hanya main mainnnn duluuu… Tar baru pas race liat liat lawan gimanaaaaa.. dia akan buntuti hingga race tinggal 3 atau 2 baru dia bekerjasama… Coba sodok sampai finisss…

  6. @iwanbanaran bener cak..
    Sekarang marc ga lagi maen ngotot , makin kesini dia makin dewasa, makin cerdas, dan pastinya makin ngeri ..
    Marc butuh satu skill lagi , yakni sama tiap putaran lap nya ( pace ) kalo marc udah punya skill itu, dia udah setara atau bisa ngelebihin casey stoner .

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama