iklan iwb
iklan iwb
” IWB jajal Kawasaki new Ninja 250 FI warna hijau…gazzz ! pict by Monkeymotoblog”

Iwanbanaran.com – Pakdeeee….akhirnya IWB sukses mencicipi Kawasaki new Ninja 250 FI. Rasa penasaran pribadi terjawab dan harus IWB akui…setelah lama mereka baru merilis generasi ketiga Ninja 250 FI, new gen ini benar-benar meningkat dibanding old gen. IWB buktikan selama 3 kali memutari sirkuit Sentul yang bumpy, harus IWB akui tusukan handling dan power meningkat tajam. Beighhhh…piyee kuwi maksude? Yukk kita kupas sampai brodhol ke akar-akarnya dalam artikel Test ride Kawasaki all new Ninja 250. Gazzzzz !!

Test ride Kawasaki new Ninja 250 Fi ini benar-benar serentak dilakukan di tanah air. Bahkan pembalap Kawasaki Manual Tech si Fadli pun mengakui baru jajal bersama rekan-rekan media kemarin…ediann opo ora jal. Mungkin diseluruh dunia kita hanya kalah dari majalan terkenal Jepang Young machine. Selebihnya….kita pertama cak (sambil narik jambul rambut bergaya arogan :mrgreen: ). Okeee…kita bahas sektor persektor….

Ergonomy

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Disini IWB cukup terkejut sebab posisi duduknya bener-bener nyaman. Feelnya cak…sampeyan kayak nunggang sport turing yang cenderung tegak dan rileks. Pressure atau tekanan dipergelangan tangan juga sangat minim. Kemudian dibanding gen lawas….paha terasa lebih mantap karena tanki mengecil dibagian samping (slim). Tidak heran kapasitas tanki berkurang dari 17 liter ke 14. Namun karena motor diklaim lebih irit maka jarak tempuh tetap mumpuni…

Ditopang dengan jok yang lebih tebal dari 50 mm menjadi 90mm…membuat badan terasa betah berlama-lama diatas New Ninja 250 FI. Dan untuk tinggi badan 170cm….kaki nggak perlu jinjit tanda posisi tempat duduk sangat bersahabat untuk siapa saja. Kawi ternyata ogah latah dan tetap memposisikan Ninja 250 sebagai motor fairing yang cocok digunakan harian. Disaat para pabrikan lain mulai mengejar ergonomy racy dan stang underyoke, Kawi tetap fokus pada kenyamanan. Yah…soal ini memang tergantung sampeyan cak. Demen racy yang sporty agak menyiksa atau rada tegak namun terkesan seperti turing bike. Monggo IWB serahkan kesampeyan…

Engine

Untuk urusan mesin, Kawasaki melakukan revisi besar-besaran. Jadi dapur pacu yang disandang dioprek total. Fokus pengembangan konon menjamah pada optimalisasi pada ruang bakar, memperbesar filter udara dari 4,7 menjadi 5,8 liter, bentuk mesin diperingkas untuk mengurangi bobot. Artinya revisi hampir seluruh sektor. Dengan tindakannya tersebut, Kawi mampu mendongkrak power dengan sangat signifikan dari sebelumnya hanya 32PS menjadi 28,5KW atau setara dengan 38,7PS. Torsi juga terdongkrak dari 21,5Nm menjadi 23,5NM….gede cak. Belum lagi bobot jauh lebih enteng dari 172 kg turun 164 kg. Piye sensasi saat digeber ?

Diawal IWB memang sudah merasakan perbedaan. Menyalakan kunci kontak…starter, alus kangbro. Suara mirip dengan gen lawas ciri Ninja yang ada sensasi ” swing-swing”. Mulai menarik tuas kopling (beeighhh enteng puol cak)….memasukkan gear 1 (empuk) IWB coba membuka gas. Yup…langsung beda dibanding gen lawas. Torsi nendang sejak bawah. Mencoba jalan pelan zig zag…weehhh, iki baru mantap. Feelnya ringan dan nurut. Tapi IWB harus memastikan feeling ini saat geber disirkuit…

Setelah berputar satu lap untuk mengenali karakter motor, barulah kita diperkenankan untuk geber. Nahhh…disini baru terasa perbedaannya dengan old Ninja cak. Ledakan tenaga Kawasaki all new Ninja 250 sudah ngisi sejak RPM bawah. Kemudian power menengah dan atas juga terjaga dengan sangat baik. Improve lumayan besar pada sisi power yang cukup padat disegala rentang RPM. Kelemahan old Ninja 250 yang ngayun pada low RPM dan baru meledak di RPM atas diperbaiki. Letupannya merata dari bawah, tengah dan atas. Ora ngecap rekkkk….

Yang paling IWB sukai adalah hadirnya assist and slipper clutch. Dari speed 160 km/jam, sedikit braking dan downshift sampeyan nggak akan merasakan ban slide atau tertahan. Judule minim engine brake. Praktis body motor tidak banyak goncangan dan sampeyan bisa menusuk tikungan dengan mudah….mantaapppp. Namun sayang karena dikawal leader, IWB nggak bisa ngepush. Rule nya adalah…nggak boleh nyalip leader yang saat itu menggunakan Ninja 650. Dengan skill tester nggak merata, leader berusaha nahan speed berkali-kali dengan lambaian tangan. Maklum kangbro…para Vlogger dibelakang nggak terlihat dispion. Leader melambat berkali-kali menyuruh IWB kurangi kecepatan…kuwi setiap lap…

Terpaksa impian untuk meraih top speed di Sentul nggak keturutan. Sebab dengan badan IWB yang kekar (ehem :mrgreen: ), Kunci untuk meraih top speed adalah ngepush pada tiap tikungan khususnya last corner. Karena nggak bisa melakukannya, So….speed tertinggi yang bisa IWB raih menggunakan Kawasaki all new Ninja 250 di Sentul adalah 164 km/jam dan baru gigi 5. IWB belum sekalipun memasukkan gigi 6 karena sudah kehabisan trek. Not bad karena bobot IWB sudah masuk kategori obesitas yakni 89 kg (guyu sampluk tutup kuali :mrgreen: ). Overall, paket yang diberikan berubah total dan membuat Kawasaki all new Ninja 250 ini memang menjadi sosok berbeda untuk urusan performa..

Handling

Kawasaki all new Ninja 250 memiliki bobot hanya 164 kg dari sebelumnya 172 kg. Selain itu wheelbasenya juga diperpendek dari 1,400mm menjadi 1,370 mm. Belum lagi KAWI memperbesar ukuran suspensi dari 37mm menjadi 41mm. Walau menganut teleskopik..semua paket yang ditawarkan berhasil menghilangkan riding feeling gen lawas yang cenderung understeer. Sekarang? Tajam cak. Buat nusuk masuk tikungan tidak ditemukan gejala nervous….

” Rebah speed 104 km/jam motor tetap anteng..”
” Rebah speed 127 km/jam tetap terjaga. Padahal ban standart. Tanda paket yang diberikan mumpuni !”

Motor juga lebih mudah digunakan untuk mempertahankan racing line. Presisi !. Satu hal negatif point yang IWB temui hanya slide diroda belakang ketika kita keluar tikungan dengan full throttle dan rebah habis. Tapi itu wajar sebab ban masih standart (Dunlop) dan suspensi bawaan diseting cenderung soft untuk menjamin kenyamanan buat daily use. Tentu tidak bisa disamakan dengan racing spek. So…generasi baru Kawasaki all new Ninja 250 handling lebih ringan, presisi dan tidak ditemukan gejala understeer. Good job Kawasaki…

Rem

Perombakan lain yang dilakukan Kawi pada Kawasaki all new Ninja 250 adalah piringan cakram yang diperbesar. Dari sebelumnya 286 mm menjadi 310 mm (depan) dan diamater piston dari 25,4mm menjadi 27mm (belakang). Feelnya? wis ora usah IWB terangin. Bobot motor lebih enteng, piringan lebih besar….jelas lebih pakem pakde. Sekali colek…..kecepatan tinggi bisa dikurangi dengan sangat baik. Weleh-weleh, koq improve semua ki piye jal…

Material dan finishing

Kembali Kawasaki tetap menjadi leader untuk sisi ini. Walau jujur dibandingkan dengan masa lalu terjadi sedikit penurunan dari ketebalan casing dan material…akan tetapi pabrikan ini tetap termasuk superior dibandingkan dengan beberapa rival mereka. Khususnya sisi painting dan sambungan panel perpanel yang tergolong cukup presisi. Belum lagi komponen yang dicangkokkan ternyata juga masih banyak dari Thailand seperti reflektor contohnya. Kawasaki all new Ninja 250 ini menggunakan Koito Thailand termasuk pelk yang masih disuplai Enkei dengan lebar diamater pelk Kawasaki all new Ninja 250 sebesar 4,5 inch belakang dan 3 inch….

Lainnya

Kawasaki all new Ninja 250 sudah mengadopsi model full LED baik headlamp serta stomplamp. Paling hanya winker atau lampu sein yang bohlam….namun lainnya LED cak. Yang unik, tidak seperti old Ninja 250, pada Kawasaki all new Ninja 250 lampu depan sekarang menyala semua. Kalau dulu kan hanya sebelah dan setelah ngedim baru nyala dua-duanya. Sekarang dua-duanya nyala walau nggak ngedim sekalipun…

Kesimpulan

Jelas, IWB harus akui hampir semua sektor diperbaiki Kawi pada Kawasaki all new Ninja 250. IWB nggak ada complaint sama sekali perihal handling dan engine sebab memang meningkat cukup pesat. Feelnya jadi lebih easy to ride dan powerfull. Wisss sampeyan bayangin wae arti kalimat diatas. Terus opo kelemahannya? Soal ini yang membuat IWB garuk-garuk bathuk. Lha piye cak…emang improvenya banyak bener soal engine dan handling. Paling soal desain….nahhh itu IWB serahkan kesampeyan sebab desain adalah masalah selera…

Kawasaki ZX10R
Kawasaki new Ninja 250 FI

Banyak yang mengatakan desain terbaru terlalu kalem dan lebih agresif gen lawas. Dimata IWB memang plus minus. Shape old Ninja memiliki kontur lebih tajam serta mengalir. IWB sendiri menyukai versi lawas untuk sektor depan. Tapi disektor buritan…IWB lebih demen new gen. Lekukan dan sudut yang diberikan pada sisi buritan terkesan mewah dan mahal. Apalagi lampu juga LED. Jadi ketika braking light menyala, sampeyan akan mengira bahwa motor yang ada didepan mata adalah Kawasaki Ninja ZX10R…identik banget cak…

Kesimpulan akhir….confirmed tusukan handling dan power Kawasaki all new Ninja 250 meningkat tajam !!. Improvisasi diseluruh sektor dengan tetap mempertahankan sisi comfort. Dan IWB berani jamin, motor ini tidak akan bikin sampeyan capek ketika digunakan harian. Powerfull, easy to ride dan nyaman. Juozzz tenan wis. Bakal seru ki cak nanti diajang ARRC melawan Honda CBR250RR…hot pakde. Btw…tunggu full review ulasan Kawasaki all new Ninja 250 IWB di channel Youtube, sedang digodok. Tunggu ya cak…gazzzzzz ! (iwb)

 

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!