iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Mumet sirahe cak…ngelu endase bos Tech 3 Herve Poncharal setelah dipastikan posisi timnya terancam ketika Rossi mengetukkan palu masuk tim satelit Yamaha Racing. Lha piye ora pakde, jika sebelumnya hanya tebakan…kini dipastikan Yamaha Iwata ternyata sudah memberikan konfirmasi perihal kemungkinan kearah sana. Konfirmasi ini dilemparkan bos Tech 3 yang mengungkapkan bahwa Yamaha pastikan akan pilih Rossi ketimbang Tech 3 ! Moncrottt tenan rekkk….

Seperti yang kita tahu, Rossi saat ini sudah memiliki tim di Moto3 dan Moto2. Lalu dimusim 2018 akan menjadi penentuan apakah Vale bakal terus membalap atau malah pensiun dan fokus pada tim baru di Motogp. Artinya kemungkinan apapun ada cak. Yang menjadi masalah..bos Dorna Carmelo Ezpeleta mengatakan bahwa doi siap menjamin skuad Rossi berada di kelas premier…

Masalah lain bagi Tech 3 team…hubungan panjang Rossi dengan Yamaha membuat produsen Iwata jelas akan memasok motor untuk VR46 jika memang doi melangkah maju ke MotoGP dengan tim satelit. Dan semua semakin suram karena secara historis Yamaha cenderung hanya memasok satu tim satelit, yang berarti kerjasama Tech 3 bisa berakhir. Kuwi kan teori. Bagaimana kenyataannya? Akurat cak..

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Menurut Bos Tech 3 Poncharal, doi sudah mendapatkan jawaban tegas dari Iwata soal ini. “Aku sempat melakukan diskusi dengan mereka [Yamaha], waktu itu aku bertanya….bisakah kalian (Yamaha) menyediakan enam motor di grid? Jawabannya….tidak, terlalu banyak. Lalu aku kembali bertanya…

” Jika kalian mendapatkan permintaan VR46 dan Tech 3, siapa yang akan menjadi prioritas? Jawabannya…..VR46. Jadi ini jelas..” seru Poncharal. Artinya jika Rossi bener-bener bergabung dengan tim satelit dikelas premier maka dipastikan timnya akan berakhir. So…semua tergantung dengan Rossi dimusim 2018 nanti. Lanjut membalap atau fokus pada tim yang dibentuknya…mumet cak…

Tapi ada satu hal yang sepertinya akan menjadi senjata Tech 3. Bos Tech 3 menggaris bawahi bahwa mereka memiliki kontrak dengan Dorna dari 2017 hingga 2021. Seharusnya jika menilik perjanjian tersebut, Rossi tidak akan gegabah dan mengesampingkan eksistensi Tech 3. “Kami memiliki kontrak dengan Dorna dari tahun 2017 sampai 2021. Direntang tersebut seharusnya tidak ada yang bisa masuk dalam kompetisi kecuali mereka menemukan cara untuk membuat kesepakatan, kemitraan atau bergabung dengan tim yang ada….

“Aku tidak ingin menjadi partner, mungkin dia (Rossi) bisa membeli Aspar, Avintia, LCR, tim independen mana pun, tapi aku rasa ini bukan yang dia inginkan. Artinya Vale harus memiliki lampu hijau dari Dorna, tapi juga dari tim satelit yang ada di sini karena kami memiliki kesepakatan eksklusivitas dan ini tertulis dalam kontrak. Kecuali jika semua tim menyetujui, semua sepakat untuk memiliki satu tim lagi. Tapi itupun hanya bisa dilakukan tahun 2022…” tutup bos Yamaha Tech 3 via motorsport. Weleh…koyone mumet tenan cak. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Wis ora usah melu mikir tiwas cekot-cekot sirahe rek :mrgreen: …(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!