” Ducati Panigale…(…pict ilustrasi)”

Iwanbanaran.com – Kangbro….begal sepertinya kembali merajalela. Terjadi didaerah yang cukup terkenal yakni Indramayu, IWB cukup terkejut mendapatkan informasi dari teman Blogger yakni mbah Satar bahwa salah satu temannya yang tergabung dalam Motor Besar Club (MBC) menjadi korban begal. Temannya tersebut penunggang Ducati Panigale tanda begal sudah ngawur menyikat tanpa pandang bulu. Weehhhh…emang piye kejadiane ?

Seperti dituturkan mbah Satar di grup Whats Blogger, kejadian tersebut disekitar Cirebon Jawa Barat. Apes menimpa bro Ebek teman mbah Satar yang mengalami masalah dengan Ducati Panigale tunggangannya sehingga power drop. Korban yang merupakan anggota MBC Depok ini mulai diincar saat memasuki daerah Widosari Indramayu (rute Cirebon-Jakarta). Sempat berusaha melarikan diri namun sia-sia karena motornya hanya mentok lari 120 km/jam. Berikut kronologis detilnya seperti IWB kutip dari penuturan mbah Satar…

” Mohon untuk hati2 jika riding sendirian di malam/dini hari. Kejadian pembegalan kepada temen MBC Depok yg riding sendiri dari Cirebon menuju Jakarta, ybs naik Ducati panigale. Kejadian di daerah widosari Indramayu sekitar jam 1 an dini hari tgl 1 Januari 2018. Saat riding tsb motor dari Cirebon ada sedikit trouble shg maksimum speed cuma 120km/hr. Di tkp temen disabet parang dari belakang, tapi cuma kena helm dan tdk apa”. Karena kaget temen agak memelankan speed, begitu sadar dibegal, tancap gas tapi mentok 120kph dan kesusul oleh begal, 2 motor didepan. Pas mau muter balik, 2 motor begal ada dibelakang. Akhirnya temen merobohkan motor dan pasang kuda” untuk melawan 4 orang begal.

Dalam pertarungan tak seimbang, teman dikeroyok 4 orang, untungnya temen pakai jaket dan celana riding full protector. Tapi tetap kena sabet di lengan dan paha. Temen sudah habis tenaga, Gerombolan begal bawa lari motor panigale, karena tdk bisa menyalakan panigale, motor distut oleh begal. (Dalam pertarungan tsb walaupun janggal, mobil atau truck yg melintas di tkp tidak ada yg berhenti membantu).

Setelah berapa kendaraan melintasi temen (korban) tetep saja tdk ada yg simpati memberikan pertolongan, setelah beberapa lama ada motor bak terbuka yg memberikan bantuan, dan ada orang lain yg langsung melaporkan ke polisi. Motor yg distut langsung ditemukan anggota Polres Indramayu dan 4 begal lansung kabur tanpa tertangkap. Motor diselamatkan ke polres Indramayu. Berikut foto korban (anggota MBC Depok), motor panigale, helm arai yg dipakai

” Helm Arai yang dipakai berlumuran darah yang sudah mengering..”

Ngeri cak….bener-bener ngeri. Kalau dilihat dari kronologi…begal langsung main bacok tanpa ada warning. Untung hanya kena helm. Yang cukup ngeri, kendati sudah menggunakan protector dan jaket lengkap…sabetan senjata tajam tetap mampu merobek paha tanda pelaku membabi buta. Nggak bisa bayangin cak kalau hanya celana bahan biasa….pasti lebih parah. Yang sangat disayangkan, para pelaku kabur tidak tertangkap. Harusnya aparat membentuk tim buser mengingat daerah Cirebon dan Indramayu memang terkenal rawan. Pura-pura jadi preman melintas disana kan bisa ya cak…semoga saja segera direspon dengan sigap ki…

Last…dari keterangan diatas, bisa dipastikan aksi begal disana ternyata sudah masuk level mengkuatirkan. Parahnya, wargapun banyak yang cuek seakan ogah terlibat didalamnya. Padahal kalau mau gotong royong pasti aksi kejahatan bisa ditekan. Selain itu, orang lewat seperti enggan menolong walau sudah ada korban berdarah-darah. ” Besok gua mau njenguk wan..” seru mbah Satar yang mempertontonkan jahitan akibat sobek bacokan parang begal. Wahh…ngilu pakde. IWB berharap aparat kepolisian bisa lebih mengintensifkan patroli dilokasi perbatasan Cirebon-Indramayu yang termasuk horor dan mengerikan bagi mayoritas biker. Waspadalah-waspadalah kangbro ! (iwb)

” Cedera lumayan besar dan panjang dibagian kaki…jahitan banyak cak…”
” Bro Ebek (berbaring) dijenguk teman-temannya di rumah sakit. GWS bro…”
Advertisements