iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…sugeng enjing selamat pagii, semoga artikel pagi ini nggak telat karena rada bangkong ki..bangun kesiangan. Dipagi yang cerah hari kedua tahun baru 2018 ini IWB pengen bahas perkara upping price dealer yang nyebelin puol. Upping price yang ternyata ditanggapi beragam dari pembaca berbagai lapisan. Ada yang pro dan kontra. Pasti sampeyan ingat artikel kemarin berjudul “Surat pembaca : Kehadiran Honda new PCX 150 tidak membuat upping price NMax 155 berhenti !!”. Yang kontra, menurut mereka, upping price ini juga terjadi di Honda sehingga tidak fair nggak dibuatin artikel. Hhhmm…menarik ki cak. Benarkah demikian ?

Artikel tentang upping price Yamaha NMax 155 memang cukup booming. Sampeyan bisa lihat hanya dari Iwanbanaran FB fanspage tercatat 17 ribuan orang membaca artikel tersebut. Komentar beragam dengan porsi 90 persen mendukung namun 10 persen mencak-mencak. Ada yang merasa dirugikan dan menganggap info nggak sahih alis ngarang dengan tujuan sengaja menjatuhkan image Yamaha. Ada juga yang menuduh IWB asal comot suara pembaca tanpa cek silang kebenaran. Dengan kata lain ngarang…

Lalu ada juga yang komen, upping price juga terjadi di Honda khususnya Scoopy FI…kenapa nggak di up ke artikel? Komen ini dilemparkan nick name bernama Revelina “Uping price di honda juga ada kok. Saya kemarin waktu beli scoopy juga ada uping price. Beda diler beda naikhya. Bahkan sekelas astra motor…” serunya. Ada beberapa follower yang menyarankan supaya Revelina mengirim surat yang sama ke warung ini. Namun doi menolak dengan alasan….

iklan iwb

Udah kelewat. Screenshotnya juga entah kemana. Lagian dari pihak astra juga dah hubungin saya kok. Motor indent rata2 upping di tempat saya. Kalo beat/vario mah banyak. Kan saya bilang ada praktek uping juga di honda. Bukan cuma yamaha. Uping nya soal inden aja. Mau cepet ya bayar lebuh mahal. Kalo mau nunggu ya sama. Tapi saya sih komplain langsung. Cuma 3 hari motor dateng. Dan ga masalah. Saya komplain cuma stok kok. Situ tau kan scoopy mattebrown itu susah..” tuturnya. Yup..menarik cak komennya..

 

Sayang banget disaat IWB tertarik, cek profile ternyata akun fake. Artinya keluhan nggak sahih dan kita coret. Tapi tidak ada salahnya IWB coba akan jabarkan flow dari sebuah surat pembaca. Yang pertama…..ketika IWB menerima complaint apapun itu, pasti akan coba IWB bantu dengan lempar langsung kepabrikan supaya difollow up. Mau Kawasaki, Honda, Yamaha Suzuki…pokoknya pabrikan yang IWB kenal. Dari sana…ketika respon positif….dan tahu hasilnya maka IWB anggap clear….

Artinya, kualitas pelayanan ini yang menjadi patokan. Seberapa besar keseriusan dalam solving the problem…menjadi penilaian terbesar kangbro. Yang menjadi masalah ketika keluhan pembaca yang IWB lempar hasil akhir bak angin lalu…tidak direspon dengan baik…itulah yang menjadi masalah. IWB selalu berada diposisi pembaca dan berusaha menjadi jembatan. Ketika keluhan yang sama terus berulang-ulang sudah kewajiban IWB untuk menyentil dengan lebih serius. Buat apa ?

Dienggo sampeyan cak…buat sampeyan-sampeyan biker diluar sana agar kedepan sampeyan mudah membeli motor idaman tanpa digandolin embel-embel upping…apapun merknya. Jadi kalau sampeyan menjadi biker tulen, normalnya artikel harusnya disambut suka cita. Ora malah mencak-mencak ngrikitin lawang…..nyampah dan menganggap artikel titipanlah…penggiringan opinilah. Baper biarlah milik nakhoda pusat, sampeyan FBY jangan ikut ketularan :mrgreen: . Jadi slow down cak…alon-alon karo ngombe wedang jahe seger tenan…

IWB setuju praktek upping price pasti ada apapun pabrikannya. Termasuk Honda mungkin memang ada praktek njelehi diatas…namanya wae oknum. Tapi dari pengalaman IWB tidak butuh lama buat grup Astra untuk menyikat oknum bahkan dealernya. Makanya laporkan saja cak. IWB pernah membantu pembaca sekitar 5 tahun lalu perkara upping price Scoopy di sekitar Depok. IWB langsung ditelp HC3 AHM dengan sigap dan meminta data secara lengkap. Hasil akhir pembaca puas dan dealer konon mendapatkan punishment. Itupun pihak HC3 AHM melaporkan hasilnya ke IWB tanpa perlu menanyakan kembali. Sekarang ? Nggak pernah terima complaint surel upping price Honda ki terus njur kon piye jal. Bukti pabrikan memberantas secara serius? mungkin. IWB pun berharap demikian pada pabrikan lain, kuwi intinya…

Last…..saran IWB, monggo sampeyan email ke kontak center masing-masing pabrikan jika menemukan masalah. Dari sana sampeyan bisa ukur apakah masalah tersebut perlu di viralkan atau nggak…seberapa serius mereka memecahkan masalah. Kalau memang dableg, bebel, cuek bebek…monggo sampeyan yang mutusin. Intinya, tidak ada produk yang sempurna…apapun merknya. Yang membedakan adalah…bagaimana mereka bisa menganggap kita sebagai raja. Bukan obyek yang bisa diperas seenak udele dewe. Kita yang membuat pundi-pundi pabrikan makin tebal otomatis kitalah yang menggaji mereka. Mindset tersebut harus dijejalkan pada seluruh garda terdepan pabrikan, baik sales…reception ataupun dealer supaya tidak terjadi lagi upping price. Kita kabur? nyengir pakde. Kira-kira ngono cak. Dari sini masih ora terima ? Fix berarti sampeyan emang FBY campuran panasbung. Ora percoyo ? Lihat aja artikel ini pasti akan dipelintir kiri-kanan mencak-mencak ke IWB.  Kaburrrrrr :mrgreen: (iwb)

 

iklan iwb
Previous articleMengintip mesin dan desain calon Suzuki Bandit 150 versi Indonesia !
Next articleHermann Tilke sebut sirkuit Motogp Jakabaring mulai dibangun tahun ini ! Yessss
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!