Iwanbanaran.com – Kangbro, kemarin (09/12/2017) adalah hari yang bersejarah untuk SHAD Indonesia. Mengundang Iwanbanaran di Grand Melia Jakarta, mereka secara resmi merilis new product top case berlabel SH58X dan SH42. Box anyar ini cukup menarik cak karena kapasitasnya bisa molor hanya dengan sekali colek. Lho koq iso, maksudnya piye kiii ??…

Jadi gini pakde. Untuk box tipe SH58X….sampeyan bisa mendapatkan kapasitas tiga level berbeda dalam satu box. Desain patennya memberikan 3 posisi yakni  Posisi L (46liter), posisi XL (52liter) dan posisi XXL (58liter). Jadi yang tertinggi adalah 58 liter. SHAD menyebutnya patented expansion system. Sistem kerjanya persis koper, sampeyan punya koper ora. Kalau punya dan bener…sistem adjustablenya mirip…

SHAD SH58X ini juga memiliki keunggulan pada bagian backrest yang didesain nyaman untuk boncenger belakang. Jadi konturnya disesuaikan dengan punggung supaya boncenger bisa bersandar dengan santai. Untuk versi SHAD SH58X, produsen menawarkan dalam 3 varian warna yakni Carbon look (termasuk carbon cover), cover ini tersedia dalam beberapa warna seperti putih dan new titanium…

iklan iwb

Sedang box kedua adalah SHAD SH42. Nah, untuk yang terakhir ini banderol jauh lebih miring dibanding SHAD SH58X. Jelas pakde…fitur juga jauh. Untuk SHAD SH42 kapasitas tidak adjustable alias fix diangka 42 liter alias muat untuk dua helm full face. Cadaz ki cak. SHAD menyebut SH42 sebagai produk yang sempurna untuk harga dan kapasitas. Box ini juga kompatibel dengan produk brake light D0B40KL serta inner bag X0IB00. Pertanyannya…piro harga masing-masing produk?…

Nah…untuk SHAD SH58X, box yang bisa mekar kapasitasnya ini dijual dengan harga Rp. 3,950,000. Rada bikin merinding bulu roma pakde. Tapi sepadan dengan fitur yang ditawarkan. Namun kalau sampeyan termasuk biker yang enggan membelanjakan duit terlalu besar untuk urusan box, SHAD SH42 masuk kualifikasi. Karena SHAD menjual dengan banderol Rp. 695,000….miringg cakkkk…

Last…produsen SHAD memang termasuk konsisten soal meluncurkan produk. Mereka sudah berkutat dibidang ini hampir 40 tahun lamanya. Bahkan mereka juga sempat menggandeng produsen besar seperti Honda untuk suplai box Supra GTR150. Nah, kalau sampeyan tertarik dengan box SHAD yang dimaksud….monggo sambangi saja toko-toko besar aksesories. Seharusnya sih beberapa minggu kedepan sudah ready cak. Sebagai gambaran berikut beberapa foto SHAD SH58X serta SHAD SH42….(iwb)

SHAD SH58X video

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

35 COMMENTS

    • Kecelakaan lalu lintas tunggal dilaporkan terjadi di Jalan A Yani, tepatnya di depan Hotel Cemara, Gayungan, Surabaya pada Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 05.30 WIB.

      Laka lantas ini melibatkan sebuah sepeda motor merk Honda CBR 150R warna jingga bernopol L 3686 HB

  1. Kecelakaan lalu lintas tunggal dilaporkan terjadi di Jalan A Yani, tepatnya di depan Hotel Cemara, Gayungan, Surabaya pada Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 05.30 WIB.

    Laka lantas ini melibatkan sebuah sepeda motor merk Honda CBR 150R warna jingga bernopol L 3686 HB

  2. JOOSSS……..!!! KEREN…….!!!

    GARA2 PCX, TRAFIK “IWB” NAIK BY: ALEXA.

    AYO! KANG IWAN BAHAS PCX LAGI.

    YG BIKIN FBY/ABIDIN KETAR-KETAR……

    FBY JANGAN LUPA! NICK NAME
    BARU-NYA SELALU AKTIF! JANGAN DI ANGGURIN. NTAR LAPUKAN.

  3. Bagasi bukanlah urgency sebuah motor. Di dunia permotoran, safety itu mutlak. Performa hebat power mesin tanpa sitem pengereman yg mumpuni adalah sebuah bencana/musibah yg pasti tdk diinginkan.
    Di era modern saat ini, ada tiga tingkat sistem pengereman yg diaplikasikan ke sepedamotor yg diproduksi massal.
    Tiga sistem tsb dikategorikan menurut performanya yg ketiganya sudah terlahir di era disk brake/rem cakram. Type/grade pertama adalah rem yg sekedar membuat laju motor berhenti, yg disebut ABS /Braking System type A. Type ini lumayan banyak dicangkokkan pada produk motor yg beredar di Indonesia. Terutama dari pabrikan yamaha.
    Type kedua yaitu BBS. Meski merupakan perkembangan dari jenis ABS tapi jarang digunakan. Karena kompleksitas priduksinya
    Type ketiga atau level tertinggi adalah sistem pengereman dengan membenamkan tehnologi anti macet, yg secara digital bekerja bersama unit elektrik performa mesin secara keseluruhan. Grade mutakhir ini terkenal dengan nama rem CBS. Sistem pengereman paling canggih dgn tingkat keamanan paling mumpuni. Dan telah lama diterapkan oleb pabrikan HONDA di Indonesia. Misalnya vario cbs, vario techno vario 150, honda beat, scoopy.
    Nah, dari pemaparan di atas jelas dipahami produk-produk mana yg memberikan faktor safety/keselamatan kepada para konsumennya.
    Ada produk motor yg menawarkan performa tinggi, namun hanya dibekali system pengereman ABS, padahal harga mahal.
    Semoga sumbangan tulisan di atas bisa jadi pencerahan bagi masyarakat yg akan membeli sepeda motor

  4. Kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan

    Aman buat taro barang2 dn banyak space tp kurang nyaman selain beban motor nambah, buat naik turun berasa susah kayanya (kadang pas lg turun posisi kaki kaya tendangan nusuk kesamping lewat buritan motor, kalo ada kotak gitu kan jd mesti ke atas tendangannya)

    • Ada tapinya
      Mungkin yg udah biasa pake nyaman2 aja
      Klo sy pribadi sih liatnya kurang nyaman, klo mau bawa barang banyak ganti ke chevy aja ?

  5. Kang iwan, inimah shad persiapan buat menyambut kelahiran si pcx lokal.
    Canggih nih marketing shad, tau aja kalo pcx jml populasinya bakal mendekati embit.

  6. Kalo dipasang di Yamaha XMAX makin KEREEENNN XMAX nya…naahh utk si Piicceexx mah pake tong sampah aja mumeeerrr + mumeeetttt

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama