iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…sepertinya Ducati cukup konsen dengan performa Lorenzo tahun depan. Dianggap kurang cemerlang musim ini, pabrikan Bologna sulit terima Lorenzo jika performa tahun depan jebluk. Konfirmasi ini dilemparkan manajer Ducati yang menaungi Lorenzo yakni Cristian Gabarrini. Waduhhh….

Cristian Gabarrini sebagai mantan manajer Casey Stoner dan sekarang direkrut Ducati untuk membantu Lorenzo mengakui…segala upaya sudah dilakukan Lorenzo untuk beradaptasi dengan mesin Desmo. Namun performanya yang cukup jauh dibandingkan Andrea Dovizioso memang menjadikan posisi Lorenzo kurang menguntungkan…

Secara umum cukup positif. Diawal musim kami fokus pada rasa percaya Lorenzo diatas motor. Setelah itu dia bisa bertarung dilima besar dan akhirnya membidik kemenangan pada kondisi apapun.…” seru Gabbarini. Sayang….walau terus berkembang, semua belum cukup untuk dikatakan sukses. Apalagi Lorenzo adalah pembalap top yang diharapkan bisa lebih bagus dari itu…

iklan iwb
iklan iwb

Yup….Lorenzo meraih performa terburuknya sejak pertama gabung di Motogp. Menempati posisi 7 disaat rekannya yakni Dovi bertarung memperebutkan piala kejuaraan menantang Marc. Oleh karena itu….tahun 2018 adalah kunci. Jika tidak berkembang rasanya Ducati sulit menerima sang spaniard…

Jika tahun depan kita mengalami masalah seperti 2017, rasanya kami tidak ada lagi alasan. Musim depan seperti musim 2017 sepertinya tidak akan bisa diterima (oleh Ducati)…” tutup Gabbarini via Motorsport. Ungkapan tersebut tentu menjadi sinyal yang harus disikapi serius oleh Lorenzo dan kru. Apalagi harapan Ducati pada Lorenzo sangat besar….

Last….nilai kontrak yang diberikan Ducati kepada Lorenzo memang terbesar diantara para pembalap Motogp. Bahkan nilainya mencapai 25 juta Euro untuk 2 tahun yang artinya 12.5 juta Euro/tahun. Nilai ini konon mengalahkan Marc Marquez dan Rossi yang berada direntang dibawah 10 juta Euro/tahun. Tidak heran Ducati dan Marlboro sebagai penyokong utama sponsor menuntut lebih kepada Lorenzo. Apakah Jorge akan membaik tahun depan?. Semoga saja cak. Kalau nggak iso terancam soale pakde…..weleh-weleh….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

72 COMMENTS

    • Gaet Marq Saja Omm Cristian Gabarrini
      Doi Pasti Suka Desmo, Pebalap tahun 2017 pake RC213V yg pindah ke Desmosedici Bilang, si Desmo Sekarang Lebih Mudah Di Kendarai.

    • Pembalap Yamaha yg pindah ke Ducati butuh adaptasi yg extra, yamaha itu smooth, Ducati itu liar. apalagi Lorenzo termasuk pembalap yg maunya perfectly smooth, jd kurang klop kalo nyemplak Ducati. Yg lebih cocok ya pembalap yg punya jiwa Wild. Marc, cruthlow, zarco, saya kira lebih cocok pakai Desmo

    • Nugie 8 December, 2017 at 07:15
      Pembalap Yamaha yg pindah ke Ducati butuh adaptasi yg extra, yamaha itu smooth, Ducati itu liar. apalagi Lorenzo termasuk pembalap yg maunya perfectly smooth, jd kurang klop kalo nyemplak Ducati. Yg lebih cocok ya pembalap yg punya jiwa Wild. Marc, cruthlow, zarco, saya kira lebih cocok pakai Desmo

      Zarco menurut ane justru teknik balapnya smooth banget bro. Sama kayak lorenzo, kalo balapan ky ada rel nya. Doi disebut agresif sama orang2 karena suka nyalip di tempat2 yang ‘rawan’.
      Sedangkan rider agresif yang dibutuhin buat jinakin karakter desmo itu maksudnya yang bisa maksa motor understeer, macem Stoner sm Marquez. Yang kalo nikung ban belakang, bahkan kadang ban depan, sampe dibawa slide saking maksanya. Sedangkan tipikal rider yamaha (mungkin efek karakter motornya juga) rata2 gasuka motor understeer dan gasuka ngeslide (beberapa kasus mungkin gabisa).
      IMHO aja, cmiiw yak

    • EKEKEKEKEKEKEK

      JANGAN BAHAS MOTOGP CAKK!!

      FBY NTAR KETAR-KETIR…!!

      ABIDIN AJE KOZEL-KOZEL DENGAN PCX 150 DAN MM|93 FAKTA!

      EKEKEKEKEKEKEK

    • Atas nama profesionalisme, harusnya malu sama Dovi. Lebih cemerlang, tapi lbh murah bayarannya.

      Dovi jugasih, lagian masa mau dibayar jauh lebih murah padahal kontribusi lebih bagus daripada yg bayarannya mahal. Dovi terlalu kalem. ??

    • Ndias mu Bejad.. dimanjakan mesin YAMAHA mesin angkot..

      Hello YAMAHA Zonk tampa lorenzo tau ini… Malah tambah parah sampe dikentutin team satelitnya..

      Loe funboys diam saja..

    • @alex tukimin
      Cuma lu sendiri yg gak ngakuin Yamaha mesinnya smooth padahal semua pengamat balap netral sepakat sama analisa ini..
      Secara garis besar:
      – Mesin Ducati sangat liar, sasis inferior
      – Mesin Honda liar, sasis lumayan
      – Mesin Yamaha smooth, sasis terbaik
      Tapi cuma ditahun 2017 ini karakter semua motor itu agak berubah.
      Lu sendiri fansboy Honda tapi larang orang lain berpendapat.otak lu didengkul..

    • yamaha is all-rounder, good at turn also not inferior at straight
      ducati is hi-powered, beast in straight
      honda is dynamic, you can tune it as you wish

      you can see the bike that very different throughout the year and between every its rider is rcv

  1. Bakal jadi rebutan KTM (sama2 V engine) atau porsi terbesar diambil alih suzuki yg sama2 inline dgn yamaha. Keren kalo bisa 3 besar dgn suzuki.. wihhh
    Tp semoga harapan ini jadi sinyal positif bagi JL ditahun akan datang..

  2. Yo bakal tetep angel cak, hohe tipikal pebalap yg seneng mulus dan cepat ditikungan…lah di ducati mo masuk-tengah-keluar tikungan yo kudu petakilan cak…ekekekekek

    • Bukanya YAMAHO JADI KESET JEPOEN BUNG…?????
      MASA TIM PABRIKAN DIASAPI DENGAN TIM SATELIT YG NOTABENE MOTOR BEKAS KAKEK TUA BRO!!!?????

    • Masih, Marlboro official sponsor Ducati.. cuman krn regulasi gak membolehkan memampangkan merk di motor sama nama team, makanya Marlboro gak keliatan… ✌️?
      Sama kaya di F1, Ferrari masih disponsori Marlboro…

  3. Haiya moga pabrikan jepun lainya kasihan ma sijuki tongos,patungan kek kasih bantuan insinyur yg jos biar gak ngampas mulu di motogp.

  4. Kesetiaan mm93 tak diragukan.

    Rider sejati tau motor mana yg kencang n liar.

    Real rider itu loyal sama tunggangannya.

    Yg suka pindah2 loncat sana loncat sini fix badjing loncat, ngeruk pabrikan.

  5. EKEKEKEKEKEKEK

    KOMEN APA ARTIKEL APA??? @Akang

    HEY @ALAY MINGGER… ‘MOBILIO’ DAN ‘ERTIGA’ MAU ADU DRAG. AWAS! NTAR ENTE KETABRAK.!! MATI DI TEMPAT.

    EKEKEKEKEKEKEK

  6. Mungkin perlu untuk beradaptasi beberapa tahun lagi.

    Breaking News: Kenapa Honda Tidak Menghadirkan Honda CBR250RR Untuk Versi ‘Naked’? Ini Kata Bos Honda
    Klik–> cutt.us/nsVEG-CBR-250-RR-Naked

  7. Ekspektasi ducati terlalu tinggi baru jg semusim sdh mau ultimatum, maklum gaji g main2 karna mereka yakin paket motornya kompetitif

  8. Bukannya buat develop motornya yg msh ribet belok n liar, malah beli rider alien yg belum tentu adaptif di team factory lain, bodoh kuadrat motor krg bertaji ditunggangi rider bertaji blm tentu kompetitif, pabrikan yg diuntungkan but msh gabisa2 juara dunia, ingett woyyy pemberlakuan ecu, perubahan sasis, perubahan winglet/aerofairing bknnya dh dienakin bgt tuh??? Pray for doviozo ??

  9. Yg pentingah asal.bukan rossi. Asal bukan lorencong. Bagusnya mereka berdua di satukan dalam team aja. Biar ribut terus menerus. Ciao

  10. seru kali, kalo liat horhe naik suzuki gax rr. trus morbidelli naik repsol honda ama marc. atau morbidelli ke ducati? valentino diganti zarco aja. we will see in 2019.

  11. wajar jika jl99 kesulitan d awal2…d race2 terahir jl dah bisa memahami keinginan desmo…

    ducati bisa saja membuat motor yg mudah belok…tp yg jd masalah kata gigi da ligna : bagaimana membuat motor yg tak kehilangan powernya saat lurus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here