iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro, Yamaha enggan mengatakan bencana untuk musim 2017. Walau hasil lumayan terpuruk, mereka mengatakan bahwa dimusim ini Yamaha banyak mendapatkan masukan dan data. Rossi sendiri juga sudah tidak terlalu frustasi sebab doi mengaku sudah tahu dimana levelnya. Yang menarik cak, setelah semua yang terjadi Rossi mengatakan bahwa Yamaha akan coba ngetes ulang YZR M1 versi 2016 untuk 2018 ! Wihhh

Valentino Rossi menjadi pembalap terkencang Yamaha Factory dan mengalahkan Vinales yang hanya nongkrong di posisi 13. Hasil ini kontrast dengan tim satelit Johan Zarco yang sukses nempel ketat pembalap top dan cukup konsisten masuk 3 besar. Analisa mendalampun kembali dilakukan Yamaha terhadap gap perbedaan yang sangat besar. Rossi mengakui, motor 2017 memang tidak pernah mampu membuatnya nyaman…

Mungkin aku sekarang tidak terlalu frustasi sebab sudah tahu sebelumnya level kami. Dan motor ini memang tidak pernah membuatku merasa nyaman sejak test pertama. Jujur kami sudah mencoba segala hal termasuk setingan-setingan. Kadang-kadang kami menemukan cahaya cerah. Tapi trek ini (Valencia) memang sangat sulit…

iklan iwb

” Kami menderita disini. Ketika diatas motor aku seperti tidak bisa memaksakan hingga 100%. Sangat penting untuk mengerti secepatnya, mencoba untuk mencari jalan lain pada motor tahun depan. Perkara ini kami sudah banyak berbicara dengan Yamaha Jepang. Dan sepertinya situasinya sangat gamblang bagi mereka. Aku berharap tahun depan kami akan lebih baik…” seru Rossi.

Sebagai informasi, lap time kualifikasi Rossi tahun 2017 memang lebih lambat dibandingkan tahun 2016. Dari 1 menit 30.128 detik, menggunakan M1 2017 hanya 1 menit 30.848 detik. Padahal cuaca trek identik dengan tahun lalu yakni 26 derajat. Bahkan Vinales masih dibelakang Rossi. Nah..kira-kira apa yang akan mereka lakukan dengan fakta ini ??…

Kita akan membicarakan perkara Valencia setelah race. Yang jelas bagiku bukan ide buruk untuk ngetes kembali M1 versi 2016. Kenapa tidak?. Aku tidak tahu apakah hal ini memungkinkan (tes Valencia), Namun menurutku bisa jadi. Aku rasa Iannone dan Zarco saat ini adalah pembalap yang mampu mengerem sedekat mungkin ditikungan. Namun menurutku Marc seperti di Malaysia akan melakukannya pada tikungan pertama…” tutup Rossi…

Last…dengan penuturan Rossi, maka sepertinya Yamaha mulai goyah untuk jajal kembali motor 2016 yang dipandang lebih durable disegala kondisi. Performa Zarco yang cemerlang serta cepat disegala trek mungkin menjadi alasan kuat. Mungkin tahun ini sudah usai untuk Yamaha. Namun pabrikan garputala biasanya mampu membuat kejutan pada musim berikutnya. Kita lihat saja usaha Yamaha cak….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!