iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakdeee…..balap Motogp Sepang masih menjadi bahasan yang cukup menarik. Apalagi karena di Sepang pula Marquez harus menunda pestanya hingga seri pungkasan di Valencia nanti. Dari sekian bahasan, mungkin yang paling mencolok adalah Ducati. Siapa lagi kalau bukan Lorenzo yang dituding mengalah demi membantu rekannya. Apa kata Marquez soal ini ?…

Pada balap Sepang, Lorenzo terlihat meyakinkan dengan menempati posisi terkencang. Doi memimpin jalannya race hingga torehkan best lap berkali-kali. Akan tetapi setelah pada pungkasan race, Lorenzo seperti mengendor. Dan pada puncaknya…doi melakukan kesalahan sehingga Dovi bisa melenggang overtake Lorenzo. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?. Dan apa arti pindah mapping 8 ?….

Tidak ada satupun penegasan menjawab prediksi ini. Bahkan Lorenzo sendiri tidak mengaku secara gamblang dan hanya mengatakan bahwa doi nyaris crash karena terlalu ngepush. Dengan kata lain tidak benar saat itu doi mengalah demi mempermudah timnya mendapatkan poin. Kuwi menurut Lorenzo. Tapi dari sisi Marquez, ternyata doi sangat memahami dan menganggap wajar jika Lorenzo melakukannya…

iklan iwb

Jujur menurutku itu normal. Maksudku, jika Ducati tidak mengirim pesan apapun, maksudku kadang kamu tidak perlu mengatakannya. Jika kamu rider profesional dan dalam sebuah tim, kamu menjadi bagian tim, kamu cerdas, kamu berpengalaman dan kamu mengerti rekanmu bertarung untuk meraih juara dunia…

” Sementara kamu sendiri hanya bertarung untuk menang dalam race, aku rasa sangat normal jika kita melakukannya. Aku pribadi sangat setuju dan mengerti dengan apa yang mereka lakukan dan sebuah keputusan tepat..” seru Marc santai. Pernyataan Marquez ini makin menarik karena dalam pesan yang dikirim Ducati cukup misterius…

Kendati tidak sempat dibaca Lorenzo, akan tetapi perintah mengganti mapping level 8 jelas merupakan hal yang ganjil. Kenapa?. Sebab umumnya Motogp bike, mapping elektronik maksimal ada 4 level yakni 1-4. Sedang mapping 8?. Jelas hanya Ducati dan tim yang tahu. Apapun itu kita lihat saja di Valencia nanti. Apakah Ducati bakal torehkan sejarah setelah hampir satu dekade tidak pernah juara sejak 2007 oleh Casey Stoner lewat Dovi? biarlah waktu yang akan menjawabnya kelak…..(iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!