iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakde…..perjuangan tim garputala sepertinya mentok di Motegi. Rasa pesimis dilemparkan kedua pembalap andalannya yakni Rossi dan Maverick Vinales pasca mendapatkan hasil kualifikasi yang memaksa mereka harus start diposisi 11-12. Vinales sendiri terang-terangan mengungkapkan rasa pesimisnya yang sangat kuat. Waaduhhh, piye iki rekkk…

Jika Rossi frustasi, maka Vinales lebih parah cak. Doi terang-terangan mengungkapkan rasa pesimisnya dan enggan memikirkan untuk menjadi juara dunia. Di belakang Marc Marquez 28 angka jelas bukan pekerjaan mudah. Apalagi saat ini performa Maverick Vinales kurang menjanjikan. Harus start dari posisi 11, hal itu membuatnya enggan memikirkan juara dunia…

Kita sudah coba segalanya. Jujur tidak membantu sama sekali. Masalahnya tetap sama di tahun ini yakni traksi. Aku sudah berikan seluruh kemampuanku namun tidak bisa melakukan lebih terhadap motor ini. Tentu saja sangat memalukan karena kita ingin mencoba untuk meraih juara dunia. Akan tetapi dengan kondisi seperti ini jelas tidak mungkin…

iklan iwb

” Aku merasa setiap berada di urutan 10 ataupun 11, kesempatan untuk meraih juara dunia semakin menjauh. Apalagi para lawanku berada di posisi atas. Kita betul-betul kesulitan tahun ini khususnya pada kondisi basah. Aku banyak berjuang dari posisi 11….selalu seperti ini. Seperti di Sirkuit Assen ataupun Sachsenring. Sepanjang tahun sangat sulit khususnya ketika kondisi tidak sempurna…

” Ketika hujan motor nyaris tidak bisa dikendalikan. Segala cara aku lakukan seperti membalap dengan halus (smooth), agresif, late brake, early brake tidak ngefek. Masalahnya tetap sama yakni traksi. Aku sudah mencoba melakukan yang terbaik dan tim juga berusaha untuk memecahkan masalah. Kita lakukan semuanya agar motor bekerja sempurna. Mengganti setingan motor, atas-bawah, memperpendek, memperpanjang tapi pada akhirnya hasilnya sama….” tutup Vinales seperti dilansir crash…

Last….. seluruh keluh-kesah dari Maverick Vinales serta Valentino Rossi menggambarkan betapa rumitnya kondisi tim Yamaha factory MotoGP di tahun 2017. Kalau dari pendapat IWB kesalahan terbesar Yamaha adalah menghilangkan kekuatan M1 versi 2016 yang terbukti lebih tajam diberbagai kondisi. Kita lihat saja balapan hari ini kangbro. Kita harapkan semoga Yamaha factory mampu merangsek kedepan sehingga Motogp Motegi tidak membosankan. Semoga saja……(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!