iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Jibek cak…sirahe Rossi kayaknya cekot-cekot pasca FP 1-2 Motegi. Lha piye ora cak, pada saat latihan bebas hari pertama Valentino Rossi serta Maverick Vinales tidak mampu berbuat banyak untuk mengimbangi pembalap Honda dan Ducati. Rossi dan Vinales hanya menempati posisi 11-12. Masalah terbesar Yamaha M1 2017 disoroti oleh Valentino. Tidak heran Rossi mengaku frustasi dan menyarankan kepada Yamaha untuk Fokus tahun depan. Waahhhh, nyapo to sakjane kiii ??…

Pada latihan bebas kemarin Valentino Rossi dan Maverick Vinales menempati posisi 11 dan 12. Berbagai usaha dilakukan oleh mereka termasuk optimalisasi settingan supaya motor bisa lebih mudah dibelokkan dikondisi basah. Tapi sia-sia. Rossi hanya mampu menorehkan waktu terbaik 1m 56.37 atau lebih lambat 1,5 detik dari Andrea Dovizioso. Hal ini diperparah karena Johan zarco bisa merangsek dengan posisi yang sangat bagus yakni 5 besar. Rasa frustasi Valentino Rossi diungkapkan secara gamblang….

Jujur kali ini kita betul-betul menghadapi masalah serius. Kita juga tidak mengerti kenapa. Sebab tahun kemarin aku kompetitif di kondisi basah. Namun tahun ini dengan motor baru kita sangat kesulitan. Sulit dimengerti. Kembali menggunakan sasis 2016 juga tidak mungkin Sebab di awal musim aku sudah mencobanya…

iklan iwb

” Akan tetapi sangat sulit membuat motor persis seperti tahun lalu sebab mesin yang digunakan berbeda termasuk tempat duduk juga berbeda. Jadi pada akhirnya aku putuskan untuk tidak mencobanya. Ketika kita Race menggunakan sasis baru pada kondisi kering di silverstone dan Aragon kondisi tidak terlalu buruk. Walaupun kita masih memiliki masalah tapi kita cukup kompetitif…

” Tapi ceritanya berbeda 180 derajat ketika hujan. Betul-betul sangat sulit. Jika kamu melihat data akan membuatmu frustasi karena kamu tidak bisa melahap belokan. Jadi kami perlu mengerti khususnya buat bekal tahun depan. Jujur kita lumayan kuatir sebab kemarin kita sudah melakukan banyak modifikasi namun pada akhirnya tetap sama. Kita tidak memiliki banyak waktu untuk akhir pekan ini. Jadi kita perlu mengerti biang masalah dan fokus untuk tahun depan…” seru Vale. Emang apa yang dirasakan sih ?

Masalah terbesar pada saat masuk tikungan. Aku sangat pelan aku tidak merasakan traksi sama sekali di belakang. Secara umum seluruh masalah ada pada ban belakang sehingga akselerasi jadi sulit karena ban banyak selip. Lihat saja kedua pembalap Jepang. Nakasuga menggunakan motor terbaru kami versi 2017. Sementara Nozane menggunakan Yamaha M1 versi 2016. Tapi saat latihan bebas ternyata Nakasuga lebih lambat 2 detik dari Nozane. Padahal biasanya Nakasuga lebih baik dari Nozane karena lebih berpengalaman. Jadi ini adalah sesuatu yang harus kita pecahkan. Masuk dan keluar tikungan kita tidak memiliki grip. Kita sangat kesulitan dengan motor ini…..” seru Valentino Rossi….

Last…. penuturan gamblang dari Valentino Rossi jelas menunjukkan bahwa Yamaha saat ini cukup kesulitan di Jepang. Terbukti pada kondisi basah di Motegi Yamaha factory hanya mampu menempati posisi terbaik ke-11. Sementara Valentino Rossi menempati posisi ke-12 dengan jarak 1,5 detik dari Andrea Dovizioso. Artinya Yamaha berharap race nanti akan berlangsung pada kondisi dry. Kita lihat saja Bagaimana usaha Yamaha untuk mengejar dan memecahkan masalah yang sepertinya tidak kunjung selesai di tahun 2017. Fokus untuk tahun depan?. Kayaknya memang penting cak….(iwb)

Follow Iwan Banaran untuk dapat aktivitas terbaru segala tentang motor di Moladin, aplikasi pernak pernik motor

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!