Iwanbanaran.com – Kangbro….banyak yang memuja dan percaya bahwa motor listrik adalah motor paling ramah lingkungan. Namun ternyata tidak semua setuju dengan opini tersebut. Bahkan opini sisi bahaya motor listrik dari kacamata ahli dijabarkan dengan sangat mendalam. IWB anggap ahli karena opini ini datang dari salah satu vehicle design engineer di PT SSE Defence, Tangerang yang ternyata juga pembaca setia IWB. Nah….memang apa sih sisi bahaya motor listrik?….

Cak Achmad seorang vehicle design engineer di PT SSE Defence, Tangerang secara khusus mengirim opininya ke warung IWB perihal motor listrik jika diproduksi secara masif didunia. Opini menyoroti sisi bahaya motor listrik yang menurutnya bukanlah solusi. Btw siapin cemilan cak soale bakal duowoooo ki. Cekidot kangbro….

Assalamualaikum wr wb

iklan iwb

Salam kenal mas iwan, saya R Achmad Haryadi, saya vehicle design engineer di PT SSE Defence, Tangerang. mungkin mas Iwb nonton upacara 5 oktober hut tni lalu, kalau lihat kendaraan yang dinaiki Pak Jokowi saat inspeksi, itu salah satu buatan tempat kami.

Saya sekedar ingin curhat, karena saya secara pribadi merasa bahwa jalur yang ingin diambil oleh ESDM ini sangat salah.

Anyway, saya sudah lama sekali menjadi silent reader IWB, TMCBlog dan Indobikermags. tapi saat kemarin2 mas IWB, TMCBlog mengeluarkan artikel tentang kendaraan listrik sebagai masa depan, saya boleh dibilang sangat kurang setuju. jauh sebelum artikel mas keluarkan, saya telah mengikuti pergerakan-pergerakan dunia otomotif, khususnya setelah polemik emisi Diesel yang dimulai dari VW di 2015, yang bisa dibilang inilah awal mula dari orang-orang khususnya di amerika dan eropa berbondong-bondong lari (mencuci tangan) dengan program mobil Listrik, yang akhirnya berujung dengan Perancis, Inggris mengatakan bahwa tidak akan lagi mereka pada 2040 membolehkan penjualan kendaraan non-ELECTRIFIED (Ini pun bukan berarti full mobil listrik, karena Bensin/Diesel Hybrid sudah termasuk kategori ini).

Ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan, kenapa saya tidak setuju. Pertama, Kendaraan Listrik selalu dianggap lebih dan paling “Hijau”. ini merupakan statement yang menyesatkan, karena hal ini hanya melihat dari sudut pandang bahwa kendaraan listrik tidak mengeluarkan asap gas buang.TOK. tidak dilihat lagi dari sisi lainnya. Sisi lain pertama adalah, BATERAI. Produksi baterai dilakukan dengan, penambangan raw material logam seperti Mangan, Cobalt dan Lithium, yang tentu ini berarti masih menggunakan bahan yang tidak terbarukan, lalu pembuatan baterai sendiri pasti akan menggunakan asam untuk memurnikan logam-logam tersebut, seperti HCl.

Memang apabila kita melihat produksi dari kendaraan mesin bensin/diesel juga membutuhkan Baja/Aluminium sebagai material utama, tapi bahan ini adalah bahan yang masih bisa di daur ulang, juga kalau kita mempunyai argumen bahwa sekarang produksi laptop, handphone juga menggunakan baterai yang sama dengan kendaraan listrik, tapi kita harus ingat bahwa baterai di kendaraan listrik jauh lebih besar dibandingkan dengan baterai gadget. sebagai contoh baterai di kendaraan TESLA S, mempunyai bobot kurang lebih 540kg dibandingkan dengan battery gadget yang kurang dari 100g…

Padahal battery gadget pun sudah bertahun-tahun menjadi masalah serius salah satunya di China. Ironisnya di China program yang di majukan untuk kendaraan adalah kendaraan listrik, walaupun jelas polusi di China sendiri lebih banyak dikarenakan pabrik Batterai dibanding dengan polusi kendaraan bermotor. Sisi lain dari masalah ini juga adalah, dari mana kita mendapatkan tenaga untuk kendaraan listrik kita. Di China dan Amerika hal ini juga menjadi pertanyaan, karena mayoritas dari listrik yang dihasilkan adalah dari BATU BARA…

Perlu diketahui bahwa Batu Bara dalam produksinya juga mengeluarkan emisi yang bisa dibilang lebih berbahaya dari emisi kendaraan bermotor. Berdasarkan dari banyak sumberpun, kendaraan listrik yang di charge dengan listrik dari batu bara adalah sama atau lebih parah dari segi emisi dibandingkan kendaraan diesel/bensin. Sekarang apabila kita berkaca kepada keadaan Indonesia saat ini, Pemerintah justru sedang fokus kepada program 10000MW yang mayoritas didalamnya adalah pembangunan PLTU. Kenapa PLTU??..

Karena PLTU adalah proses pembuatan listrik yang paling Efisien dibandingkan yang lain, baik itu dengan Diesel, terlebih turbin dengan CNG. lalu bagaimana dengan SOLAR PANEL, Wind power?. Solar panel, membutuhkan daerah yang sangat luas untuk mengisi listrik, dan hanya dapat dilakukan pada saat tertentu, sehingga tidak bisa continous seperti PLTU, PLTD, PLTG. PLTA, saat ini banyak pula di Indonesia, tetapi tentu permasalahan seperti efek kepada sungai yang dibendung, kemampuan continous running tidak akan seperti PLTD PLTU PLTG, karena bergantung dengan debit air….

Dilain hal permasalahan bisnis, juga menjadi ganjalan kenapa di Indonesia PLTA dan juga Panas Bumi kurang begitu menarik. Lalu, apa masa depan listrik Indonesia? PLTU, PLTG PLTD yang notabene menggunakan bahan bakar gas, batu bara dan diesel. Di saat banyak daerah di Indonesia masih membutuhkan banyak listrik, dan masih banyak pemadaman di Indonesia, kebijakan kendaraan Listrik ini saya yakin adalah suatu BLUNDER. Dan at best adalah sama saja, at worst bisa menimbulkan polemik energi di Indonesia..

Katakan lah pada tahun 2040 penjualan motor di Indonesia adalah 1 juta unit, dengan baterai 10Kwh, dan rata-rata memiliki jarak tempuh 100km, dan setiap hari mereka berjalan 100km. Artinya dibutuhkan sekitar 10juta kwh per hari hanya untuk men charge motor, belum ditambahkan mobil. Apabila mobil ada 1 juta dan berjalan dengan jarak sama dengan baterai 50kwh, artinya pada sehari butuh tambahan 50juta kwh per hari untuk mobil. ditambah lagi kebutuhan per hari gadget dan listrik harian rumah tangga Di Indonesia saat ini pun sudah sangat tinggi..

Apabila ditambahkan dengan kendaraan listrik, tentu sangat berpotensi membuat krisis energi di Indonesia. Lalu apa solusinya?. Kendaraan dengan bahan bakar bensin dan diesel adalah jawabannya. Kenapa?. Kendaraan listrik bukan lah barang baru, ditemukan sejak tahun 1828, lalu kenapa tidak berkembang?. Masalahnya adalah BATERAI. Kendaraan listrik bukanlah kendaraan dengan energi yang dihasilkan sendiri seperti bensin/diesel. Tetapi butuh pasokan dari luar kendaraan, membatasi kemampuan kendaraan untuk bergerak, diluar dari daerah yang sudah terdapat listrik. Disaat banyak daerah di Indonesia masih banyak yang belum terbuka, jelas kendaraan listrik bukan solusi yang tepat untuk masa depan indonesia…

Karena sudut pandang yang kurang tepat, motor bakar menjadi yang disalahkan, padahal solusinya bukan MESIN tetapi BAHAN BAKAR yang baru. Di Indonesia maupun di dunia, sudah bertahun-tahun research tentang synthetic fuel, artinya bahan bakar diesel ataupun bensin yang dibuat bukan dari penyulingan minyak bumi. ini dapat dibuat dari berbagai macam, dari zathropa (biodiesel) hingga lumut (alga). Audi salah satu pabrikan yang pernah bermain dibidang ini, hingga akhirnya krisis diesel datang…

Lalu, apabila memang baterai adalah masalahnya, bagaimana dengan mobil Hybrid, coba dilihat Citroen Air-Hybrid, Hydraulic Hybrid, adalah contoh dari hybrid yang sama sekali tidak menggunakan motor listrik, melainkan motor pneumatic/hydraulic. Citroen Air-Hybrid bisa mencapai 2l/100km, dengan kendaraan peugeot 208 dan citroen c4 cactus, sangat kompetitif dibandingkan hybrid listrik. Lalu untuk motor?. Ada salah satu teknologi yang sudah lama dikembangkan tetapi tidak banyak dilirik adalah….

Compressed Air atau Udara berkompresi tinggi. Seperti halnya tanki untuk penyelaman, salah satu prototype yang sangat baik adalah dari Australia di 2012 yaitu O2Pursuit, dengan menggunakan Engine air. Motor ini dapat mencapai 100km dengan tanki full dan kecepatan maksimal 140kmh. Dan berbeda dengan motor baterai yang harus dicharge lama, motor ini cukup diganti tanki saja, dan pengisian tanki udara sendiri di indonesia sudah sangat banyak. Bayangkan kalau misal kita pakai kendaraan ini, habis tinggal ke tukang pengisian udara. Atau karena tanki udara tekanan tinggi relatif aman, bisa pula diberjual belikan di minimarket misalnya.

Lalu mengapa baterai dan kendaraan listrik menjadi seakan-akan jawaban atas permasalahan di dunia?. Pertama, POLITIK. Saat ini di Eropa menjadi polemik tersendiri tentang masalah Diesel, karena Diesel dahulu adalah juga produk Politik Uni Eropa untuk mengurangi CO2, dan diesel ketika terjadi polemik VW mencurangi pengujian, ini membuat seakan-akan bahwa kendaraan bensin dan diesel sudah mentok, tidak bisa dikembangkan lagi…

Hal ini dimanfaatkan pabrikan-pabrikan mobil listrik untuk promosi seperti Tesla dan Nissan, karena tentu ini simply kesempatan bisnis dan banyak dari orang-orang awam kepalang beranggapan bahwa mobil listrik itu adalah solusi masa depan, termasuk POLITIKUS. Umumnya mereka yang berhaluan kiri atau Liberal, karena biasanya mereka ditunggangi oleh Environmentalist seperti green peace. Dan ini pun di ikuti banyak pabrikan EROPA, karena mereka ingin cuci tangan dari masalah ini….

Padahal, kalau kita melihat pabrikan TOYOTA, MAZDA, GENERAL MOTORS, JAGUAR LAND ROVER, ASTON MARTIN, BMW mereka masih yakin bahwa mesin motor bakar masih akan ada hingga puluhan bahkan ratusan tahun lagi, karena masih banyak yang bisa di Improve. Kedua, BISNIS…

Banyak dari mereka yang sudah membuat mobil listrik mempunyai saham di produksi baterai. Tentu kalau mereka cabut rugi lah. Memang ada pula pabrikan yang melihat bahwa mesin motor bakar adalah masa depan itu pula adalah keputusan Bisnis, tapi tentu ini jauh lebih wise, karena membuat infrastruktur untuk kendaraan listrik pun menjadi permasalahan karena mahal dan untuk mencapai tingkat seperti motor bakar sekarang, waktunya dibutuhkan puluhan bahkan ratusan tahun, itupun tidak akan maksimal, karena pasti banyak dari kendaraan lain butuh motor bakar pula…

Adapun permasalahan lain dari kendaraan listrik adalah, bagaimana dengan pesawat terbang?. Pesawat terbang sangat strict dengan yang namanya bobot, dan jelas untuk mencapai jarak dan kecepatan yang bisa dicapai pesawat saat ini, sangat tidak mungkin dicapai dengan elektrik-baterai, karena akan terlalu berat, berat menghasilkan drag, dan drag mengurangi jangkauan dan kecepatan pesawat itu pula. Sehingga intinya, battery electric bukanlah solusi dan tidak bisa bersifat universal seperti motor bakar, baik diesel bensin maupun turbin gas…

Apa yang menurut saya paling miris, adalah kebijakan ESDM RI, yang menganut kebijakan diatas, atas dasar “Tren yang berada di Dunia” . Ini adalah kesalahan besar, dan tentu menunjukan bahwa Pemerintahan khususnya ESDM masih belum yakin dengan kemampuan diri kita sendiri. Disaat Indonesia saat ini semakin menjadi negara yang disegani dan ekonominya semakin sangat kuat di dunia (perlu diketahui saat ini Indonesia adalah ekonomi terkuat ke 8 di dunia, sehingga masuk G8). Alangkah baiknya negara kita ini memiliki kebijakan sendiri tanpa harus kita mengikuti di luar, karena dalam hal energi, kebijakan di Indonesia haruslah mengikuti KEBUTUHAN dan KEMAMPUAN dari Indonesia sendiri bukan mengikuti negara lain di dunia…

Dalam kemampuan alternative fuel apakah Indonesia siap?. Riset alternative fuel sudah bertahun-tahun, salah satu yang saya secara pribadi telah lihat adalah di SBRC-IPB (Surfactant and Bioenergy Research Center-Institut Pertanian Bogor) yang telah bertahun-tahun research untuk hal alternative energy ini. Dan saya yakin di tempat lain banyak hal serupa yang dilakukan, tetapi sayangnya dukungan dari pemerintah sangat kurang. Sekian dari saya, mohon maaf kalau membingungkan atau ada salah mungkin bisa di koreksi.

Terima kasih

R Achmad Haryadi Vehicle design engineer di PT SSE Defence

Luar biasa cak opininya. Semua dijabarkan dengan runut dan masuk logika. IWB sampe manthuk-manthuk ora wis-wis. Berbobot tenan ki opini dan penjabarannya. Dan IWB setuju cak sebab sebenarnya IWB juga pernah  diskusi dengan salah satu pejabat tinggi Jepang  fokus masalah baterai untuk motor listrik. Teknologi baterei sekarang memang masih menjadi tantangan tersendiri. Selain tidak bisa didaur ulang, ukuran yang besar dan berat belum terpecahkan. Entahlah jika 20 tahun lagi bakal ada penemuan baru. Namun menurut cak Achmad tetap butuh waktu bisa 100 tahun lamanya (bisa lebih) untuk membuat mesin listrik setangguh mesin BBM. Nah….kalau menurut sampeyan sendiri piye, punya opini lain soal motor listrik….?(iwb)

Follow Iwan Banaran untuk dapat aktivitas terbaru segala tentang motor di Moladin, aplikasi pernak pernik motor

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

227 COMMENTS

    • Ini Adalah daftar obstacle2 yang jadi PR kendaraan listrik
      1. Battery Material and life time
      2. Number of repeatability charging
      3. Charging time
      4. Battery Disposal
      5. Energy Isolation, ingat saja kalau sumber energi seKECIL aki motor bisa buat motornya terbakar bagaimana kalau motor dikasih sumber energi serupa 10-20x lipat.
      6. Electric Induction, jangan diremehkan, kalau HP sekecil itu bisa pengaruhi ritme jantung bagaimana dengan motorlistrik, bagaimana dengan orang yang punya chip pacu jantung.
      7. Siap-siap orang yang bekerja di Industri Motor Bakar (Industri yang tetap bertahan seperti komponen Suspensi, roda dan Rem)untuk upgrade skill dan knowledges.
      8. Sumber Listrik yang lebih efisien dari Batubara adalah Nuklir, siap dengan konsekuensinya? Fukusima saja seperti itu.
      9. Nah ini yang paling penting Komponen pembangkit Listrik mulai dari Turbin, controller, switch gear, medium panel, HV panel mayoritas masih Impor, jadi jangan bilang tidak ada kaitannya dengan unsur Politik.

      Nah kalau Obstacle2 itu bisa dilalui maka Welcome to EV.

    • klo menurutku energi masa depan itu …biodiesel….yg dihasilkan dr kelapa sawit contohnya…!! indonesia msh luas tanahnya…..!!! selain kelapa sawit ada …buah jarak…biji nyamplung…ketela pohon pun bisa dijadikan bb…seperti motor2 di brasil.. motornya. pake campuran etanol!!!

    • Compressed air rasanya kok menyeramkan ya, penah masuk koran kejadian tempat pengisian oxigen yg meledak. Apalagi kalo naik kendaraan kan dipanas2an. Solusi yg paling tepat ya transportasi massal yang baik plus Jalur sepeda yang aman.

    • Motor listrik bukan solusi kira2 nnti mau dkmnain 20thn mndtng mtr bensin klo pbrikn dan srna sdh tdk mndukung?bkln bnyk jd rongsokan kah? 1-2 tahun mnjlang transisi konsumn psti bkln bingung bli kndraan pikir dua kali buat ambil mtr bensin

    • Kenapa listrik lebih bisa diterima? Karena listrik tidak menghilangkan minyak bumi, tapi lebih merubahnya saja. Jadi perusahaan minyak didunia gak merasa terganggu. Tahu sendiri kan siapa yang menguasai ekonomi dunia?
      Tahu sendiri kan apa yang diurus sama ESDM?
      Betul!!! MINYAK!!!

    • Saya juga ga suka motor listrik, krn ga ada suaranya, resiko tabrakan jd lbh besar, suara knalpot adalah peringatan dijalan, supaya pengendara lain tau keberadaan kita.

    • @Pugman
      Mantap bener analisanya kang.
      Ane secara pribadi juga nggak mendukung motor listrik jadi suatu kewajiban sampai level nasional coz:
      1. Pengisian bahan bakar listrik sangat nggak efisien dan nggak fleksibel
      2. Limbah baterai lebih berbahaya ketimbang asap knalpot 2tak sekalipun.
      3. Rentan korsleting listrik ketika trabas hujan apalagi banjir
      4. Rentan gangguan elektromagnetik dari luar ruangan.
      5. Dsb

    • Hasil FP1 MotoGP Motegi Jepang 2017: Marquez Tercepat, Rossi di Posisi Berapa? Update terkini hasil latihan bebas fp1 kelas motoGP seri Motegi, Jepang musim 2017. Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez sukses menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas pertama yang digelar di sirkuit Twin Ring Motegi pada Jum’at (13/10/2017) beberapa saat yang lalu.

      Rider berdarah Spanyol itu berhasil membukukan catatan waktu 1’55.418 sehingga membuat ia menjadi yang tercepat pada free practice 1 ini. Selanjutnya yang tercepat kedua ditempati oleh pembalap Tim Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro.

      Kemudian di posisi ketiga ada Scott REDDING dengan perolehan waktu 1’56.517. Lalu ada di urutan keberapa ? Pada sesi latihan bebas fp1 ini The Doctor menuai hasil yang kurang baik, pasalnya ia tidak masuk dalam jajaran 10 besar.

      Rider berpaspor Italia itu hanya berada di posisi kesembilanbelas (19). Namun hasil yang berbeda diraih oleh rekan setimnya, Maverick Vinales yang mampu menyelesaikan latihan bebas pertama di urutan kesembilan (9). Untuk lebih jelasnya simak tabel hasil fp1 motogp motegi jepang 2017 dibawah ini.

    • @Pugman
      1. Lithium Ion. Lifetime masih berkapasitas 90 – 95% setelah 150 ribu km, data empiris Tesla. Data motor belum tersedia, populasi motor listrik masih minim.
      2. 2000+ kali. 1x dihitung tiap ngisi 0 – 100%, lebih pasti liat jawaban diatas.
      3. 6 menit – 30 menit, tergantung kemampuan charger dan tipe batere.
      4. Sudah bisa di daur ulang.
      5. Lebih banyak motor bensin yang njebluk kayaknya. Asal positif negatif gak ketemu, ya ora konslet. Positifnya, bisa bikin alarm motor yang langsung nyetrum begal motor! Iklan layanan publik: Gak boleh main hakim sendiri.
      6. Lapisi aluminium foil motor listriknya, kalau masih gak percaya boleh juga pakai baju serat aluminium. Bodi motor listrik untuk kendaraan juga biasanya udah terbuat dari aluminium. Elektronik penting biasanya sudah dikasih kotak logam pelindung, Faraday Cage, coba buka daleman hp kalau gak percaya.
      7. Yang bikin kendaraan listrik, ya tetep saja yang sekarang bikin kendaraan bensin. Honda, Yamaha, dst tetep itu juga pemainnya. Tenang, tetep pakai seles. Tapi nek senenge upping rega, ya pantes dilibas, pembelian online wae!!
      8. Suruh aja orang Jerman bikin PLTN-nya, dia yang mengoperasikan, pakai standar dia. PLN cukup beli listriknya aja. Ra sah repot.
      9. Setuju dengan poin ini. Solusi: asal harga listriknya masuk, beli aja. Yang punya pembangkit mau impor dari Somalia juga boleh.

    • Adakah bukti nyata bahwa minyak bumi bakal habis? Terus kalau habis apa dampaknya? Pemanasan global apakah dampak dari emisi dan polusi? Berapa persen polusi dalam mempercepat laju perputaran bumi? Ayolah kawan, ini hanya isu2 yg dikembangkan oleh penganut new world order. Semua sudah dijelaskan di alkitab maupun al quran
      Saya percaya bahwa minyak bumi tidak akan habis dan minyak bumi beda dengan produk tambang lainnya. Perputaran laju bumi yg semakin cepat dikarenakan massa energi matahari yg semakin melemah, akibatnya daya magnetik induksi ke bumi dan planet lainnya juga melemah menyebabkan perputaran bumi semakin cepat dan kutub bumi juga akan bergeser.
      Sejatinnya perang akhir zaman adalah selain perang antara kaum mukmin dengan yahudi, dibaliknya juga karena perebutan minyak bumi. Dan Maha Benar Allah akan terbitnya matahari dari barat dengan bergesernya kutub bumi yg telah berhasil diuji coba kebenarannya oleh ilmuwan ukraina

    • @G-Strider:
      1. Tenane gan….. Kalau yang ngisi colokan listriknya cewek cakep gimana gan? Agan tetep gak mau nyolokin? 😀
      2. Sudah bisa di daur ulang.
      3. Biasanya pakai motor tipe brushless DC atau induksi, Lha robot2 dalam air menurutmu nggo mesin bensin?
      4. Tiap hari megang hp juga gak masalah. Itu malah langsung nempel deket otak.

      Suka mesin bakar, ya tetep pakai itu saja. Gak ada yang maksa, dan gak boleh di paksa.
      Menurut ane, tetep bakalan Harga yang ngefek. Konsumen Indonesia itu yang dilihat pertama HARGA.
      Sebagian besar konsumen gak paham motor, mo pake mesin bensin, atau listrik, ora masalah. Sing penting regane murah.

    • @Cdyt
      1. Ora minat kang, wes duwe bojo ayu ?
      2. Mungkin iya bisa di daur ulang tapi belum maksimal dan masih ada ampas berbahaya hasil daur ulang. Perlu peningkatan teknologi dulu minimal buat daur ulang baterai gadget, baru deh setelah itu buat alat transportasi.
      3. Walah jangan samakan teknologi robot selam kang, kuwi hargane ratusan juta bahkan miliaran. Tapi nggak tau deh nggak ngikuti juga soal teknologi brushless DC. ?
      4. HP kan kecil banget ukurannya kang, jadi tingkat radiasi sangat kecil. jangan samakan radiasi baterai motor/ kendaraan yg segede itu.

      Orang Indonesia selain cari harga murah jangan lupakan sisi praktisnya kang. Murah tapi kalau ribet ya orang males beli juga. Contohnya mau beli motor 3Snya jelek pasti konsumennya lebih sedikit daripada yg punya 3S bagus. Orang mau beralih dari 2 tak jadi 4 tak juga coz lebih praktis nggak perlu isi oli samping lagi.

    • @Cdyt
      Sorry kang ralat dikit, nomer 4 maksudnya bukan radiasi tapi efek elektromagnetik yg menyebabkan gangguan jadi panasnya baterai lebih besar dan ujungnya selain bikin bahaya sensor motor juga bisa membahayakan pengendaranya sendiri…
      Hasyem kurang minum aqua ane kang ???

    • @G-Strider:
      Mobil / Motor listrik apanya yg mau diservis? Cuman ganti coolant batere, ganti kampas rem, ganti minyak rem, ganti ban. Gak perlu rajin ke bengkel, cukup 1 tahun sekali.
      Error? colok usb, dibenerin dari jauh via internet. Gak perlu ke dealer resmi. Konsumen2 yg gak pernah ganti oli mesin bakalan hepi. 😀

      @Semuanya:
      Tenang, tetep bakalan ada mesin bensin. Masih puluhan tahun sampe sebagian besar kendaraan listrik. Bukan besok, atau tahun depan.
      Masanya mesin bensin, di nikmati.
      Masanya mesin listrik, di nikmati juga.
      Jalannya tetep sama (semoga udah di hotmix & gak lubang sih). 😀
      Gak terima? Maju ke MK, minta pembatalan perjanjian internasional. Lumayan entar kalau baca beritanya bisa ngakak. 😀

    • mlh lbh bahaya jebule kang 🙁
      bikerkampung86.wordpress.com/2017/10/13/kawasaki-binter-ar125-teknologi-yang-jauh-melampaui-jaman-pada-masanya/

    • indonesia hrus bnyak belajar dari brazil yg menggunakan etanol yg rama lingkungan ,,klo untuk kendara n listrik gpp tpi gunakan yg rama lingkungan jadi tenaga listrik dan etanol menjadi pilihan asal sama” rama lingkungan

    • Baterai listrik yg besar bahaya kalau cuaca hujan …kena sambaran petir … medan listrik yg besar diapit kaki brakibat buruk buat kesehatan..laptop/hp aja yg panas nggk boleh di pangku/disimpan ke paha brakibat gangguan pda sistem reproduksi

    • Dan satu lagi kenapa listrik bisa diterima, karena efek emisi tidak kita rasakan langsung!! Kita memindahkannya ke pembangkit listrik. Dan satu lagi kebodohan penolakan kendaraan listrik ini juga yang menyebabkan teknologi baterai tidak berkembang ratusan tahun lalu. Jika kita tidak memulai maka teknologi baterai akan stagnan. Dari ratusan tahun lalu apakah kendaraan sudah berevolusi menjadi lebih baik? Belum! Kenapa? Karena kesadaran akan bumi hijau baru beberapa dekade belakangan.

    • oh begitu ,,jika di paksakan pakai kendaraan listrik indonesia pasti krisis energi listrik dan batrai juga masi jadi masalah yg berbahaya ,,,kendaraan berbahan bakar bensin hrus ada untuk seimbangkan rampai ratusan tahun yg akan datang …TERNYATA KENDARAAN LISTRIK TDK RAMA LINGKUNGAN SEPERTI OPINI YG ADA ITU HANYA KEPENTINGAN POLITIK

  1. Jangan lupa bahwa motor listrik juga menghasilkan induksi listrik, belum ada penelitian efek induksi ini ke tubuh manusia.

    • opini nya masuk akal ko..
      klo lo bilang menyesatkan coba jelaskan, dmn yg menyesatkan n bales pk opini lo..
      jgn asal jeplak menyesatkan tnpa ada pnjelasan..

    • setetmennya banyak yang rancau+berlebihan!!!!

      mau kemana tiap hari jalan 100km? apa petani juga tiap hari jalan segitu??

      trus yang ke 2 tahun 2040 kita udah punya pltn kali mas, dan yang aneh dia gak menyebut pltn sama sekali!!!”

      sori ya masnya kita bukan salas goblog yang hanya bisa manggut manggut!!”

    • Sekarang dah gak heran motor sehari jalan 100 km, saya salah satunya, krna sekarang sangat BUUAAANYAAAK, yg kerja jadi marketing motoris, tukang ojek, kurir, yg tiap hari mobile pakai motor, belum lagi orang2 kantoran yg kerja diluar kota yg jarak tempuhnya gak kurang dari 25 km, bolak balik aja udah 50km, belum lagi untuk penggunaan diluar kerja. Buka lagi wawasannya mas.

    • Mobil listrik TESLA laris tuh pemiliknya salah satu orang terkaya didunia pemilik SpaceX digadang ownernya Elon Musk adalah Tony Stark.

      Kedepan teknologi batterai akan semakin advance Elon Musk sedang mendirikan pabrik terbesar untuk batterai mobi Tesla nya

      dari google

      The Tesla Gigafactory 1 is an operational lithium-ion battery factory under construction, primarily for Tesla Inc., at the Tahoe Reno Industrial Center (TRIC) in Storey County (near the Community of Clark, Nevada, USA.

      Ngah Ngah Ngah

    • Betul opininya menyesatkan, opininya membuat tragedi teknologi baterai ratusan tahun akan terulang yaitu apa? TIDAK BERKEMBANG.
      ditambah lagi tidak menyinggung PLTN, penggunaan Cell surya sistem on grid.
      Penggunaan sistem ongrid kalo saja semua rakyat Indonesia mau mengaplikasikannya, saya jamin tidak akan ada krisis listrik. Karena setiap rumah akan menjadi pembangkit mandiri, tidak diperlukan baterai, PLN hanya akan jadi backup jika kurang daya.

    • Aduh kang ente lupa ya sama tukang ojek, taksi, dan kendaraan umum sehari bisa berapa kilometer? Mari kedepankan debat sehat.

    • Harjono.. Jgn basa basi dulu sistem ongrid bla bla bla.. Negara kita ni org nya bukan kaya semua, makan aja masi bnyk yg cari hari ini untuk makan hari ini…kayak mana mau beli cell surya segala..

    • @aye saya menambahkan kekurangan dari analisanya. Saya tambahkan lagi mungkin listrik hanya akan merubah atau memiliki dah polusi, jika pembangkit listrik menggunakan bahan bakar fosil.
      Bagaimana kalo menggunakan energi terbarukan kan tidak ada residu. Kalaupun hanya memindahkan situ yang bilang tiap hari 120km kerjanya pasti langsung merasakan dampaknya. Situ pernah dateng ke CFD kan? Lebih adem mana jalanan CFD dan jalanan macet motor mobil berwarna bahan bakar?

    • lha terus kenapa dia gak nyigung pltn???

      dobol kau, mau aja digoblokin!!!

      dasar generasi madesu!!!

      berita ini mah gak jauh beda sma yag diprancis, yang bilang mobil listrik gak aman karna gak da suara mesinnya jadi orang yang mau nyebrang jalan gak tau kalau ada mobil!!!

      yang peak peak kan aku coba jelaskan, kenapa dia gak nyinggung pltn??? bodo jnagan dipeli hara tong!!!

      habis gini pasti lo bilang pltn itu gak aman!!! dasar bocah madesu!! kebanyakan michin!!!

  2. Baca dulu baru komen..

    Sy ingin menanggapi yg pake kompresor, SETAU SAYA kompresor bukannya pake bahan bakar jg? Untuk ngisi ban saja mesin kompresor nya lama bru ready. apalagi mobil..

    Jika ternyata bahan bakar salah, listrik pun salah,

    Yaudah kita semua naik kuda aja men, biar cuman pesawat/kereta/kapal yg boleh pake bahan bakar.. No bisnis No politik No money

    • Riset bahan bakar terbarukan untuk “mengurangi” emisi mah udah telat, noh beruang2 kutub udah pada kepanasan. Udah nggak guna lah. Emisi dikurangi dan
      kendaraan makin banyak kan sama.

      Makanya sy bilang, naik kuda aja ekekekekek

    • Paling bisa d tukar kyk gas elpi.
      Sebelum berangkat mikir dulu (jarak/macet/dll) cukup nggak baterenya.

      Bukannya sy pro motor listrik sih.

    • terus yang ngantri banyak, gak kebayang kalo mudik pake EV antriannya bakal kayak apa
      klo menurutku sih yang bagus adalah hybrid, karena selain masih bisa menggunakan mesin BBM juga bisa menggunakan mesin listrik trus mesin listriknya bisa diisi dari mesin BBM yang ada dimobil itu sendiri yang dimana ini bisa mengurangi beban Listrik untuk public, namun sayang kendaran ini jika masuk ke NKRI bakal kena shocking price karena dianggap mesinnya dua

    • Mau ngga vendor investasi untuk batre? Itu adalah komponen yg sangat mahal.berdampak dengan harga isi ulangnya yang sangat mahal. Kalo sekarang itungannya sekali charge 3000rupiah untuk 70km. Bisa2 nanti harga isi ulangnya lebih dari 10ribu untuk sekali isi ulang. Paling bener nurutku teknologi hybrid yang diifisiensikan lagi

  3. keren.. nih..
    ane ngga kpikiran ampe sgitu jauh..
    gmn batre kndaraan n brpa energi listrik yg d butuhkan buat ngecas kendaraan listrik..
    n smua kbijakan ujung2nya bisnis..

  4. Jenius nih orang, pngetahuanny bnyktbgt. Mending bpak yg jd mentri ESDM/RISTEK. Mga para pemerintah dngar saran dr bpak ini. Sae sanget.

  5. Nunggu sampe persediaan raw material untuk batre abis aja lah paling nanti baru ribut terus kendaraan berbahan bakar minyak berjaya lagi

  6. Seharusnya kita gak berpikiran dari sisi negatifnya aja. Jika memang kedepannya kendaran listrik jadi kendaraan yg umum digunakan kemungkinan pengembangan batre juga seharusnya mengarah ke yg lebih baik, ramah kingkungan, ringan, dan terbarukan/dapat di daur ulang.

    • Betul gan, opini diatas sama menyesatkannya dengan teknologi mesin bakar. Teknologi baterai dalam satu dekade lumayan berkembang walaupun belum mengarah ke baterainya sendiri.

  7. Terus berapa banyak minyak yg terbakar di kendaraan???…apa harus beralih ke hidrogen???…atau ke KRL??? #Simalakama

  8. Tar kalo make gas, ada lah yang bilang tar tabungnya bisa meledaklah kalo kepanasan. Negatifnya itu lah ini lah. Terus apa dunk solusinya?

  9. Assalamualaikum mas iwb ?..
    Dari penjelasan yang tadi saya baca memang betul kata bapak ahmad bahwasanya energy listrik kalo di aplikasikan kedalam dunia otomotif memang sangat berbahaya. Mohon maaf sebelumnya saya memiliki ide untuk mengganti bahan bakar bensin/yg lainya, kenapa kita tidak mencoba untuk membuat mesin yang proses pembakaranya tidak lagi menggunakan bensin ataupun solar, tetapi memerlukan udara hanya udara yang menjadi bahan penggeraknya atau di sebut mesin berbahan bakar udara murni 100% udara.

    • Udara terkompresi mungkin, mas. Energi potensial udara bebas itu berapa? Kecuali kalo pake udara yg dimurnikan seperti oksigen atau nitrogen atau pun campuran yang lainnya. Agar tidak banyak makan ruang biasanya udara harus dikonversi ke cair. Contoh gas elpiji ada cairannya …. tapi tidak masalah … asal ada yg maubikin reaktor buat pemurnian udaranya, lebih condong ke biofuel mas. Etanol ittu … ah kepanjangan …. maaf saya bukan ahli.

    • reaksi pembakaran itu kan antara O2 dengan senyawa lain yang dibakar. jadi kalo cuma udara saja ya nggak ada pembakaran om…
      (misal bbm CxHx + O2 yang hasilnya adalah CO / CO2)

  10. Masih 2048, jangan di gabung2in ama teknologi jaman sekarang, emang sampe saat itu tiba teknologi gak berkembang buat nutupin kelemahan2 yg disebutin itu??

  11. Setelah sy baca. ..
    Bener juga penjabarannya..
    Perlu di sodorkan ke BUMN nich. Biar mereka melek teknologi…bukan karna pokitik semata.

  12. Kalau hanya mengikuti teori diatas jelas lingkaran setan…tolong dong beri solusi……..sedangkan perkembangan jaman terus berjalan…apapun itu…sekarang langkah yg bisa diambil adalah efisiensi…eksplorasi sumber daya alam dan mineral tidak akan bisa di hentikan….yg bisa kita lakukan adalah efisiensi….

  13. biasanya indonesia ikut2an.. padahal banyak generasi handal untuk mengurangi reseko pencemaran..termasuk anda bung!!! ayo bangkit indonesia ciptakan air menjadi bahan bakar…. jangan bertekuk lutut sama kebijakan luar negriii….

  14. Iya juga sih akan jadi percuma kalo sumber energi listrik berasa dari hasil pembakaran yang menghasilkan polusi juga …
    mungkin kendaraan dengan bahan bakar hidrogen lebih ramah lingkungan jika di bandingkan dengan kendaraaan dari energi listrik … kaya Suzuki Burgman Fuel Cell-Scooter tapi masih ada baterainya juga ding … 😀

  15. Jadi ingat perkataan orang AISI kalo gk salah, waktu mereka bilang motor listrik tidak 100% ramah lingkungan disaat GARANSINDO memperkenalkan prototype GESITS, masalahnya selain pengolahan limbah batrai dan ketersedian listrik, penghasil listrik itu sendiri merupakan polusi yang lebih berbahaya dari kendaraan konvensional.. jadi yang betul yang mana bingung kang 😀

  16. Mas Achamd ini opininya betul, dari sisi engineering ya.
    Tp kalo bicara soal scientific, saya yakin teknologi listrik pasti jauh pesat berkembang kok.

    Mungkin masalah2 yg di jabarkan ini mmng yg terjadi saat ini, siapa tau 10 atau 20th kedepan sudah ada solusinya.

    Sing penting kasih kesempatan dlu untuk di improve.

  17. Critanya gak boleh bendung sungai.
    Gak boleh bikin pembangkit listrik.
    Gak boleh bikin batre litium.
    Gak boleh bikin mobil listrik.

    Sama aja gak boleh beli hp terbaru. Gak boleh ikuti teknologi terbaru.

    Yang boleh tu bakar minyak sebanyak banyaknya. Minyak gak bakal habis. Resiko minyak cuman co2, gak ngefek sama iklim.

    Analogi anak smp.

  18. Bagus sekali analisanya, dan ini memang pernah dibahas di acara tv kabel macam bbc earth atau nat geo. pada akhirnya motor bakar akan tetap jadi solusi…ke depanya mencari sumber bahan bakar yg”hijau” akan menjadi arah yg lebih rasional.

    • Setujuuu haha, masih ga terbiasa sama suara motor listrik. Ya mungkin karena kita tau ada mesin yang bisa ngeluarin suara murni.

  19. Saya ga paham betul soal kendaraan listrik ini kang. Secara pribadi, saya menantikan kendaraan listrik ini
    1. Driving experience. Kendaraan listrik lebih fun to drive karena seluruh torsi didapat dari rpm rendah (atau nol). Dari berhenti langsung nampol mas.
    2. Efisiensi. Kendaraan listrik jauh lebih efisien daripada kendaraan bbm. 33% energi yg dihasilkan di kendaraan bbm dibuang lewat knalpot. Sumber : youtu.be/ysHpmrwsEsY
    3. Polusi. Minimal kualitas udara di sekitar kita lbh baik. Coba bayangkan bila satu kota full kendaraan listrik. Pasti polusi udara (dan polusi suara) nya jauh lbh rendah.
    4. Pembangkit listrik di Indonesia memang masih mengandalkan Batubara atau bensin. Tapi sebenarnya negara kita punya banyak potensi untuk energi bersih. Energi angin dan matahari sebenarnya potensial mengingat kita berada di daerah tropis dan kepulauan. Satu lagi, kita punya banyak cadangan gas alam. Indonesia adalah produsen dan eksportir terbesar untuk gas alam cair. Sumber countrystudies.us/indonesia/79.htm
    5. Pasti ada resistensi dari industri yang sudah established terhadap industri atau teknologi baru yg dilihat mengancam. Hal ini sudah biasa.

    Maaf kalau ada salah kata mas. Ini hanya pendapat pribadi saya.

  20. Salah Satu cara untuk mengurangi emisi bisa dengan menggunakan angkutan umum. Pemerintah seharusnya juga mengembangkan angkutan umum yang aman nyaman dan terjangkau agar masyarakat mau beralih keangkutan umum. dengan angkutan umum mampu mengurangi tingkat kemacetan juga. thx

  21. Kenapa proyek biodiesel produksinya tidak banyak?

    Karena untu membuat biodiesel harus membongkar hutan jutaan hektar efeknya kita kepanasan..

    Jangan mentang2 diesel lo isi minyak goreng bisa jalan lo udah berfikir bumi hijau..

    Motor listrik adlh solusi bagus. Efisiensi energi bisa diperbesar toh teknologi makin berkembang. (Dikalangan otang terbuka bukan otak tertutup kayak gini)

  22. klo aku mikirnya simple aja, riding tanpa suara itu gak enak blass gak ada sensasinya. liat kamera onboard Formula E dan TT zero mau sekencang apapun tetap aja sensasinya kurang, yg kdengaran cuma ngiuunnggg suara angin wkwkk
    Hidup Mesin Bensin!!!

  23. Ini kayak protes motor gak boleh injeksi. Lebih bagus karbu. Karena injeksi ada komponen yang pakai plastik yang hanya baru bisa terurai ditanah 500tahun..

    Rupanya yang protes rider kismin yang suka oprek mesin bebek biar bisa lari 110kpj..

    Otak sama duit gak sampai buat oprek injeksi yang disalahin motor injeksi.

    Sama juga dg motor mobil listrik..

  24. dulu ada teknologi injeksi dengan uap bahan bakar (apa ya??), jadi uap bahan bakarnya saja yang masuk ke kompresi ruang bakar, bukan kabut bahan bakar dari injector langsung, kalo itu diterapkan, coba bayangin efisiensi yang didapat dari bbm, bisa 50% lebih mungkin (note saat ini efisiensi bbm (seirit-irit mobil/motor) maksimal 30%) afaik

  25. Inget ya.. Buat otak lo terbuka, jangan dikungkung.

    Jangan sekali2 benci orang bule. Soal semua teknologi maju dari sana.

    Kesalahan besar kalau merasa diri maju tapi sempakpun bikinan mesin bule.

    Jangan cuma karena colok kabel ke pohon pisang jadi listrik lantas langsung berfikir bisa hapus pltn…

    Mending berkarya saja. Kalau mau jadi penemu belajar dulu ke orang bule.

    Ingat kita ini cuman sasaran pasar saja yang sibuk berdebat mana yang paling pinter.. Padahal orang bule sibuk bikin motor listrik..

  26. Maaf ane gak setuju.

    Alasan sederhana: Motor listrik menyediakan torsi maksimum mulai dari NOL rpm, akselerasi jauh lebih baik walaupun lebih berat. Untuk perkotaan dengan trek pendek dan butuh nyelip cepat, jauh lebih cocok.

    Lihat saja Tesla S yang konsisten ngalahin mobil sport yang lebih mahal di drag race.
    motor LS-218 bisa nyampe 350 kpj, harga 39 ribu dollar, lebih murah dibandingkan Kawasaki H2R 400 kpj, tapi harga 50 ribu dollar.
    H2R punya banyak bagian mekanis. Apapun yg bergerak bisa rusak. LS-218 jauh lebih simpel. tuh LS-218 kalau jalan pelan ekonomis tetep dapat. H2R mau dipakai buat eco riding?

    Semua mau pindah ke Listrik, karena Paris Agreement. Supaya pemanasan global bisa di rem, dibawah 4 derajat celcius. Hampir semua negara tanda tangan tuh perjanjian. Indonesia juga. Amerika yang keluar aja, negara2 bagiannya banyak yang tetap komit terhadap perjanjian itu.

    Ente mau naik kawasaki H2R tapi semua tanaman pangan mati karena kepanasan? Emang bensin sekarang sudah bisa di minum langsung ya?
    Hari-hari terakhir ini saja panas banget, berhenti di bawah bayangan pohon saja masih terasa panasnya.

    Batere itu satu teknologi, banyak aplikasi. Terakhir kali anda pakai handphone yang di isi bensin kapan? Bensin di ambil dari bumi bisa habis kagak?
    Ente enak bisa ngebut pake motor. Anak cucu ente mau disuruh naik kuda ketika harga bensin menyentuh langit, karena supply mau habis?

    Karena banyak yang pakai batere, riset akan besar, batere yang lebih baik densitas energinya akan muncul (dan sudah ada di laboratorium2 tercanggih), dan banyak yang mau bikin pabrik batere. Efeknya harga batere turun karena di produksi masal dari berbagai vendor.

    Batere (komponen termahal kendaraan listrik) murah, otomatis harga jual motor / mobil listrik makin murah. Tuh LS-218 sekarang 39 ribu dollar, bisa jatuh jadi setengahnya tuh, karena harga baterenya juga drop.

    Motor kayak Zero, dari ratusan juta bisa jadi turun jadi puluh juta. Kalau harga 250cc, performa 600cc kan ya semua bakalan hepi.
    Kalau batere murah, maka bisa untuk stabilisasi jaringan listrik, supaya pemadaman listrik semakin jarang.

    Mobil / motor listrik bakalan meningkatkan permintaan akan listrik.
    Solusinya, perlu pembangkit listrik lebih banyak.
    Gak percaya sinar matahari atau panas bumi?
    Ada Thorium, Indonesia punya thorium banyak, cukup untuk ribuan tahun.
    Jangan bilang PLTU batubara gak ada radiasi nuklirnya bos. Oak Ridge National Laboratory udah tau sejak 2007.

    Gak suka nuklir?
    Ada pembangkit tenaga angin lepas pantai. Bakalan bisa sampai puluhan tahun tuh, mirip umur pakai PLTA. Cukup di dukung dengan grid battery yang mumpuni di pinggir pantai. Bisa batere lithium, batere temuannya Thomas Alfa Edison, atau Pumped storage hydro.

    Mesin bensin? Tetap bakalan ada lah. Gak mungkin diganti 100%. Tetep bakalan ada yg cinta mati sama mesin bensin. Dan ada yg penting cepat, gak peduli pakai mesin apa.

    • @Paijo: tenane…. udah ada 2 reaktor nuklir kecil di Indonesia sejak jamanne mbah Harto loh.
      Begitu ada presiden yg mau membunuh karir politiknya (paling realistis kalau periode ke-2), Russia, China, Jepang, Kanada, Amerika, India, Perancis, Jerman semua bakal langsung nawarin kredit ekspor, biaya bangun PLTN mereka yang tanggung. Wong mereka udah mulai go green, wajar teknologinya di lempar ke Indonesia.
      Bukannya mo njagoin Jokowi atau Prabowo. Tapi itu realitasnya.
      Tinggal tunggu ada presiden yg cukup “gak waras” dan partai pendukungnya yang sama gilanya, baru terwujud.

    • Lu sok open minded tapi ga paham seberapa bahayanya limbah sama radiasi baterai buat semua kehidupan di bumi… pake bawa2 tanaman mati, nyatanya tanaman masih pada hidup sehat tuh di era 4 tak sekarang.. Coba lu punya tanaman tanem di area limbah baterai masih idup ga coii? Sok doktrin ngemeng bejibun isinya cuma teori ngasal jadi…

    • @GP One
      Limbah batere sudah bisa di daur ulang gan.
      Radiasi batere…… mantaaaap! Pinter gan, sekolah ndi?
      Lha ente coba sendiri panasin tanaman, kan ya mati. Cah SD wae ngerti gan.
      Coba dibaca ulang….. REM supaya gak nyampe 4 derajat celcius.
      REM…… Ngerti REM ora?
      Prediksi gagal panen bukan dari ane gan, itu prediksi dari orang-orang yg lebih pintar dari ane. Buktinya tuh udah ditanda tangani Perjanjian Parisnya. Sudah banyak gagal panen dibanyak negara loh gan.
      Agan berasa udah lebih pinter dari orang2 PBB?
      Coba google: Global warming Food Crisis.

      Nek sinau sing pinter, maca wae ra mampu gan.
      Jangan kebanyakan menghirup asap knalpot bobokanmu! Gak baik buat otakmu.

  27. Opini yang mantap, saya setuju dengan opininya. Kalo semua pake listrik, sama saja emisi tetap tinggi karena harus produksi listrik yang besar.
    Solusi tepatnya, beralih naik sepeda atau jalan kaki.
    Kalo gag pake delman, buat angkutan umum…
    Hehehehehehe

  28. Mobil listrik TESLA laris tuh pemiliknya salah satu orang terkaya didunia pemilik SpaceX digadang ownernya Elon Musk adalah Tony Stark.

    Kedepan teknologi batterai akan semakin advance Elon Musk sedang mendirikan pabrik terbesar untuk batterai mobi Tesla nya

    dari google

    The Tesla Gigafactory 1 is an operational lithium-ion battery factory under construction, primarily for Tesla Inc., at the Tahoe Reno Industrial Center (TRIC) in Storey County (near the Community of Clark, Nevada, US).

  29. Kalo dari sisi negatif y begitu
    Kalo sisi positif
    5-10 tahun kedepan mungkin sudah ada solusi limbah batre
    Untuk sekarang memang 70% orang indonesia masih awam
    Apalagi soal beginian, yg politik aja kalo dikasih uang pasti dipilih

  30. Kalau mesin bocor baru 209km bikin polusi limbah berserakan dimana-mana. Motor listrik dijamin tanpa polusi udara , hidup semakin sehat dan Bumipun semakin hijau

  31. Mobil n motor listrik tidak bisa di bendung tetap bakal bermunculan
    Mobil hybrid pun juga udah banyak bermunculan
    Semua teknologi bakal di coba untuk membuat alternatif
    Menurut saya kalo mobil hybrid adalah yg pas
    Klo motor mgkn jg bisa di buat hybrid
    ….

  32. Kan baterai jadi masalah dari dulu..

    kebetulan si tesla dll kesiapan teknologinya baru nyampe mobil pake batere

    kalau dilihat dari design, paten dan prototipe kendaraan listrik tidak memakai batere sudah banyak

    contohnya scania yang memakai pantograf seperti KRL, listriknya didapat langsung dari LAA, kalau saja semua jalan tercoverage LAA mobil2 listrik tidak harus membawa batere

    solusi pengganti batere seperti penggunaan pantograf (bisa dikembangkan lagi dengan wireless power transfer)
    sudah ada, tinggal nunggu respon masyarakat, pemberi kebijakan dan pemodal

  33. Maksudku ngene iki kang. Tulisan dari pihak ke 3 yang berbobot. Yang ngga saya dapat di media lain.
    Kalo bisa sih ada kontributor tetap baik dari dalam negri maupun luar. Terserah sampean. Selling poin seko blog e sampean.
    Joosss lah

  34. Mungkin…mungkin ya, dengan kemajuan teknologi kedepannya dimensi baterai bisa jauh lebih kecil, ringan dan cepat dlm pengisian daya. Ky komputer yg dulunya segede kamar skrg bisa dilipat dan dimasukin kedlm saku. Tapi pemikiran pak Achmad diatas jg sangat rasional. Kalo pilihan di tangan ane, ane lbh cenderung sepakat dgn pak Achmad, mesin bakar blm mentok dlm pengembangannya. Skrg euro 4, pasti kedepannya emisi mesin2 bakal lebih rendah lg. Ingat KTM dgn mesin 2tak gen barunya. Soal ketersediaan bahan bakar, ini jg ada jln keluarnya dgn pengusahaan bio fuel, dibantu dgn sumber energy alternatif lainnya, (air, angin, surya dll). Kalo penggunaan mesin bakar masih bisa bertahan paling tdk sampai 100th lg, disitulah kesempatan para ahli mempersiapkan segala sesuatunya untuk dunia beralih ke electric vehicle.

  35. Kok tulisannya mirip sama artikel detik tentang pencemaran polusi udara yang tinggi di china, walaupun perkembangan kendaraan listrik terbesar didunia ada di china

  36. Ane sependapat..
    Opini macam diatas udah pernah ane smpaikan di blog ini di kolom koment..
    Tpi ga selengkap diatas..
    Motor minyak bumi masih sangat bisa dkembangkan..
    Dripada listrik yg dpaksakan…
    Lebih baik cukupin dlu kebutuhan listrik utk pabrik/perusahaan..
    Sebelum ke motor/mobil…

  37. like always,,masalah baterai…
    sampai hari ini aja masih bingun ane,,cara buang baterai (AA AAA) yg bener gimana…tempatnya dimana aja belum jelas…
    pengolahan limbah dan sampah aja belum becus kok di indo,,mau nambah2 masalah baterai lagii

  38. di China sendiri lebih banyak dikarenakan pabrik Batterai dibanding dengan polusi kendaraan bermotor.
    energi terbarukan itu air seni, coba ada anak kuliah buat bahan bakar dari air kencing

  39. Permasalahan utama kalau menurut ane karena penggunaan dan eksplorasi energi sangat berlebihan alasannya KESERAKAHAN DAN KESOMBONGAN manusia… Makan aja yang menurut kita makanan yang paling enak, bergizi, sehat, dan alasan2 positif LAINNYA .. Coba kita konsumsi secara berlebihan dan setiap hari..karena mampu membeli… . EFEKNYA FATAL TUBUH…

  40. Mungkin…mungkin ya, dengan kemajuan teknologi kedepannya dimensi baterai untuk motor2 listrik dapat dibuat jauh lebih kecil, ringan dan cepat dalam pengisian daya. Seperti komputer yg dulunya segede kamar skrg dapat dimasukkan kedalam saku. Tapi pemikiran pak Achmad diatas jg sangat rasional. Kalo keputusaannya ditangan ane, ane sepakat dgn beliau bahwa saat ini motor bakar masih menjadi pilihan terbaik dan masih sangat mungkin untuk dikembangkan. Skrg euro 4, pastilah kedepan emisi kendaraan akan dibuat lbh rendah lg standarnya dan itu sgt mungkin. Ingat mesin 2tak gen baru dr KTM. Masalah ketersediaan bahan bakar, bio fuel sgt terbuka untuk dikembangkan. Dibantu dgn pemanfaatan energi alternatif (tenaga air, angin, surya, nuklir dll). Kalo penggunaan motor bakar ini masih bisa bertahan setidaknya 100th lg, disitulah kesempatan para ahli dan yg berkepentingan mempersiapkan segala sesuatunya untuk dunia beralih ke electric vehicle.

  41. Saya org yg percaya khayalan yg ada didlm film holywood bs jd nyata termasuk mini reaktor yg dipake Toni Stark sbg sumber tenaga baju zirahnya…mgkn saja dlm bbrp tahun ada ilmuwan yg berhasil bikin gk smpe ratusan tahun, contohnya hp aja 10 tahun lalu hp yg kita pake kyk apa skrg bentuk dan fungsinya luar biasa skli…

    • Maksud ente reaktor busur pengganti baterai iridium kang? ???
      Yang bisa nopang energi gedungnya sendiri selama satu tahun. Keren kalau beneran ditemukan di dunia nyata.

  42. analisa TOLOL. teknologi batere itu berkembang terus. dari lithium ion biasa ke polimer mungkin ke super capacitor. lu tak mampu design bahkan bikin motor mobil listrik yah ITU TOLOLnya lu aja. kalo listrik itu polusinya tinggi seperti argumen lu itu, sekalian saja lu tinggal di hutan.

  43. Ada yang kontradiksi nih. Kali aja mbah Iwan bisa bikin artikel juga dengan komentaran ini.

    “Padahal, kalau kita melihat pabrikan TOYOTA, MAZDA, GENERAL MOTORS, JAGUAR LAND ROVER, ASTON MARTIN, BMW mereka masih yakin bahwa mesin motor bakar masih akan ada hingga puluhan bahkan ratusan tahun lagi, karena masih banyak yang bisa di Improve.”
    Coba, improvenya seperti apa? Variable Valve, Injection, Variable Lift, less friction, terus apa lagi? Kalo itu udah friksi minimum, Variable Valve and Lift dipake, Active fuel management atau bahkan smart start stop atau hybrid, friksi di mesin dikurangin, kasih turbo, turbo elektrik atau turbo yang lain, terus mau diapain lagi itu mesin? Udah paling pol. Mesin bakar internal yang paling baru ya paling skyactiv x pake Homogeneous Charge Compression Ignition (HCCI). Mungkin memang akan tetap digunakan sampai puluhan tahun lagi, tapi itu teknologi udah mentok. Mesin bakar internal ya paling cuma bisa mentok sampe 35% dari 9,5 kwh/liter atau 34,2 MJ/liter BBM.
    Toyota ngembangin mobil listrik kok. Tapi jalur pengembangan dia pilih hydrogen sebagai sel bahan bakar. Mazda juga go electric 2030 kok, coba aja cari beritanya. General motor, itu Volt plugin hybrid, Bolt EV Pengembangan awal mereka. Jaguar ikut formula e lho, lagi ngembangin i-pace juga. malah bikin support series. Land Rover katanya sih 2020. Aston Martin RapidE elektrik kan. BMW ikut formula e season 5. Jangan lupa ada i series kan plugin hybrid dan full electric punya BMW. Jadi mau dikoreksi ga nih opininya?

    Tinggal pengembangan baterainya seperti apa, yang ramah lingkungan, fastcharge (Tesla 30 menit 80%), tahan lama, dan sumber pengisian dayanya.

    • Duh, ga bisa di edit…
      Tambahan lagi, sedang ada pengembangan lithium air, sebuah baterai yang katoda-nya oksigen. Jadi bobotnya bisa sangat berkurang. Tapi karena blm ada yang operasional, blm ada yang tau berapa kerapatan energinya.

    • Iya sih, om keknya dari opininya yang nyebut nyebut merek merek terkenal itu udah pada research tentang ev juga. Meskipun om ahmad yang memeberikan opini tentang ev yang saya tangkepnya om ahmad menuju point tentang menyalahkan isu politik dan bisnis pada tulisannya tersebut, tapi saya rasa opini om ahmad (imho) juga ada muatan politik dan bisnis juga, incase om ahmad juga katanya bagian R&D engineer design pada sebuah pabrik kendaraan bbm. Jadi menurut opini saya om ahmad dalam tulisannya ini tendensinya lebih memuja dan memberikan point yang masih lebih banyak untuk kendaraan bbm. Menurut saya, om ahmad juga ennga sekedar menulis opini dengan tentang bahayanya ev, tapi juga om ahmad ini bisa memberikan gambaran gimana gerahnya dan betapa cemasnya orang orang yang bekerja di kendaraan berbasis bbm.

    • Toyota itu yg menjual pabrik mobilnya di Freemont dengan murah ke Tesla, tuker guling dengan saham Tesla. Sekarang udah paham, mereka mau bikin mobil listrik sendiri.
      Mercy juga investor awal Tesla.

  44. kalo menurut saya sih, bahan bakar dari air (H2O) dan udara bertekanan tinggi/kompresor seperti yang dikatakan di artikel. bisa jadi solusi tapi terpinggirkan sama pemerintah yang fokusnya ke politik.
    ada suatu alat yang mengubah/air tersebut menjadi energi sperti hidrogen.
    yaa mungkin bisa digabung tuh, kompresor tapi energinya dari hidrogen. hehe…

  45. wkwkwkwk…ahli ko ngetung listriknya ky gitu…..dipertanyakan kang….rumus darimana itu? Buka2 lagi deh diktatnya, ahli jangan membodohi orang untuk tujuannya sendiri…kenapa tidak sebutkan nuklir sbg pemasok listrik terbesar dinegara maju?

  46. Kalo listrik yang bersih ya nunggu tenaga nuklir, terus kalo udah jadi, apa gak lebih bersih kendaraan listrik? Toh biasanya baterai mah umurnya panjang. Kalo untuk sekarang yang jangka pendek mending di convert ke gas dulu. Lebih bersih dari fosil
    Imho

  47. Jadi inget film Cars. BBM jadul tergantikan sama bahan bakar baru. Di sisi lain sekelompok orang nimbun BBM jadul, suatu ketika bahan bakar baru tsb bermasalah dan dilarang peredarannya balik ke BBM jadul. Tinggal tebak aja siapa yg untung.

  48. ngerti apaan ..si sp d atas!!ini mobil listrik pioner..dl awal mesin bkr jg polusi bgt skr kn jd uero4!! bgtu jg kyk EV.

    di amerika lg ngembngin teknologi fusi inti matahari!!
    jd membuuat energi yg persis spt di matahari lalu d smpn dlm chip sbesar biji jagung..20 biji bs untuk tenaga pesawat luar angkasa ke luar tata surya!!

  49. Anyway, saya sudah lama sekali menjadi silent reader IWB, TMCBlog dan Indobikermags. tapi saat kemarin2 mas IWB, TMCBlog mengeluarkan artikel tentang kendaraan listrik

    Nganu
    Maaf mngapa tiluatjomblo dan tulisan para cecunguknya yg berkiblat pada yamaha ga disebut
    Apa karena mreka itu markas FBY dan rata2 fby itu otaknya cuman skedar aksesoris alias otaknya ga ada yg jalan?

    Wkwkwk

  50. Kalo pembahasannya ilmiah gini komentarnya lebih banyak diskusi, beda kalo pas bahas motor pada umumnya, isinya cuma debat tolol para fans merk ini dan itu, mungkin kalo bahasan ilmiah gini pada gak muncul gara2 gak bisa mikir ilmiah, alias IQ tidak mencukupi…mikire mung padu wae hahahahaha

  51. kenapa dia gk memberikan opininya ke pemerintah supaya pemerintah khususnya ESDM bisa tau opini dari ini orang. toh dia mempunyai jabatan yang penting di sebuah perusahaan yang kendaraan nya dipakai oleh presiden saat hut tni kemarin.

  52. konspirasi wahyudi ini.. 😀
    ——————————–

    setuju sma artikelnya… tpi klo di liat dri skarang…
    teknologi semakin thn semakin berkembang… mungkin 2040 utk baterai sudah ada pemecahan masalahnya.. mana tau baterai kedepan pakai thorium…
    secara sekarang thorium lgi di kembangkan…

  53. Alhamdulillah saya sudah punya kendaraan yg ramah lingkungan dan menyehatkan yaitu sepeda gowes dan skuter alias suku muter.

  54. baru kali ini saya membaca artikel yang berbobot di iwb. ada beberapa poin yang mau saya kritisi dari artikel di atas.
    1. produksi minyak bumi indonesia saat ini +/- 800.000 barrel per hari, sementara konsumsi sudah hampir +/- 2.000.000 barrel perhari, ada minus 1.200.000 barrel per hari. bila 1 barrel minyak = 60 dollar, artinya ada 1.200.000×60 = 72.000.000 dollar = 972 milyar rupiah per hari (1 dollar =13.500rupiah) yang dikeluarkan pemerintah dan rakyat indonesia (untuk keperluan bbm). sebagai tambahan, dalam 11 tahun kedepan, produksi 800.000 berrel perhari itu sudah tidak ada lagi alias benar benar habis.
    2. bahwa minyak bumi akan habis adalah keniscayaan, 30 atau 40 tahun lagi, negara yang masih punya minyak untuk dijual segelintir saja, saudi, beberapa negara teluk lain, iran, russia dan venezuela. pada tingkat scarcity seperti ini, kita tidak bisa memformulasikan harga minyak dengan tepat. harga minyak bisa 2 atau 3 kali lipat dari harga sekarang, bisa juga lebih, mendekati harga yang tidak masuk akal.
    3. pada 30 atau 40 tahun mendatang, dengan jumlah penduduk +/- 300 juta jiwa, indonesia adalah “lokomotif kereta api” yang massif, dengan asumsi konsumsi roda 4 di angka 3 – 4 juta pertahun, apapun pilihan indonesia, apakah itu tetap hidrokarbon vehicle, atau beralih ke electric vehicle, fuell cell, biodiesel, nuklir dsb, mau tidak mau, suka tidak suka, akan mempengaruhi produsen otomotif raksasa (gerbong kereta), akan juga mempengaruhi pilihan konsumen di setidaknya wilayah region asean (gerbong kereta lain).
    4. dengan alasan point 1, daripada 972 milyar rupiah per hari (=355 trilyun per tahun) diberikan pada produsen minyak di luar negeri, makalebih baik kita memikirkan sumberdaya energi yang bisa kita kembangkan sendiri, sehingga devisa 972 milyar per hari dapat diputar di dalam negeri sendiri. dengan argumen point 3, sudah seharusnya pemerintah menentukan kebijakan yang firm, tidak berubah2, tentang pola konsumsi energi indonesia ke depan. khusus dalam kebijakan roda 4 dan roda 2, pemerintah indonesia bisa:
    – menetapkan sebuah masa konsesi, masa ujicoba, atau bisa juga disebut masa bersaing (katakanlah 10 tahun) untuk tipe kendaraan ev, fuel cell, biodiesel, nuklir dsb menunjukkan kinerja mereka. setelah 10 tahun dibuatlah review, tipe manakah yang paling cocok, paling murah (dalam konteks ekonomi dan lingkungan) untuk kondisi di indonesia. biarkan produsen berlomba/bersaing untuk menunjukkan produknya paling baik.
    – bila setelah 10 tahun, misalnya, ternyata fuel cell dan biodiesel paling ekonomis dan aman, maka dijalankanlah 2 jenis sumber energi tersebut, moda dengan jenis sumber daya yang tidak terpilih, maka otomatis gugur dan tidak dipakai lagi. ada kompetisi untuk menjadi yang terbaik di sini.
    5. untuk solusi short term, mungkin bisa dipertimbangkan juga bahan bakar gas alam, karena indonesia mempunyai cadangan gas alam di natuna dengan cadangan +/- 6.3 trilyun meter kubik.

    • iya, gak biasanya iwb punya artikel berbobot.
      …..eh….. tapi iwb cuman nulis pengantar thok…… peace! 😀

  55. war byasak artikelnya…jadi yakin kalo ini bukan tulisan om iwan….om iwan mah ga bisa serius….setara om mobi lah…wehehehe

  56. Betul sih… masih banyak PR buat kendaraan listrik…
    tapi kadang berasa juga kalau lagi kondisi mau keluar parkiran motor basement, kendaraan ngantri sambil mesin dinyalakan, mau ga mau ngehirup gas beracun yang keluar dari knalpot motor lain dan motor sendiri…. tiba2 kebayang andaikan semua motor disini listrik, pasti keadaan udara nya lebih baik…. terutama untuk kesehatan kita dan keluaraga…
    kalaupun polusi dari industri batrai sangat berbahaya, pasti kedepannya ada keharusan untuk mengolah kembali limbah yang dihasilkan dari produksi menjadi lebih aman….
    just my opinion…

    • nuklir smpe skrng limbahnya msih mnjadi masalah serius di dunia…
      yg lgi di kembangkan skrng thorium… se andainya sudah bsa ad teknologi yg bsa memfaatkannya.. bisa jdi kita liat batrai yg sma persis yg di pakai iron man yg di taruh di dadanya itu… kecil tpi menyimpan energi yg sngt besar dan ramah lingkungan,..

  57. Daripada ngeributin listrik dan bahan bakar minyak kenapa gak naik sepeda saja didalam kota (buat kerja naik sepeda,kadang yg kerja naik sepeda saya salut!!), naik kendaraan umum kayak bus trans (no angkot/metromini),fasilitas transportasi umum dikuatin…toh mau listrik atau bbm awalnya dari fosil semuanya…memang secara logika sih saya melihat bagusan listrik, 1x charge bisa ratusan kilometer tapi kalau diterapkan di Indonesia butuh waktu bertahun2 lamanya…sekarang mah tinggal pemerintah,bukan masalah mengikuti tren tetapi tidak ada salahnya mengikuti perkembangan teknologi…banyak alternatifnya kayak gas, dkk…tinggal pemerintah dan masyarakatnya mau gak menggunakan alternatif tersebut.

    Nice thread,kang iwan

  58. Bener kang, inilah kenapa saya pernah kasih saran ke pemerintah khususnya siapapun orang yg punya jabatan (menteri) buat ngurusin otomotif Indonesia, kenapa bukan Engineer? Kenapa lagi lagi business man? Dalam kasus ini business man harusnya punya posisi sebagai konsultan. Logika aja, ngurusin BBM berkualitas aja masih susah, standar emisi Indonesia masih bicara EURO 3 dan diesel EURO 2 itupun belum merata, masih ada EURO 4-6 lagi yg harus ditempuh sebagai patokan. Nah sekarang tau tau loncat ke Listrik ya lucu aja, toh akhirnya bakal tertinggal juga dari segi infrastruktur penunjang bahan bakar listrik tersebut. Negara yg bicara bahan bakar listrik itu biasanya negara yang punya listrik “nganggur” contoh nya inggris yg produksi listrik nya melebihi kebutuhan alias punya cadangan. Sekarang pindah Amerika, negara ini juga belum 100% setuju beralih ke kendaraan listrik dikarenakan produksi listrik mereka masih kurang untuk setiap harinya (-3%) jadi masih ada pemadaman bergilir di beberapa daerah. Beralih ke produksi listrik Indonesia, kang iwan taulah kondisi listrik indonesia jangankan di desa di kota pun masih ada pemadaman, lalu mau gembar gembor kendaraan listrik? Krisis aja siap siap

  59. (perlu diketahui saat ini Indonesia adalah ekonomi terkuat ke 8 di dunia, sehingga masuk G8).
    ===================================================
    Apanya yg terkuat??? semalem aja di TVone para ahli sedang mengangkat masalah perekonomian Indonesia yg makin terpuruk hanya 5% saja dari target 7%. Hayyaaaa…. Mimpi di siang bolong nih kecebong…..!

    • Masuk G8 sih ngga ya kayaknya. G20 sih yg benernya. Tapi 5% itu udah gede masbro dibanding negara lain. Lumayan besar malahan. Btw, TVOne tontonannya? Ga salah?

    • Kalo di kantor-kantor besar biasanya kalau ada TV pilih channel berita luar negeri, atau dalam negerinya Berita Satu atau Metro ya. Jarang tuh ada yang puter TV One. Hehe

    • Kantor 9 Cacing ya jelas aja Metro Tipu yg di tonton. 9 cacing kan bosnya cebong. Sekarang elo turun aja ke masyarakat menengah kebawah bagaimana keadaan daya beli masyarakat saat ini. klo ada yg bilang membaik dari rezim sebelumnya berarti die baru lahir tuh. Daya beli turun kok ekonomi meningkat. CUma orang bodoh yg percaya. Liat tuh bagaimana caranya pak Habbibie saat menjabat RI1. Subsidi BBM dan listrik tetap di berikan walaupun IMF menyarankan untuk di hapus dan hasilnya hanya beberapa bulan ekonomi Indonesia membaik dan Dolar yg awalnya 18rb turun hingga 6000. itu baru orang pintar, gak kaya para cebong yg katanya dollar akan 10rb tapi malah makin nyungsep. klo mau benahi ekonomi dari mikro dulu biar makronya ikut kuat. jng di balik.

  60. “vehicle engineer” yg pesimistis. sayang sekali. gak cocok jadi engineer

    jaman dulu kita naik kuda, andong. mempopulerkan kendaraan bensin adalah solusi yg menyesatkan. tp nyatanya dengan segala resiko, kendaraan bensin adalah solusi yg tepat.

    kendaraan listrik jg gt. kalau dilihat secara pesimis, ya menyesatkan di masa ini.
    ayo optimis dong

  61. Gak usah pesimis.teknologi akan terus berkembang shg baterey akan lebih efisien.kalopun soal sumber listrik dg pltbatubara atau lainnya,kalo dikalkulasi dg emisi dr kendaraan bbm harusnya tetap lebih sedikit polusinya.apa lagi tkalo pake pltn. Soal limbah baterey, benar akan berbahaya,kalo asal buang.ini bisa diatasi kalo bisa didaur ulang, UGM udah punya teknologi daur ulang baterey shg bisa dipakai lagi.

  62. Motor listrik yg relatif masih balita dibandingkan dg motor bbm yg sdah dewasa. beri waktu dan ruang untuk motor listrik berkembang. 30 tahun lgi negara2 bakal buat PLTN semua mas.. efisiensi penggunaan uranium jauh dr batubara..

  63. INDONESIA ANGGOTA G8?!?!?! HAHAHAHHAA

    Diketawaaaiiinnnn negara Chinaa nantiiii…. HAHAHAHAHHAHA

    G20 keleeuusss…

  64. Teknologi pasti terus berkembang. Kekurangan dari teknologi kendaraan listrik sekarang ini pasti dicarikan solusinya. Saya malah menduga orang yg disebut ahli ini ada motif untuk melanggengkan teknologi kendaraan bahan bakar minyak. Saya amat yakin orang2 seperti Elon Musk jauh lebih pintar dari orang yg disebut ahli ini.

  65. Masih susah mope on dari mongtor bensin,

    Malah punya pikiran balik ke masa jadul.

    Pengen berburu motor250cc 4syl, atau 2tak legend macam nsrSP.

  66. Sepertinya perlu balik lagi ke moda transportasi jaman prasejarah ? Jaman jaman kerajaan, yg gak pake bensin, gak pake listrik, aman buat lingkungan, bebas polusi, gak ada efek samping jangka pendek, jangka panjang, pasti bumi lebih adem ya ?

  67. Dari 2 tahun lalu Inggris sudah coba jalur yang nge charge kendaraan selagi jalan. Alias Wireless Charging. Hemat, ga ribet gonta-ganti batere (dan apalah itu), listrik hanya keluar ketika ada objek yang harus di charge. Semacam wireless charging handphone yang sudah berhasil, namun ini diperkuat daya nya untuk kendaraan. Selama ini terbukti aman.
    Sumber: mashable.com/2015/08/17/electric-car-charging-uk/

    Ketika ini berhasil, ga bakal bisa ngomong apa2 yang pertahanin bensin.

    Kita lihat kejutannya. Rasanya di TMS bulan ini akan mulai rame yang listrik-listrikan.

  68. Samsul aja dulu batrenya meledak. Padahal cuma beberapa ribu mili amper hour. Lah ini kalo buat motor. Dipake yamaha. Shock busuk material daleman bobrok. Kecelakaan. Bisa terjadi ledakan ngalahin bom pancinya teroris setingan tito karna taipan. Bisa berkilo kilo meter radiusnya. Bisa jadi ada bom pigson atau bom yemehek

    • Sekarang udah ada material lithium batttery yang aman, namanya LiFePo4. Saya sendiri punya. Lifepo kalaupun bocor, arau dirusak, cuma keluar asap, kayak uap. Tidak ada api, tidak ada daya ledak.

  69. Sangat sangat setuju dgn mas rahmad engginering ..montor listrik lebih banyak resiko ..dan pemanfaatan tuk berkendaraan sangat kurang maxsimal ketimbang montor bensin
    Ayoo hilangkan imajinasi kita tuk montor listrik ..lestarikan montor bensin.
    Lgian juga bisa riset untuk montor bensin biar ga polusi …sekrg mah kendaraan ga terlalu banyak asap ..paling yg disel ..mungkin iya …JANGAN ADA MoNTOR LISTRIK BAHAYA

    • Diesel, Bukannya irit diesel ya daripada bensin? Padahal diesel sekarang udah canggih. Jangan lihatin dieselnya isuzu panther mulu om.

  70. SSE ENGINEERING ya…………, yg buat P1 dan P2 comando itu ya….., tapi apapun ceritanya yg paling bahaya itu adalah kredit beat 5 tahunan sementara gaji 1 juta rupiah bayangkanlah tu………….cicilannya ….belum lagi uang sekolah anak, beli beras, ikan , les anak , baju dll…………., sehingga membuat isteri minta cerai karena kekurangan duit dan iman akibatnya anak terlantar gak sekolah, gak terurus dll, THATs IT The POINT………,muahahahahaha……..

  71. Artikel ngene iki sing cerdas.
    Bila motor listrik dilanjutkan yg terjadi impor besar-besaran batrei dari cina.bila mencoba apa yg dimiliki negara indonesia maka bahan bakar gas lah yg harusnya menjadi fokus pengembanga kendaran baik roda 2 dan 4.

  72. Yang buat tulisan berbicara dengan data dan faktual
    Kedepankan intelektualitasnya jauhkan kebencian dan jiwa pesimis tentang teknologi
    Percaya atau tidak kita akan tergusur kalau tidak ikut perkembangan dan berinovasi

  73. “Disaat Indonesia saat ini semakin menjadi negara yang disegani dan ekonominya semakin sangat kuat di dunia (perlu diketahui saat ini Indonesia adalah ekonomi terkuat ke 8 di dunia, sehingga masuk G8)”
    Maaf bro, Saat ini menurut GDP kita masuk di urutan 16 dibawah spanyol (Wikipedia) atau 15 (statistictimes). Sayangnya kita juga bukan bagian dari 8 negara superpower G8 / Group of Eight yg terdiri dari Amerika, Rusia, Kanada, Jepang, Prancis, Uni Eropa, Italia & Jerman. Tapi sy setuju dgn konteks Kendaraan listrik bukan solusi. Alasannya simple, PEralihan tersebut perlu fasilitas, dana & usaha yg dari segi ekonomi negara kita belum mampu.

    • wkwkwk masuk g8 gaada guna bro, buat gaya2an keliatan kuat padahal utang numpuk, tipikal indo banget sampean, beli motor gede masuk klub cuman tiap bulan jerit2 bayar utang, rokok ngeteng makan indomi banyakin kuah

  74. Setuju, saya sendiri sempat berfikir apakah hanya listrik yg bisa menjadi energi pengganti untuk menggerakkan suatu mesin? terlebih dengan melimpahnya resource di bumi Indonesia ini yg ada selain minyak (bensin/solar) batu bara, karena memang benar motor listrik dpt asupan tenaga dari baterai, baterai dpt asupan tenaga dr charger, charger dpt asupan tenaga dr sumber listrik genset lebih jauh lagi pembangkit listrik saat ini yg asupan tenaganya ya balik lagi dari minyak/batu bara. Jika semua pakai kendaraan listrik apakah kita tidak akan defisit sumber listrik?? mengingat kendaraan (mobil/motor) yg berjuta2 jumalahnya. Jadi sy kira lebih baik perbaiki dahulu dr sumbernya, temukan teknologi2 baru sumber energi terbarukan selain minyak dan batubara

  75. Solusi paling tepat untuk Kendaraan masa depan adalah : Diesel Hybride.
    Mesin Dieselnya untuk mengisi Baterai secara mandiri lalu Mesin Listtriknya yang menggerakkan Roda Kendaraan. Prinsipnya mirip seperti Kapal Selam.
    Berdasarkan penelitian konsumsi bahan bakarnya jauh lebih hemat dibandingkan dengan Mesin Diesel konvensional dan bahan bakar solar itu bisa diperbaharui dari permentasi tumbuhan Nabati seperti buah jarak dan singkong.
    Poluasi bisa ditekan karena Mesin Diesel yang menghasilkan Karbondioksida tak terus menerus menyala. Mesin Listrik hanya bergerak jika kendaraan bergerak, jika kendaraan dalam keadaan diam, maka Mesin Listrik juga berhenti….HEMAT TO, RAMAH LINGKUNGAN LAGI.
    Memang agak lumayan mahal karena selain menyediakan Mesin Diesel, Baterai juga menyediakan Mesin Listrik (Motor Listriknya).
    Ya klo pengen Murah tapi Boros dan tak ramah lingkungan ya ” Mesin 2 tak saja”., Mesin 2 tak kan, boros, berisik, ngebul dan bau asapnya nyengat banget, dan polasinya merusak lingkungan, cuma ya MURAH.
    DIESEL/BENSIN HYBRIDE ADALAH SOLUSI

  76. Horah umum ki… Artikele… Hp aj yg batrenye kecil klo meledak bisa bahaya apa lg klo batrene gede sampe 540kg…jal… Apa ora was was rasanye… Dalan ko yo rasanye gowo bom atom.. .

  77. Nih yg naman nya minder kecewa ilmuan kagetan yg butuh dana, merengek rengek, informasi sampah, kalah sama anak smp yg creatif mengubah asam pohon u listrik, walau kecil cuma cukup buat led ? ntar klw bisa gabungin keseimbangan keris dgn giroskop kaget , ilmuan itu cerdik n pandai

  78. Komentar dari bang RICKY ELSON ketika di tanya tentang artikel ini : “Udah dijawab sama om CDYT di kolom komen semua.. Yang lainnya , saya hanya melihat opini orang yg males berInovasi.. Aja.. .??. Saya ga ngejelekin Internal Combustiom Engine, wong peradaban kita ditopang oleh itu selama ini, namun saatnya to next Stage, saya bukan pengen bikin Pabrik Kendaraan Listrik, tapi Negri Produsen Ahli kendaraan Listrik.. Hehehehe”
    BTW om CDYT luas juga pengetahuanya, mungkin om CDYT bisa bikin artikel untuk menyanggah artikel ini..

  79. gak heran, setiap ada teknologi baru pasti ada orang goblok sok pinter yg protes, entah belom siap apa emang otaknya tipis, sama kaya konversi minyak tanah ke gas, ada juga orang otak udang yg protes dan ujung2nya nerima juga, gak selamanya lisyrik pake batubara, ada yg namanya plta, dan pltn yg teknologinya sudah berkembang, biarkan orang kaya gini tetap tenggelam dalam kemundurannya gak bakal maju dunia ada manusia purba sok pinter kaya gini

  80. sy spendapat dg penulis. titik kritiknya adalah pada arah kebijakan energi masa depan Indonesia blm ada. br fokus pada yg sdh ada. bos2 senayan jg sptnya gk mau melihat hal ini, shg bs kita cek tdk ada politikus senayan yg bersuara scr konsisten mengenai energi alternatif (paling hy bikin gaduh saja).

    10 th lalu seingat saya byk sekali hasil penelitian mengenai sumber energi, tp tdk berkembang krn tdk ada kepedulian dr rezim terdahulu shg gk ada produsen besar berani ambil langkah gila. Paling kasihan petani jarak di NTT, tdk ada yg menampung hasil panen mrk.

    tapi alternatif dr bahan bakar minyak saat ini mesti ada! pertanyaanya konsumen ya kita2 mau menggunakannya gk? shg walau kecil geraknnya tp tdk mati suri.

  81. SETUJU !!! LEBIH BAIK RESEARCH PENGEMBANGAN BAHAN BAKAR SINTETIS
    Karena dengan pengembangan bahan bakar sintetis maka investasi untuk distribusi tidak ada karena sudah ada.

  82. Tetep bagaimana pun juga motor bahan bakar yg bisa bertahan lama. Tinggal bagaimana kita bisa mengganti bahan bakar fosil yg sekarang kita pakai dg bahan bakar yg bisa di perbaharui dan ramah lingkungan tentunya. Wes ga kroso kopi kandas….. Artikele mantep joz gandos kotos kotos njengat tenan

  83. Mungkin isi pesan dari artikel diatas adalah bertujuan menggali kekayaan Indonesia, optimalkan apa yg Indonesia miliki, cari solusinya sama sama, kembangkan.

    1 suara sulit didengar diantara jutaan penduduk Indonesia.

  84. Oh begitu toh!

    “Lady Bikers” aja pakai motor “Sports”masa kamu ngak?
    Klik link berikut :
    : intip.in/5Xdt: intip.in/rA1T
    : intip.in/qyyF: intip.in/anzo
    Itu saja yang bisa saya share! sebenarnya masih banyak lagi tapi di next link ya masbro! mantap! #Salut! “Lady Bikers”.
    Thanks!

  85. Terimakasih share infonya Mas Iwan.

    Mencerahkan sekali artikelnya. Membuka wawasan baru, memberikan perspektif dan pemahaman baru. Kok bisa ya kita semua baru tahu.

    Ini menjelaskan kenapa di Eropa di beberapa tahun ke depan akan melarang motor berbahan bakar bensin.

    Yang jadi pertanyaan. Kalau memang seperti ini faktanya kok bisa-bisanya ya orang pintar seperti Dhalan Iskan ikut-ikutan mempromosikan mobil listrik. Punya saham di perusahaan baterai/mobil listrik? Entahlah…

    Di acara TopGear dulu pernah diadu mobil BMW yang ber-cc besar berbahan bakar bensin (saja) dengan Toyota Prius yang hibrid (bensin + listrik) ber-CC kecil. Tahu siapa yang hasil konsumsi bensinnya lebih boros? Prius! Mestinya kan BMW..

  86. Saya setuju, mmg benar bahwa kendaraan listrik saat ini bukanlah jawaban tepat atas permasalahan tsb. Ini hanya permainan. Sdh kelihatan dari teknologi dan hasilnya. Dan mereka” yg mengikuti trend ini adalah yg tidak paham benar, atau mmg sekedar utk having fun main “tamiya” besar…

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama