iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro…..sebagai Blogger, IWB seringkali berinteraksi dengan banyak biker dari berbagai kalangan. Baik pelaku, penulis ataupun komunitas. Pada saat kopdar itulah banyak sekali obrolan tentang motor. Termasuk sport 150 hingga 250 cc. Namun dari sekian bahasan IWB cukup tertarik dengan satu opini. Opini yang menganggap bahwa sport 150cc pun seharusnya mengusung mesin DOHC. Lho…apakah penting??…

Dulu pada zaman IWB masih muda (saiki yo muda cak :mrgreen: ), motor sport 150cc hingga 250cc semua masih mengusung model SOHC. Intip saja dari generasi Tiger, GL, Scorpio, Thunder 250 yang menghiasi Blantika roda dua tanah air selama bertahun-tahun. Tidak ada keributan ataupun protes perihal single cam vs dobel cam. Namun zaman terus berganti. Semua bergeser dan biker makin banyak menuntut performa ataupun Speed….

Hingga pada tahun 2007, Yamaha melakukan gebrakan dengan memperkenalkan mesin SOHC empat katup sehingga ledakan tenaga bisa tembus 16 HP. Sebuah spek dan Raihan tenaga mencengangkan untuk engine 150cc mengingat di era tersebut mayoritas motor masih berkutat di angka 13,5 hingga 14 HP. Bahkan angka ini mepet ledakan Tenaga dari mesin 200cc sekalipun yang bermain diangka 16,4 HP (Tiger)…

iklan iwb

Artinya waktu itu power tersebut memang sangat besar dan langsung menjadi idola. Generasi mesin yang diperkenalkan Yamaha sukses melangkahi beberapa produk di tanah air yang pada sejarahnya menguasai market. Waktu terus berjalan dan seiring tuntutan pasar pula akhirnya sport 150cc mulai menggila. Masing-masing pabrikan berupaya menunjukkan kekuatannya dengan meracik dapurpacu yang lebih powerfull…

Puncaknya Honda menggebrak pasar dengan mesin DOHC empat katup yang merupakan mesin dari CBR 150 Thailand. Spesifikasi mesin pun melonjak dari angka kisaran 16 menjadi tembus di atas 17 HP. Sadar  mesin kompetitornya masih mengusung SOHC, diawal kemunculan produk barunya, Honda secara pintar terus mengumbar kelebihan mesin DOHC. Di tiap iklan ataupun komunikasi marketing mereka selalu mendengungkan mesin DOHC. Sebuah strategi cerdas mengingat lawan dekatnya Yamaha masih setia dengan SOHC. Bombardir tentang power dan DOHC seperti menjadi sebuah tantangan buat Yamaha untuk kick balik…

Namun bukannya meracik mesin serupa (DOHC) ditahun 2017, mereka menjawab dengan teknologi baru yakni VVA. Masih mempertahankan mesin SOHC, ledakan tenaga motor terbarunya tembus hingga 19,3 PS.  Ediannn cak. Power ini sontak jauh meninggalkan rivalnya yang mengusung mesin DOHC yang bermain diangka 17 PS. Bahkan klaim tersebut mengungguli Suzuki GSX R150 yang notabene menggunakan mesin DOHC (19,1ps). Artinya spesifikasi di atas kertas mesin SOHC dari Yamaha menjadi raja. Seharusnya tidak ada lagi yang diragukan dengan mesin SOHC. Toh bukti sudah disodorkan…

Namun ternyata tidak semua cak. Masih ada beberapa Bikers yang tetap memberikan opini berbeda. ” Kenceng sih, sayang SOHC...” serunya. Dari sini IWB tertegun. Ada apa dengan SOHC. Kenapa di kelas 150cc  ini sepertinya DOHC vs SOHC masih menjadi bahasan yang sangat dominan dan seolah menjadi penting. Jika iya, artinya kita sudah tidak lagi membicarakan tentang performa mesin. Namun tentang mindset. Kepuasan tersendiri ketika mesin DOHC itulah yang mungkin harus dipertimbangkan Yamaha. Padahal dari sisi teknis dikelas ini SOHC vs DOHC jaraknya sangat tipisssss. Toh Yamaha sudah membuktikan kemampuan mesin SOHC 4 katupnya….

Last….Yamaha membuktikan mesin SOHC bukan masalah jika yang dibahas performa. Toh mereka sudah membuktikan dengan kelahiran new R15VVA ataupun Yamaha Vixion R. Akan tetapi harapan agar Yamaha mengeluarkan mesin DOHC di kelas 150cc ternyata masih besar. Yang parah diantara opini tersebut mereka percaya bahwa Yamaha gagal membuat mesin DOHC 150cc karena meleduk saat tes. Sebuah isu yang cukup kejam Kangbro (kuwi sopo yang buat isu ki). Emange pabrikan Tiongkok cak, ngeracik mesin meledug. Nah….kalau sampeyan sendiri piye pakde. Apakah sport 150cc harus mengusung mesin DOHC?. Pentingkah ??………(iwb)

Follow Iwan Banaran untuk dapat aktivitas terbaru segala tentang motor di Moladin, aplikasi pernak pernik motor

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!