Iwanbanaran.com – Kangbro….pasukan AHRT pekan ini bertolak ke India. Gerry Salim, Rheza Danica serta Irfan Ardiansyah menuju ke Madras untuk mengikuti balap Asia Road Racing Championship putaran kelima. Dan diseri inilah Gerry Salim terbuka kunci gelar ARRC AP250 pekan ini di India !!

Seri Asia Road Racing Championship akan dipentas di Chennai, India, akhir pekan ini, di putaran kelima atau 2 putaran menjelang akhir musim 2017. Di kelas Asia Production 250cc, Gerry Salim berpeluang besar menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara. Gerry akan didampingi oleh Rheza Danica, sementara Awhin Sanjaya kembali absen balapan karena masih cedera….

Di kelas SuperSports 600cc, Irfan Ardiansyah kembali mengaspal setelah tiga bulan memendam hasrat untuk balapan lagi. Gerry Salim, memimpin kelas AP250 dengan 60 poin, akan menjadi juara umum pada hari Sabtu (usai race pertama) jika….

– Gerry finis pertama, Anupab Sarmoon finis keenam atau lebih rendah dan Takehiro Yamamoto berada di posisi kelima atau lebih rendah.
– Gerry finis kedua, Anupab Sarmoon finish kesebelas atau lebih rendah, Takehiro Yamamoto berada di posisi kesembilan atau lebih rendah, Rheza Danica tidak meraih podium dan Tomoyoshi Koyama finis ketiga atau lebih rendah.
– Gerry finis ketiga, Anupab Sarmoon finis kelima belas atau lebih rendah, Takehiro Yamamoto berada di urutan ke-13 atau lebih rendah, Rheza Danica finis kelima atau lebih rendah dan Tomoyoshi Koyama finis di podium.

Jika berhasil meraih gelar, Gerry Salim akan menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil menjadi juara umum plus bonus untuk meraih prestasi ini menggunakan motor yang diproduksi di Indonesia: Honda CBR250RR. Jika Gerry juara pertama di dua race di India, Gerry akan menyamai rekor juara Apiwath Wongthananon dalam satu musim, yang juara pertama sebanyak 9 kali….

” Seri India kali ini menjadi tantangan yang berbeda buat saya. Kita akan berjuang meraih poin yang sangat menentukan di kejuaraan ini, di sirkuit yang baru bagi peserta AP250 ARRC. Saya pernah sekali balap di sirkuit ini beberapa waktu silam saat turun di kelas Asia Dream Cup. Setidaknya cukup mengenal karakteristik sirkuitnya termasuk beberapa spot khas di lintasannya…

Semoga saya bisa berkontribusi positif dalam memberikan masukan pada team sehingga bisa mempersiapkan setting Honda CBR250RR sebaik mungkin di seri ini. Saya akan berusaha semampu saya untuk bisa mempertahankan hasil positif sejak awal seri di ajang ARRC 2017. Mohon dukungan dan doa agar kejayaan Indonesia di kelas bergengsi ini terus berlanjut..” seru Gerry….

” Rheza Danica…..”

Selain Gerry, Rheza Danica juga bertekad merebut podium di kelas ini, Rheza sudah mengukir 3 podium. Awhin Sanjaya akan absen di putaran ini karena masih menjalani masa pemulihan akibat cedera pada tulang tibia saat latihan bulan lalu. Sementara di kelas SS600, Irfan Ardiansyah kembali balapan dengan CBR600RR…

Setelah absen tiga bulan karena cedera pada tibia dan fibula kaki kirinya pada 2 Juni lalu. Irfan akan berjuang keras mendapatkan kembali feelingnya di atas motor dan menguji staminanya setelah lama absen balapan….

Last….ARRC kembali dihelat di Madras Motor Race Track akhir pekan ini setelah absen tiga tahun. Terakhir dipentas di Madras pada tahun 2013, saat AP250 belum ada. Kelas AP250 akan digelar pada hari Sabtu dan Minggu pukul 12.05, sedangkan di kelas SS600 pada hari Sabtu dan Minggu pukul 13:05 waktu setempat. Gooo merah putihhh ! (iwb)

Follow Iwanbanaran di Moladin klik disini

Advertisements

27 COMMENTS

  1. Dukung pembalap Indonesia. Go Gerry!

    Sayang untuk tunggannya sales report agustus kamaren Cuma 106 unit dan belum kipas kipas dollar

    • apakah ngaruh dengan penjualan cuman 106 unit. yg jadi pertanyaan itu bodohnya orng yg beli R25 padahal kualitas sampah dan lemot

  2. balapaan kok yg di depan itu itu saja..blpn dagelan regulasi berat sebelah..gk berimbang…juara gk kondang.

    mn ada tooh di blhn dunia lain?? blpn spek kaki kaki beda??

    kalah kompettf dg wss300 yg ddpn bisa gonta gnti pimpinan….

    • artinya motor sesembahan mu runtah 25 motor kualitas sampah walaupun udah full oprek, makanya kalah mulu,suruh ngabidin bikin motor yg keren dan kencengan dikit biar gk kalah mulu.

    • Percuma congor berbusa kalo intinya lu tetep aja ngetek thai….

      Bukan ngetek jebolan sunday race…?

    • mn ada tooh di blhn dunia lain?? blpn spek kaki kaki beda??
      .
      Noh wsbk, ducati sama mv agusta kaki blakang pincang, pake mono arm, apa mereka ada yg protes? dan ducati ttp kompetitif, congor lo itu yg dagelan, yg buat peraturan jauh lbih pinter dr pada elu yg cuman pinter koar2 moo
      Buset ni orang bner2 urat malunya udh putus

  3. Mudah mudahan sesama pembalap indonesia saling mendukung,jangan jadi pengkianat karena merk motor,berilah selamat kalau pembalap senegaramu naik podium,soalnya ini tdk terjadi pada para pembalap indonesia,mereka masih ego dengan merk motor masing masing

    • Ya bisa dilihat pimpinan divisi balap masing masing pabrikan..yg AI orangnya ramah kalah menang biasa..lebih memikirkan mentalitas pembalap sendiri drpd ngomentarin pembalap sebelah apalagi motor sebelah(ap250 thailand race 2)..kalo yg sebelah yg pake San itu sukanya berlebihan kalo menang,kalo kalah nyinyir..apalagi suka baperan..otomatis keduanya dianut oleh pembalap masing..jadinya yg satu menghargai yg satu y gitu deh..

Comments are closed.