” Pada puncaknya dikisaran lap 7 Galang diovertake Ali Adrian sehingga melorot ke posisi 20-an. Keputusanpun dibuat pada lap 8, Galang terpaksa masuk PIT”

Iwanbanaran.com – Kangbro…sebagai penonton tidak banyak yang tahu kesulitan pembalap dilapangan. Makanya ketika Galang Hendra yang berlaga diajang balap ke-7 gelaran World Super Sport 300 atau WSSP300 di Portimao, Portugal (17 September) terus mundur, banyak yang kecewa. Padahal kesalahan bukan pada Galang. Namun ada kendala lain yang membuat rider Yamaha asal Yogyakarta ini harus masuk pit pada lap 8. Yamaha beberkan sebab kegagalan Galang Hendra lanjutkan race di WSSP300….

Sekilas perjalanan race, pada saat start, Galang melakukan tugasnya dengan sangat baik. Start dari posisi 10, doi melesat dan nyodok diposisi keenam. Tapi performa ini makin menurun dan lap time diluar wajar. Galang sendiri masih berusaha keras untuk melanjutkan race. Namun apa daya….kendala elektronik membuat doi tidak mampu mempertahankan kecepatan…

Bahkan pada puncaknya dikisaran lap 7 doi diovertake Ali Adrian sehingga melorot ke posisi 20-an. Keputusanpun dibuat pada lap 8, Galang terpaksa masuk PIT. Emange opo masalahnya?. RPM tidak stabil cak. Dan infonya terus berulang setiap lapnya sehingga Galang kesulitan menjaga gas saat keluar tikungan. Tiada jalan lain pada lap ke-9 diputuskan untuk masuk pit & tidak melanjutkan balapan demi alasan safety. Konfirmasi ini juga dilayangkan manajer Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang ikut mendampingi Galang Hendra Wahyu Rusmayadi…..

iklan iwb

Saat setting-lap, kondisi motor dalam keadaan normal. Setelah lap pertama, Galang berada di posisi ke-9, tetapi mulai lap berikutnya ada kendala elektronik dan mengharuskan Galang masuk pit. Untuk sementara ini motor masih dalam pemeriksaan tim engineer untuk kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan data 2D..” seru Wahyu. Jiann sayang tenan pakde. Padahal kita berharap Galang setidaknya bisa masuk top ten….

Saat start, saya langsung masuk ke dalam top group dan yakin bisa fight. Tetapi ada masalah elektonik yang mengakibatkannya tidak bisa melanjutkan balapan. Saya tetap senang bisa mengikuti kejuaraan ini. Terima kasih kepada Yamaha Indonesia, Motoxracing, Yamaha Europe dan seluruh fans yang telah memberikan dukungan kepada saya, “ujar Galang Hendra Pratama yang bergabung di tim Motoxracing dengan pacuan YZF-R3….

Last…..pengalaman Galang terjun diajang balap kelas dunia tentu akan menjadi momentum penting agar kedepan pembalap merah putih bisa kembali menunjukkan taringnya. Mungkin diawal kurang mulus, tapi kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Buat Galang dan blue team, jangan pernah menyerah dan terus fight agar merah putih kedepan bisa berkibar diajang WSSP300. Semangat !! (YRI PR edited iwb)

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

49 COMMENTS

  1. secara yameha walau pahit di buka ke publik …pabrik sebelah di tutup rapet bahkan kadang biar mkin rapet di taburi rapet wangi….ekekekekk

  2. Balapan WSS300 ini perjenjanganya bagus bisa Naik kelas wss600 kemudian wsbk. Semoga galang bisa full race di wss300 tahun depan.

    Ya dari pada cuma muter2 balapan ARRC dan CEV turun Naik kelas tapi ngak tau kapan bisa berkiprah di balapan dunia macam WSBK dan MotoGP (moto3, moto2 , motogp)

  3. Kalo dugaan saya malah gear pompa olinya kang. Mentang2 pnp sama gear blender&mixer miiyako main pasang aja.

  4. Error sendiri kok dibeberin….
    Gak tahu malu yaa…
    Kek pensboinya gak pakai malu, komen sampe kata2 kotor kasar

  5. R3 berbeda dgn mesin² yamaha pada umumnya.
    R3 kode part crankshaftnya sama persis dgn R25, artinya R3 boreup dari R25 atau R3 crankshaftnya lbh ringan/sengaja diperingan untuk ukuran mesin 321cc.
    Crankshaft yg ringan, piston+valve+tb lbh besar, serta lebar durasi overlap camshaft mempengaruhi kitiran mesin lbh cepat serta “memungkinkan” rpm lbh tinggi. Makanya R3 diharapkan bisa mendominasi balapan WSSP300.

    Analisa mengapa R3 galang hendra kurang kompetitif.
    1, belum menggunakan double valve spring bisa ngempos & resiko valve floating di rpm tinggi >14rb rpm.
    2, Durasi camshaft, settingan durasi overlap terlalu lebar bikin mesin overheat.
    Panjang Header knalpot mempengaruhi torsi.
    3, Timming pengapian+jenis BBM+suhu mesin harus pas biar ngak ngempos.

  6. Ditengah balapan di recall
    Kebiasaan sih ricol ploduks
    Suruh pulang sebelum njebluks

    Wkwjwjwk

    Ganti pk meong saja, penting finish

  7. Ngeper dioverlap wong wedok,mendeng ngumpet neng pitstop,kalau potensi dan mentalnya diatas rata rata dia akan menyelesaikan balapan,kayak motor prototip ae

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama