iklan iwb
iklan iwb

” Mantan rekan Valentino Rossi Jorge Lorenzo percaya bahwa doi tahu kunci pembalap Italia ini tetap fit serta kompetitif”

Iwanbanaran.com – Kangro…. Rossi adalah salah satu pembalap MotoGP tertua yang masih mampu mempertahankan level performanya dengan sangat baik di balapan kelas Premier. Dengan usia mencapai 38 tahun dan sudah mendekati 39 tahun jelas performanya menjadi perhatian seluruh pengamat MotoGP termasuk pembalap. Jorge Lorenzo yang sempat menjadi rekan satu tim Yamaha pun angkat suara tentang rahasia Valentino Rossi Kenapa pada usia yang termasuk tidak lagi muda Rossi masih mampu bersaing dengan pembalap jauh di bawahnya. Waahh…menarik ki cak…

Valentino Rossi saat ini tertahan dengan cedera yang membuatnya harus istirahat selama dua balapan yakni di Misano serta Aragon. Sebelumnya posisi Valentino berada klasemen 4 Rider terbaik dengan gap poin sangat tipis. Artinya Rossi masih bisa bersaing dengan generasi yang jauh lebih muda seperti Maverick Vinales (22 tahun), Marc Marquez (24 tahun) ataupun Andrea Dovizioso (31 tahun). Terus kuncine opo ??…

Mantan rekan Valentino Rossi Jorge Lorenzo percaya bahwa doi tahu kunci pembalap Italia ini tetap fit serta kompetitif. Di luar skill atau bakat alami yang dimiliki Rossi, Jorge Lorenzo yakin postur tubuh membuat rivalnya tersebut tetap pada kondisi Prima. Yup….fisiknya cak. Menurut Lorenzo…. tubuh Rossi yang Jangkung memberikan keuntungan tersendiri….

iklan iwb

Keuntungan Valentino Rossi dia sangat tinggi dan lengan serta jarinya cukup panjang. Hal itu banyak membantunya walaupun mungkin dia bukan pembalap yang paling fit saat ini. Badannya yang panjang membuatnya mudah untuk menggerakkan motor. Inilah yang membuatnya tidak terlalu lelah. Kondisi ini beda ketika kamu memiliki tubuh yang lebih kecil ataupun lengan lebih pendek….

” Kamu akan merasakan kesulitan lebih untuk mengendalikan motor. Jadi ini lebih kepada otot dan memang menjadi keuntungan buatnya. Selain itu motor Yamaha juga memberikan keuntungan tambahan di mana karakter motor halus serta mudah dikendarai. Ini juga membantunya dan tentu saja suatu Raihan luar biasa dia bisa mempertahankan levelnya pada umur yang tidak lagi muda, diluar motivasi pastinya..” tutup Lorenzo via GPone…

” Jorge Lorenzo vs Valentino Rossi Motegi 2012….”

Namun apa yang dituturkan Lorenzo tidak sepenuhnya sejalan dengan lapangan. Valentino Rossi sendiri pernah mengeluhkan badannya yang terlalu jangkung membuat Top Speed motor tidak sebaik dibandingkan dengan pembalap yang memiliki tubuh mungil. Sulit untuk sepenuhnya “tucking” ditanki. Itulah kenapa rata-rata Valentino Rossi tidak pernah mampu menempati fastest top speed pada pagelaran Motogp kangbro. Bahkan dengan motor yang sama seringkali Lorenzo mengalahkan Rossi soal top speed….

Last….yang unik disejarah MotoGP, pembalap yang memiliki performa brilian justru rata-rata memiliki tubuh tidak terlalu tinggi. Intip saja Giacomo Agustini, Mick doohan, Casey Stoner, Marc Marquez, Loris Capirossi, almarhum Nicky Hayden bahkan Lorenzo sendiri. Nyaris semuanya memiliki tubuh dengan rentang tinggi 170 hingga 173 cm. Praktis hanya Valentino Rossi yang masuk jajaran pembalap top dengan tinggi badan mencapai 183 cm. Artinya analisa Lorenzo bisa jadi tidak mutlak sebab tubuh Jangkung juga memberikan efek negatif tambahan jika tidak dikelola dengan baik. Piye menurut sampeyan cak, setuju dengan Lorenzo?….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!