iklan iwb
” Spyshot Yamaha Vixion gen 2…”

Iwanbanaran.com – Kangbro….IWB seringkali tersenyum melihat adu debat para fansboy. Cucuk-cucukan, sampluk-samplukan, gepuk-gepukan, kaplok-kaplokan…jejek-jejekan…. tendang-tendangan seperti tiada akhir. Namun beda dengan Suzuki ataupun Kawasaki yang cenderung lebih kalem, Fansboy Yamaha (FBY) vs Honda (FBH) cenderung liar. Kuwi cak…bosone jiann ngeri tenan. Padahal kalau kita merenung secara mendalam, keduanya saling membutuhkan. Dan suka atau tidak…..kita memang harus berterima kasih kepada Yamaha untuk sesuatu hal. Lhoooo…koq iso??…

IWB masih ingat di awal tahun 1999-an bagaimana stagnannya inovasi dari para pabrikan. Masa transisi dari mesin 2 tak ke 4 tak memang cukup berat. Khususnya bagi Yamaha ataupun Suzuki yang saat itu mencoba peruntungan dengan mengeluarkan beberapa motor 4 tak termasuk generasi Shogun serta Crypton….

Di era itu, pasar 4 tak memang dikuasai oleh Honda yang sejak pertama konsisten memasarkan mesin 4 tak di dunia. Memiliki pasar sendiri, eksistensi Honda nyaris tidak tersentuh oleh Yamaha ataupun Suzuki. Sedang Kawasaki mereka berusaha menggebrak pasar lewat motor bebek Kaze-R yang ternyata juga lumayan kesulitan di pasar. Ketika itu mereka lebih sukses memasarkan Ninja 150 series….

iklan iwb

Kondisi market ini membuat pabrikan seperti tidak ada inovasi. Status Honda yang tidak memiliki lawan langsung tak tersentuh oleh siapapun. Jadi jangan heran jika Honda Tiger menjadi motorsport 4 tak terfavorit. Dan memang dalam pandangan IWB desain yang paling cakep dari Honda waktu itu hanya Tiger. Sementara generasi GL Pro digantikan Megapro yang secara desain malah bisa IWB katakan kehilangan karakter sportynya. Lek boso gampange….bapak-bapak style. Embohhh….rek, iki desain paling susah pokoke. Didelok ko ngarep, samping lan mburi ora ono mbois-mboise blas….

” Honda Megapro IWB lansiran 2002……desain standar tapi mesin awettt puoll “

IWB wae waktu itu sampai bingung mau menjatuhkan pilihan. Maklum di tahun 2002 tidak banyak opsi yang bisa kita pilih sebab rata-rata motorsport yang menggunakan mesin 4 tak didominasi oleh Honda. Artinya kita memang tidak ada pilihan lain jika tetap ingin meminang mesin 4 tak Motor laki dengan harga terjangkau. Kendati desain kurang sesuai selera, mau nggak mau tetap kita boyong. Untungnya rekam jejak Honda untuk masalah engine tidak perlu diragukan. Dari pengalaman IWB, rata-rata mesin mereka tetep bandel walau sudah termakan usia. Jadi….walau bentuknya wagu, motor tetap IWB boyong…..

Waktu terus berjalan. Yamaha yang waktu itu dipegang oleh PT YMKI sangat agresif. Beberapa gebrakan mereka terlihat nyata seperti lahirnya Majesty ataupun Nouvo. Di saat lainnya anteng dengan posisinya dan terkesan cenderung mencari aman karena pasar sudah terbentuk….Yamaha seperti bergerilya. Mereka mencari market lain yang belum terjamah. Test and error skutik pun terjadi cak. Seperti Majesty ataupun Nouvo adalah beberapa contoh produk Yamaha yang bisa dibilang gagal mencuri perhatian Bikers…

Herannya mereka tidak pernah kendor. Usaha pun mulai membuahkan hasil ketika mereka melahirkan skutik mungil dengan label Mio di kisaran tahun 2003. Motor ini booming dengan positioning sebagai tunggangan lady Bikers. Honda yang waktu itu memegang market terbesar moped masih terlihat santai tidak menunjukkan reaksi. Akan tetapi dari waktu ke waktu Market Share skutik Yamaha ini makin meluas…..

Serangan skutik belum selesai, pada tahun 2007 serangan keduapun muncul. Yamaha secara mengejutkan merilis motorsport yang melompat dari tren pasar waktu itu yang rata-rata mengusung mesin SOHC 2 katup dengan sasis pola berlian. Diberi nama Vixion (sebelumnya tersiar kabar Viper), mesin yang digendong SOHC 4 katup, water cooled dengan sasis deltabox. Semuanya terperangah. Market Share sport 150cc pun dedel duwel. Pangsa pasar sport Honda langsung digerogoti dengan sangat serius. Beberapa kali Honda melakukan revisi atau Facelift terhadap Megapro namun tidak memberikan Efek signifikan….

” Generasi pertama CB150R K15A….”

Market Share Yamaha terus naik dan pada puncaknya pabrikan garputala sempat menembus nyaris 50% pangsa pasar nasional. Kompetisi yang makin panas membuat Honda merubah strategi. Sebagai pabrikan besar akhirnya tim dirombak. Squad baru dibentuk untuk melakukan gebrakan. Survei riset dan development pengembangan produk baru diintensifkan. Seperti apa keinginan para Bikers tanah air dan seperti apa produk yang akan dipasang untuk menggempur Vixion-pun diracik. Kata kuncinya adalah…mesin harus lebih superior dengan sasis berbeda…..

Akhirnya gebrakan awal mereka di kelas 150cc yang sempat IWB bocorkan dengan label sasis tralis lahir. Mengusung kode produksi K15A, Honda sukses merilis CB150R generasi pertama ditahun 2012. Mengusung mesin dari CBR 150R Thailand yakni DOHC 4 katup…. ikhtiar pertama belum membuahkan hasil. Kenapa ?. Sebab ketika mereka merilis generasi yang disinyalir menggunakan basis pengembangan dari Old vixion, justru Yamaha sudah melangkah dengan New Vixion….

” Yamaha rilis new Vixion…”

Disaat Honda merilis CB150R, Yamaha merilis new Vixion dengan body lebih gahar, ban besar dan segudang perombakan total. Saat itu Yamaha mampu menangkis tekanan Honda dengan CB150Rnya (K15A). Kompetisi yang cukup alot membuat Honda terus terpacu. Tidak banyak yang tahu ketika generasi K15A lahir pada saat itu Honda sudah melakukan pengembangan secara paralel dengan label K15G……

Selang 3 tahun setelah itu atau tepatnya 2015….PT Astra Honda Motor melahirkan sebuah produk mengejutkan. K15G adalah generasi CB150R kedua yang bisa dibilang sebagai “the best design” karena dari desain nyaris tanpa cela. Diintip dari manapun enak cak. Perombakan besar-besaran dengan tetap mengusung fitur yang lebih Advance membuat Yamaha saat itu sedikit tertinggal. Disini Yamaha merespon namun kurang cepat….

” Honda CBR150R K45G vs K45A…”

Proses riset dan development terkesan sedikit lambat dibandingkan dengan sebelumnya. Kondisi ini terbalik dengan Honda yang terlihat agresif serta terus secara konsisten mengeluarkan produk-produk revolusioner. Intip saja lahirnya CBR150R generasi K45G yang juga di luar dugaan. Disaat R15 V2 stagnan tidak disentuh, Honda sudah mengeluarkan dua kali facelift yakni K45A dan K45G. Dan dilalah desainnya ganteng cak. Sementara Yamaha ketika itu hanya melahirkan New Vixion Advance alias versi minor change pada bagian lampu…

Butuh cukup lama bagi mereka untuk melahirkan All New Vixion yang menggunakan mesin VVA. Honda juga tidak terbendung di kelas matic entry yang diisi oleh Beat. Terasa berdarah-darah, kembali Yamaha mencari jalan lain lewat hadirnya Maxi Scooter. Sebuah segmen yang sudah diiisi Honda namun tidak dikelola serius dengan PCX-nya. Yamaha?. Sukses cak. Alhasil Hondapun disinyalir tergelitik untuk terjun ke sana. Bukan hanya PCX CBU, akan tetapi generasi yang nantinya akan dipasang secara head-to-head untuk memukul eksistensi Maxi scooter Yamaha NMax 150…..

” Test Sentul Yamaha NMax 150 saat pertama kali rilis….”

Dari sedikit cerita diatas bisa disimpulkan bahwa mapping atau Jalan alur cerita strategi kedua Rival tersebut sebenarnya sudah bisa dibaca. Kebanyakan Yamaha membuka Pasar baru….setelah itu Honda akan datang dengan segala kelebihan ditawarkan. Revisi dari berbagai fitur serta kekuatan dari produk untuk mengkoreksi kelemahan produk Rival sebelumnya ampuh menyingkirkan lawannya. Mungkin tidak semuanya Honda nyemplung setelah Yamaha membuka jalan…

Contohnya di kelas skutik retro di mana Hondalah yang memulai dengan hadirnya Scoopy. Yamaha pun coba mengikuti kesuksesan Honda lewat Fino. Walau usaha tersebut belum mampu menggeser dominasi Scoopy yang nyaris tidak tersentuh. Apapun itu, kompetisi antara keduanya memang membuat market roda dua tanah air cukup berwarna. Rivalitas abadi baik di market tanah air ataupun di ajang balap MotoGP sekalipun, keduanya seperti musuh bebuyutan. Termasuk fansboy-nya…

Namun harus kita akui, gebrakan Yamaha yang cukup agresif dengan menurunkan produk dan inovasi baru membuat Honda tidak bisa duduk santai. IWB sendiri memiliki keyakinan, seandainya Yamaha tidak menggedor pasar dan membuat Market Share Honda digerogoti secara serius di tahun 2007….mungkin arah dari persaingan roda dua tidak seperti sekarang. Produk disinyalir tidak jor-joran dan mungkin diracik ala kadarnya. Yakinlah cak, inovasi tidak mungkin lahir tanpa ada kompetisi…

” Yamaha R25 prototype……(Tokyo Motorshow 2013)”

Jadi suka atau tidak…..kita memang harus berterima kasih kepada Yamaha. Sebab tanpa mereka, sepertinya mustahil bisa membangunkan “macan” tidur seperti Honda. Ketika tekanan itu datang dengan serius, sudah pasti pemegang kekuasaan tertinggi tidak akan rela dan berusaha merebut kembali hingga titik darah penghabisan. Mungkin jangan pernah berharap Yamaha akan kembali pada posisi sebelumnya di mana Market Share menguasai 50% nasional. Kenapa?…

Selain kekuatan produksi, secara resources Yamaha bukan lawan dari grup Astra. Apalagi dari pengamatan IWB, PT AHM sekarang sudah berubah total. Mereka bukan lagi Honda yang dulu. Namun mereka sudah menjelma sebagai sosok berbeda…cerdas, lincah dan gesit seperti halnya Yamaha diera lawas. Mereka seperti enggan lengah dan kecolongan oleh lawan….

Disisi lain Yamaha saat ini sepertinya masih berusaha mendapatkan identitas aslinya. Proses “tuning” dan sinkronisasi yang seharusnya jangan terlalu lama sebab tiap detik waktu akan berpengaruh besar terhadap market share yang mereka bangun. Tapi sekalinya frekwensinya klop?. Honda seharusnya tidak menyepelekan sepak terjang Yamaha. Dan tanpa Yamaha pula, kemungkinan eksistensi para FBH pun juga tidak akan sesolid sekarang. Mangkane wisss…..wawuh kono berdua. Berpelukan kayak teletubies ngono lho. Piye-piye o sampeyan ki saling membutuhkan lho. Ibarat ABG, ?benci tapi rindu cak. Cie-cie :mrgreen: ……(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

219 COMMENTS

    • Harus berterimakasih dengan yamaha dan lainnya juga krn kompetisi menjadikan produk yg ditawarkan mjd semakin advance dg harga yg masuk akal, namun jangan terjadi KARTEL

    • Honda udah bikin DOHC overbore sama near square…Yamaha bikin sohc aja masih ngebul…giliran bisa rikol…dan nyatanya fby keree GA bisa beli…

    • Untuk durability Honda …kalo Yamaha baru setahun aja udah berisik mesinnya liat aja dijalan Vega ZR,Mio j…udah PD ngebul mesinnya Yamaha yg bagus cuma RX-King sama njmx yg lain bosok

    • Intinya yamaha bukan motor buat konsumen pekok. First mover for inovation hanya untuk konsumen open minded.
      ???
      Yamaha ora awet? Kalah awet dan irit dari Honda? Jarene sopo? Jarene tukang kibul sama wong pekok doang… Semua produk ada plus minus termasuk Honda. Hanya golongan pekok tulen yang nggak mau mengakui.

    • gue bayangin ga ada kompetisi, mungkin 2017 di indonesia honda masih jualan Grand, GL Series…salam satu aspal.. semoga Indonesia bisa melahirkan motor pabrikan lokal yang berkualitas, dan berkuasa di negeri sendiri..

    • IYA BENAR KITA HARUS BETERIMA KASIH SAMA YAMAHA.
      TERIMA KASIH SUDAH KONSISTEN SEBAGAI PABRIKAN YANG SUKSES MERUSAK IMAGE DESAIN PRODUK ANDALANYA SENDIRI SETELAH 1-2 PERIODE (EX: SCORPIO, BYSON, VIXION)
      #SALAM SELERA INDIA
      #SALAM HEADLAMP CULUN
      #SALAM VAMPIR OLI
      #SALAM MODIF SPBU
      DARI SAYA PENGGUNA NVL

      *MAAF CAPSLOCK JEBOL

    • Yamaha Pilih Jalur Sendiri Daripada Ikuti Sang Penguasa Pasar.

      Jika kita amati beberapa tahun terakhir ini, Yamaha Motor Indonesia lebih memilih jalur lain daripada bertarung dengan sang penguasa pasar, yaitu Honda Motor Indonesia. Apakah ini strategi pasar agar Yamaha dan Honda tidak saling berbenturan dalam penjualan motor, sedangkan kita tahu Honda Motor dan Yamaha Motor di Indonesia sama – sama satu atap dibawah perusahaan Astra.
      Saat ini pihak Yamaha Motor Indonesia lebih fokus menjual motor skuter matic berbodi besar, dan Yamaha telah menghentikan produksi mesin skuter matic dikelas 110cc-nya. Yamaha lebih memilih menjual Yamaha Mio M3 yang mempunyai mesin dengan kapasitas 125cc yang mau tidak mau menekan harga menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan motor bermesin 110cc. Apakah usaha memecah pasar ini juga berkaitan dengan vonis KPPU tentang penetapan harga bersama atau biasa disebut kartel antara Yamaha dan Honda.

      Saya juga agak bingung dengan strategi Yamaha Motor Indonesia yang tetap mempertahankan mesin SOHC pada All New YZF-155-R15 maupun All New V-ixion R. Padahal saya rasa, Yamaha sangat mampu membuat mesin DOHC sekelas Suzuki GSX-R150 bahkan lebih. Yamaha malah lebih memilih mempercantik tampilan All New YZF155-R15 dengan Shockbreaker depan USD dan menambahkan VVA sebagai alat cerdik agar konsumsi bahan bakar irit saat putaran mesin rendah dan mesin bertenaga pada putaran tinggi. Apakah Yamaha lebih memilih fokus menjual All New V-ixion R jika dibandingkan All New YZF155-R15.
      Apakah pilihan Yamaha membuat jalur sendiri ini juga strategi kedua pabrikan agar konsumen mempunyai banyak pilihan motor dengan mesin berbeda, agar tidak terjadi pertarungan antar 2 bersaudara lagi seperti beberapa tahun terakhir ini. Apakah mereka melakukan team order seperti pada tim balap, sehingga harus ada yang mengalah untuk memberikan kesempatan pada anggota tim lainnya untuk mendominasi. Hanya mereka berdua yang tahu…… :mrgreen:

      Mudah-mudahan comen text di atas tidak hilang di telan bumi.
      Sekian dan terima kasih. :mrgreen:
      Sumber: Zona Motor.

    • Padahal motor2 kecil produksi lokal itu desain kiblatnya ngambil dari moge2 yg diproduksi pabrikan pusatnya masing2 loh, tp kenapa nvl dulu malah berkiblat ke cb1000 yak. Btw kenapa kita harus berterima kasih ke y atau h nyatanya kita belum dapat transfer of technology dan belum bisa bikin motor sendiri. Mau bikin mobil listrik aja gagal emang siapa dalangnya, pengusa otomotif nasional kah?

    • Yamaha yg sekarang malah aneh
      Facelift bukannya tambah bagus malah tambah ancur
      lihat Scorpio, Byson, Vixion, dll
      bener2 selera indihee
      Nehi nehi aca aca.

    • Jgn lupa, pemilik cbr250rr juga harus berterimakasih sama kawasaki, raja jalanan itu ga bakalan lahir tanpa adanya ninja250.

    • @gsx-r150 100%. DOHC FBI,
      Yamaha Indonesia lgsg branch dr Yamaha jepang n bukan Astra group. Sama kek suzuki yg lgsg pengawasan dr jepang. Klo Honda Indonesia ya AHM hasil join venture antara Astra group + Honda Motor company Japan.

    • @somplak
      sembarangan cocotmu, mio j ane 2012 masih awet alus mesin body kelistrikan sampe sekarang gak ada minusnya.. km udah 35 rb an.. tergantung yg ngerawatnya lah.. makanya punya dulu baru komen, jangan “jarene” wae.. vekok men..

    • Prediksi : next setelah pcx lawan nmax mungkin yamaha menelurkan motor trail ramah kantong yang mungkin belum ada lawannya saat ini. Yg sekarang masih di isi klx yang mahal itu

    • Klo dulu, org mikirnya irit n kencang. Vega lama emg keren sih, kan bodynya turunannya fizr…tp pernah nyoba 60 dah teriak2. Beda sm supra x 100 cc, 60 jg…tp gigi 2, boncengan. Nah ketika honda ngeluarin kharisma, baru deh,,, kelas 110 mulai bergerak dgn stylenya. Vega klo sekarang kuat bgt sampe 85 90 kmpj, lewat itu kayak kentut. Klo revo fi, lebih kuat lg…tp coba klo belok, mungkin vega gak ngerem tuh. Kyk supra 125 lama vs supra helm in, top speed kuat yg lama, tp klo belok supra helm in lebih oke(bahkan stangnya lebih nekuk drpd supra fi yg baru). Tp supra helm in tu motor geblek2 gimana gt, gigi 1 nya pendek, kalah sama z1 yg jelas cc d bawahnya, malah lebih mirip ke vega.
      Z1 vs revo fi mah sbnrnya jelas, bagasi, kenyamanan buat kencang, harga. Ketiga2ny revo fi menang.
      Udh bener mah yamaha hapus mx ganti mxking. Yo isin lah 135cc msh dbandingin sm 125cc, harus naik level.
      Yamaha kuat klo dah maen fitur. Nyatanya maxi skutiknya laku.

    • Yang penting bukan Jok triplek bak batu gunung… ?
      Itulah rasa…ga bisa dibohongin…beda irit seberapa sih….jargon jman baheula msh aja percaya… Ngga sekalian mkin panas makin oke…. Tar bahan bakar nya dicampur ama karbitt….biar cpt panass
      ..

    • Nyang penting anti fitur celeng bruak system, celeng autosound system(nguoroxx), celeng auto steer system(diajak belok malah lempeng), dan celeng bone feel (jok atos’e jiaan koyok watu)

    • Wkwkwkwk jelas terlihat kan…..org ngomongim selera pribadi sendiri2 aja dikritik sampai sana sini…..jelas kelihatan kualitas Fans Boy mana yg suka sarkas…..suka BC…

  1. yamaha …. ibarat pasukan elite kecil sporadis tapi memilliki daya dobrak,,,,tapi sayang pasukan kecil ya kendala finansial jadi penentu..( isih koleksi L2G 1977)

    • saya datang ke warung ini untuk baca artikel and stay untuk baca commentnya hehehe . kalo di blog lain paling baca artikel langsung close jendelanya. cuman disini yang fansboynya ga ketulungan warasnya wkwkwkwk

  2. Honda g belajar dari kesalahan, padahal dulu pas awal awal pcx cbu udah greget kenapa ga produksi motornya aja di indonesia. Liat tabloid otomotif katanya ahm ga produksi pcx karena market nya belum pas, eh nmax muncul gempar langsung. Karyawan honda aja banyak yg pake nmax hehe. Padahal dulu honda jagonya inovasi. Awas market Tiger di colong juga, vario juga harus segera disegarkan itu aerox udah mulai menjamur

    • santai bro, PCX lokal keluar NMAX dijamin kalah telak!
      kenapa?
      terkadang yamaha itu sangat sulit mendengarkan, yamaha tidak segera memperbaiki keluhan nmax dimana shockbreaker belakang yang keras! padahal itu akan menjadi benchmark yang sangat melekat di hati masyarakat bahwa NMAX itu TIDAK NYAMAN karena ATOS. itu akan menjadi sasaran tembak yang sangat tepat dan pasti tepat sasaran yang digunakan AHM untuk membuat NMAX jatuh!
      saya tahu strategi Yamaha, dia bakal keluarin NMAX dengan banyak fitur ketika PCX lokal keluar. tapi benchmark NMAX ATOS sudah menempel.
      kritik buat petinggi yamaha, kalo tidak ingin NMAX jatuh segera update shockbreaker. mungkin serangan balasan ketika PCX lokal keluar sedikit mempertahankan sinnggahsana NMAX tapi itu tidak akan lama. belajarlah dari vixion dan MIo. dan kenali lawanmu, memang sangat sulit melawan HONDA karena mindset masyarakat sudah melekat kalo motor itu HONDA, Sport itu NINJA. tapi sekarang YAMAHA sudah membangun mindset maxi scooter itu NMAX, sayang yang harusnya nyaman tapi ternoda karena ATOS.

    • @Juragan jamban

      Ndias mbokmu jamuran.. Aerox gak main gudang cung, variem lebih laris karna produksinya lebih banyak & cepat dibanding aerox. Coba loe maen ke dealer kalo punya duit, loe modal ktp juga bisa bawa pulang tuh variem, beda jauh sama aerox yang kebanyakan harus inden. Oh ye satu lagi, aerox sama variem bagaikan ikan hiu sama ikan sapu-sapu..

      Ngoahahahah.. ??

    • Diakui atau tidak, sebetulnya posisi Vario 150 dah kalah dan kegeser Aerox 155, tapi FBH dengan kelucuannya bandingin Penjualan Aerox 155 sama Vario 110 + 125 + 150. ???

    • Itu lah FBh bro bandingin penjualan aerox 155 dewek an…. Vario keroyok an 110, 125,150 … Yg sehat ngalah aja biarkan Fbh senang???

  3. Berita ne apik lek,,, artikel kyo ngeneki sng favorit,,,, di tunggu sejarah kejayaan e Suzuki sampe era kelam e lek!!!

  4. padahal astra juga kadang katut dengan yamaha….. toyota motor jepang punya saham
    1. toyota astra motor, indonesia
    2. yamaha motor, jepang

  5. saya malah gak mau balik lagi ke honda, kenapa??? gl-pro sama tiger membuat saya kapok karena tangki bocornya dan mesin getar membahananya… ngeriiii

  6. wkwkk vixion 2007 emang fenomenal bro. sasis deltabox, mesin injeksi & bodi yg keren jd laris manis lah. apalagi wkt itu motorsport yamaha udh jenuh, yg ada cuma rxking euro 2 (org udh bosan dgn king gak ada perubahan berarti di spek & body) dan scorpio yg kurang diminati.
    ya walaupun dari segi power vixion masih dibawah king dan scorpio (kecuali vixion R udah setara) tapi dari segi penjualan sukses menggantikan king, menjamur dimana2.

  7. trs terang yamaha indonesia memang cerdas, tp sayang fanboy nya tololnya minta ampun ..ambil contoh dharmo..tololnya tidak bisa dituiskan dengan kata kata

  8. Masing” ada kekurangannya…..

    Jupiter mx 2008 ane cat sm bodi msh yahud, cuma ya itu, mangkok kampas koplingnya sering kena, dan kopling bawaannya cepet abis (akhirnya pake punya kharisma, dan awet sampe sekarang)

    CBR 2004 ane,, haddeehhh……
    Catnya udah kusem. tp ya itu, mesin msh enak (blm ada kendala berarti)

    Jd kesimpulan ane. untuk bodi dan cat, yamaha dah paling top. Tp kl untuk durability mesin kurang. (Bukannya jelek loh, jgn baper)??

    Kebalikan sm honda, mesin durability nya di atas yamaha (tp ya ga sempurna jg), kurang di cat sama bodinya.

    Mudah”an kedepan Y dan H bersatu bikin motornya, secara kan sama” jepun…..

    Dah gitu aj

  9. biasa itu si strategi ATM dari Honda. Amati Tiru Modifikasi

    jangan lupa kunjungi goozir . com ya bro. untuk info variasi lainnya di dunia motor
    ada xmax 125, tmax dx, dan lain lain

  10. Maksih buat yamaha, saya bukan fby fbh fbs fbk, udah pernah pke yamaha, honda sama suzuki dan mereka punya kelebihan masing2, sekarang masih pake yamaha, sodara sih banyakan pake honda. Seneng bisa nyobain beberapa merek motor hehe

  11. Satpol keple
    mungsuh salawase

    Mlayu rono rene
    bubar keplene
    Mergo tekane
    satpol PP

    Mesti ngoyak sakecekele
    Yen ono sing mlayu diseret wae,

  12. Iya, dulu mmg lesu. Tp rsnya ini jasanya VR yg pindah ke Yamaha. Saat itu kan VR cukup mendominasi, mau ga mau Yamaha harus punya produk baru utk dibuat iklan krn juara sdh 50% didapat. Terbukti, pemasaran globalnya naik pesat, pilihan buat yg lain klo ga ikut bersaing ya tersingkir..

  13. Vixion gen awal dan Byson awal brojol yang bikin ane cinta ma Yamaha sampai sekarang banyak cerita touring yang tak saya lupakan pake kedua motor tersebut.

  14. Klo gk ada yamaha
    Mungkin sampai detik ini kita masih naik motor sport SOHC 2katup 13hp ???
    .Yg aneh itu Suzuki udah bagus sih ikut bersaing d kelas sport 150cc. Tapi designya haduhh tepok jidat.
    Kayak anak baru aja.??

    • Suzuki kyanya sgt berpegang teguh pada filosofinya…jd anti sama ngekor…pgn jd yg laen drpd yg laen…cm sayang orang Indonesia krg sreg sama desain nya

  15. Intinya honda gak berani inovasi dgn cara produksi lokal…
    Mau tes pas dgn produk impor yah gak berhasil…. krna terbentur dgn harga yg mahal… Yamaha tes pasar dengan modal nekat dan berhasil… honda tinggal ikut2an dgn sumber daya dan dana yg kuat…
    Yamaha unggul dengan firts mover, udah ada nama dan honda unggul dgn teknik amati tiru dan memprbaiki kekurangan lawan…
    Jadi Ane jdi suka sama yamaha…. yg bkin merket indonesia jadi bnyak pilihan..

  16. bagus lah buat yamamah sering2 upping harga, & tingkatkan penjualan Kridit. yg mau cash suru beli honda & suzuki aje setuju lah kalo gitu sih

  17. Keluarga besar ku maniak honda lek, nek ora honda ora numpak fit. Pingin tuku vixion di bujuk2 karo dulur jupuk cb150ae. Akhire sido njupuk nvl wayah e kumpul keluarga rodo mlete titik nek parkir ??

    Nvl ku servis rutin ganti oli juga yo aman ae masuk tahun ke 3. Suara mesin yo alus walau gawe knalpot akralingga ?

  18. haiyyaaa kita ouwlang suka kalimat “inovasi tidak mungkin lahir tanpa ada kompetisi?”

    klo kawasaki sih motor horang kaya jd orang? darah biru yg punya

    camkan tu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here