iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbrooo….. akhirnya teka-teki mengenai mesin V4 dari Ducati terkuak hari ini. Pabrikan yang berpusat di Bologna Italia secara resmi memperkenalkan new engine dari generasi desmosedici. Disaksikan oleh para pembalap MotoGP Andrea Dovizioso serta Lorenzo, mesin terbaru ini diklaim memiliki konfigurasi serta konstruksi identik dengan MotoGP machine. Wihhhh….

Sejarah diukir oleh pabrikan Italia Ducati. Pabrikan yang selalu kekeuh untuk menggunakan konfigurasi 2 silinder L-Twin akhirnya menyerah karena keterbatasan pengembangan. Konfirmasi ini dikeluarkan Bos Ducati Claudio domenicali yang memberikan pernyataan bahwa mesin 2 silinder tetap mereka sukai. Akan tetapi sulitnya pengembangan untuk meraih power besar akibat kebutuhan ruang yang lebih dibandingkan dengan mesin 4 silinder membuat mereka harus mengambil keputusan…

Khususnya menyangkut masalah frame atau sasis. Sementara 4silinder dipandang lebih kompak dan mampu memberikan ledakan tenaga lebih bagus. Dengan keputusan lahirnya mesin 4 silinder maka Ducati pelan-pelan akan meninggalkan mesin legendaris L-Twin yang selama ini selalu mereka gunakan. Kembali ke soal mesin baru. Ducati menegaskan mesin ini memiliki bore 81mm….

iklan iwb

Untuk produksi massal mesin bakal memiliki kubikasi 1100 cc. Namun mereka juga sudah mempersiapkan mesin yang cocok untuk terjun di ajang Superbike yang notabene memiliki kubikasi 1000 cc. Kabarnya konfigurasi V4 yang dimiliki oleh Ducati memiliki ledakan tenaga hingga 210 HP. Nampol tenan cak. Btw….ini masih rilis mesin kangbro. Unit motornya belum cak…

Last…. kelebihan dari new V4 Ducati menggunakan konstruksi dari MotoGP Desmosedici engine. Artinya secara potensi jelas akan membuat persaingan balap WSBK semakin seru. Tidak lagi menggunakan dua silinder L-Twin engine, Ducati mengatakan akan melakukan pengetesan untuk versi racing beberapa minggu kedepan. New V4 Ducati?. Wahhh….tahun depan bakal seru ki cak persaingan antara Ducati melawan Kawasaki. Sudah sama-sama menggendong 4 silinder namun hanya beda konfigurasi dimana Kawasaki mengandalkan inline sementara Ducati memilih konfigurasi V.  Horaaa sabar ki nunggu musim 2018….(iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!