” Detail Engineering Design (DED)….”

Iwanbanaran.com – Bejo cak…beruntunglah sampeyan yang berdomisili di Semarang dan sekitarnya karena sebentar lagi sampeyan akan memiliki sebuah sirkuit balap. Tidak banyak banyak cing cong pakde…jebule pembangunanpun sudah berjalan. Wihhhhh mantaapppp rekkkk…..

Seperti dilansir Jatengpos, sirkuit yang menelan dana sekitar 128 Milyar ini konon diracik untuk menggantikan sirkuit Marina Semarang Barat. Lokasi sirkuit baru ini berada disekitar kecamatan Mijen dengan luas 11 hektar. Yang asyik cak…pembangunan fisik ternyata sudah berjalan kangbro…

Intip wae beberapa foto yang dishare Tribun terlampir. Alat berat sukses meratakan tanah mengikuti arahan kontraktor. Kabarnya saat ini pemkot Semarang sudah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) dengan target pembangunan kelar bertahap….

iklan iwb

DED sirkuit sudah jadi, proyek ini multy years, anggaran di 2017 sebesar Rp 50 miliar dan sisanya akan dilanjutkan pada 2018-2019, lokasinya di belakang Kantor Kecamatan Mijen yang baru,” seru kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan Semarang Agus Riyanto…

” Pembangunan sirkuit Mijen Semarang….”

Menurut informasinya, sirkuit nanti bakal memiliki panjang 1,6 kilometer. Mungkin sirkuit tidak bertaraf internasional seperti Sentul kangbro. Akan tetapi sirkuit didesain sedemikian rupa agar cocok digunakan untuk balap road race, gokart, drag race, slalom dll. Lumayan cak…..juozzz tenan ki. Btw…saat ini pembangunan sudah berjalan….

Last…geliat Semarang jelas perlu dicontoh. Disaat balapan liar merajalela dan lainnya cuek, Semarang ternyata perduli. ” Melihat kebutuhan banyaknya balapan liar, kenakalan remaja dan tak representatifnya sirkuit yang ada. Ini wadah para pebalap trek liar, agar bisa diarahkan syukur bisa meraih prestasi tingkat nasional atau dunia..” tutup Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. Nahhh…juozz to. Semoga bener-bener berjalan hingga kelar. Eh..ngomong-ngomong Jakabaring piye yak? (sambil garuk-garuk alis sembari nyruput kopi :mrgreen: ) ……(iwb)

 

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

65 COMMENTS

    • Biar ajib di hal kebersihan dan kesehatan perlu jg dibangun septiktank yg cukup
      Bila perlu septiktank raksasa lik

  1. Coba kalau dananya digabung Palembang, Bandung, Semarang, Kalimantan dan lainnya sudah lebih dari cukup buat sirkuit internasional setara Cota Austin.

    Masalahnya soal tempat pastinya gak bakal ada yg mau ngalah hh..

  2. Bagus sih, tp liat detail gambarnya kog ada yg kurang,itu jalan buat crew keluar masuk garasi team, ga ada jembatan ato underpas gt, apa kdu nyebrang ketika race udah jalan.

  3. kalau jadi, yang biasanya balap dari pahlawan sampe vina house bakalan pada pindah neh
    beneran pindah gak ya…….?? wakakaka

  4. mantap gan, gak perlu muluk2 buat motogp dulu, yg penting balapan nasional bisa hidup dulu dengan sirkuit yg layak lah, paling gak bisa kayak motoamerica, bsb, atau asbk
    Dengan begitu bibit2 pembalap motogp bakal timbuh subur

  5. iki lagi jos gandos kotos kotos tenan kang. melu bangga aku. bojoku wong semarang soal e. anakku iso ta jak nonton balap slalom. ngah ngah ngahhh

  6. pantesan gak byk cinccong bukan sirkuit bertaraf internasional, gak jadi wow d…tapi patut diapresiasi juga..

  7. Ini baru pemkot jozz

    bikermendowan.id/2017/09/06/review-aplikasi-moladin-seruu-abiss-dan-banyak-hadiah-sobat-biker-wajib-join/

  8. Mantabjaya. ?
    Jakabaring smga jg menyusul gan.,mugo2 ojo abab thok koyo mendoan renyahe yen panas thok ndang adem kepleh..

  9. Suwun wis diangkat mas. Saya sebagai warga semarang turut bangga. Supaya ngga pakai jalan umum lagi untuk road race. Untuk Marina sepertinya sering dipakenya untuk Drag. Tapi tetep saja “Sirkuit” Arteri, Bulu dan Pahlawan bakal tetep rame…jian angel ngandani bergejil bergejil.

  10. Jelas akan menguntungkan kota Semarang juga nih… Wisatawan bakal berdatangan buat nonton balap…

    satuaspal.com/2017/09/07/sirkuit-semarang-seluas-51-hektar-anggaran-rp-135-m-bertaraf-internasional/

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama