Iwanbanaran.com – Kangbro…..musuh mengalami masalah harusnya happy. Namun Maverick Vinales ternyata nggak serta merta demikian. Doi justru mengakui sempat ketakutan ketika melihat rider Repsol Honda Marc Marquez menghadapi masalah dengan motornya. Lhooo koq iso ??….

Marquez telah gagal total di MotoGP Silverstone, Inggris, pada akhir pekan lalu. Rider asal Spanyol itu terpaksa meninggalkan balapan setelah motornya mengeluarkan asap tepatnya di lap ke-14 saat memacu motornya dengan saingan terdekatnya. Kejadian tersebut terjadi ketika Marquez menarik gasnya di track lurus dan berada tepat di depan Vinales yang begitu dekat….

“Aku melihat ledakan tepat di wajahku,” kata Vinales. “Itu sangat menakutkan karena aku tidak tahu apakah itu oli atau air, jadi aku hanya mengerem mungkin sekitar 30 meter lebih awal. Aku merasa beruntung karena oli atau air tidak sampai menyentuh roda motorku. Jika itu terjadi, sebuah bencana besar pastinya.” tambah Vinales….

iklan iwb

Rider Movistar Yamaha tersebut juga mengatakan meski Marquez telah gagal, ia sulit untuk mengupayakan kemenangan di lap terakhir, dimana ia memiliki selisih 0,0114 detik dari Andrea Dovizioso. ” Aku kalah banyak dibanding Valentino dan Dovizioso jelang lap terakhir. Aku merasa nyaman pada motor sejak awal balapan, dengan upaya untuk menghemat ban sampai akhir,” kata Vinales…..

“Sangat sulit ketika Dovi dan Marc menyusulku karena aku tahu poin terkuatku adalah pada 10 lap terakhir. Jadi aku coba mengerahkan 100% kemampuanku dalam lima lap terakhir. Kami bisa bangkit kembali dan mencoba memperjuangkan kemenangan, apalagi motor kami bekerja dengan baik, jadi aku senang untuk itu” tambah Vinales….

Marquez akhirnya harus merosot ke posisi kedua di klasemen sementara MotoGP, dimana ia memiliki selisih sembilan poin dari Dovizioso yang memenangkan MotoGP Silverstone, Inggris. Berbicara kepada media, Marquez mengungkapkan rasa kecewanya terhadap motor yang menjadi handalannya saat berjuang di Sirkuit Silverstone…..

Balapan yang kurang beruntung, mencoba mengatur balapan ban, terutama ban depan karena temperatur lebih tinggi, aku berencana untuk menyerang di lap-lap terakhir” kata Marquez. Aku telah melihat Dovi memiliki sesuatu yang lebih dari Vinales dan Rossi, namun aku pikir saya bisa mencoba dan bertarung dengannya….

“Tentu sangat disayangkan, namun ini merupakan sesuatu yang bisa terjadi di balapan, dan ini merupakan yang pertama kali aku alami dengan tim Honda.” tambah Marquez. Sisa balapan kurang 7 kali dan kita lihat saja, akan seperti apa drama persaingan antara tiga pabrikan berbeda….Honda vs Yamaha dan Ducati. Seru ki cak sekarang….tipis bener poinnya cak ! (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

43 COMMENTS

    • MM93 lek.. bersama HRC team yg ente maksud.. hehehe
      Juoosss
      Atau malah Dovi04 dgn team desmo nya
      Maap ane gk mengecilkan tim lain, tp inilah strong pointnya dari beberapa race terakhir plus perkembangan setiap team GP thn ini

    • Kaalo di 2016 sih salah 2 dari 2 motor yamaha factory ngebhoel bang.
      Satunya sbelom race satu nya lg saat race mugello.
      Kcuali otak ente tetanus akibat nelen garpu karat
      Mana bisa nginget kjadian itu

  1. Dah kebukti kalau single ecu masih rawan bagi pabrikan raksasa, karna ga sesuai mungkin konsleting jdi mbeldug deh mesinnya, sama kyk rossi musim kmren, maafkan kami mbah rossi dah bully musim kmren, skrg markewes yg kena wkwkwkw 🙁

    • ini orang kasihan banget.
      menghibur diri banget .
      kalau maen2 mending jangan ikut motoGP, ikut balap alun2 zaza.

    • Karena dia tau urutan motor durability terkuat iyalah,
      1. Ducati
      2. Suzuki
      3. Yamaha
      4. Pabrikan Eropa
      5. Kawasaki.
      6. Viar
      7. Jialing
      .
      .
      Baru Honda. Makin panas makin kenceng , pikiran kolot zaman Firaun masih dipake.

      Ya salam selamtkn lh warga negara q ini dari kevekokan . ngohahahhaa

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama