iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakde…. racing selalu memiliki resiko dan itulah yang saat ini dialami oleh pembalap Honda Marc Marquez yang harus kehilangan poin dan turun posisi di belakang Andrea Dovizioso pada race Silverstone. Mengalami engine failure…..HRC saat ini masih menyelidiki Kenapa mesin RC213V meleduk disaat race sudah berjalan selama hampir 12 putaran….

Menurut Marc Marquez awalnya semua berjalan lancar. Motor terasa sangat Prima baik settingan ataupun performa. Mesin sendiri tidak ditemukan gelaja aneh. Makanya doi sangat pede dan mengaku sudah menyiapkan serangan terakhir (last lap) untuk bertarung dengan para pembalap di depan. Sayang apes menimpa karena tiba-tiba ban motor terasa mengunci pada kecepatan 300 km per jam…

Apes…..memang kurang beruntung. Padahal motor luar biasa nyaman. Makanya aku mencoba untuk mengatur waktu guna melakukan serangan diakhir lap. Namun tiba-tiba setelah lintasan lurus aku merasakan ban belakang ngelock pada kecepatan 300 km/jam. Tentu saja reaksiku adalah menarik tuas kopling karena tidak mau crash sia-sia. Saat itu yang aku pikirkan adalah point kejuaraan. Sebelumnya kita memiliki keuntungan dengan angka poin. Pastinya kamu tidak ingin kehilangan poin sedikitpun dengan cara seperti ini. Tapi inilah racing, apapun bisa terjadi…..

iklan iwb

” Sekarang kita perlu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi agar tidak terulang di masa depan. Sebab mesin yang aku pakai adalah engine baru. Sangat disayangkan karena aku sudah berusaha mengatur ban depan sedemikian rupa. Apalagi Valentino tidak terlalu jauh di depan. Tapi ketika Dovi menyalipku baru aku sadar dialah yang akan menang sebab Dia membalap dengan sangat baik dan Ducati bekerja bagus di sirkuit ini...” seru Marc via crash. Honda sekarang masih sedang berusaha mencari akar permasalahan sebab hingga detik ini berita diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kubu Honda racing.

Last…. dengan hasil MotoGP silverstone posisi Marc Marquez turun kedua. Dengan gap hanya 9 poin dari Andrea Dovizioso, jelas apapun masih terbuka. Sementara Maverick Vinales tetap di posisi 3 dengan gap point di belakang pembalap Ducati. Valentino Rossi pada balapan di Inggris finish ketiga dan perolehan angka terpaut 26 poin dari leader. Sepertinya Persaingan di musim 2017 memang sangat seru cak. Siapa pun bisa menjadi juara dunia tergantung bagaimana mereka mampu tampil konsisten hingga musim berakhir. Dan tercatat hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak HRC kenapa mesin RC213V bisa meleduk….(iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!