iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro….sebuah kejadian yang sekarang menjadi viral cukup menggelitik IWB. Kejadian yang IWB anggap sudah diluar wajar dan patut kita jadikan bahan renungan. Seperti kejadian yang dialami oleh ibu guru Tika. Doi Curhat perkara komunitas ugal-ugalan, namun pada akhirnya disuruh tanda tangan diatas materei. Hhhmm….ada yang salah ki cak…..

Dari kronologisnya bisa kita gali, bu guru Tika Meiriska menjadi korban biker ugal-ugalan yang terindikasi merupakan salah satu komunitas tertentu. Saking emosinya, bu guru mencurahkan kekesalannya melalui sosial media. Disinilah awal masalah terjadi karena beberapa kalimat dianggap melukai para komunitas. Disana doi menyebut beberapa hal yang membuat eksistensi komunitas merasa dijatuhkan…..

Kepastian curhat ini merupakan kekesalan juga dishare salah satu perwakilan komunitas di Bengkulu yang langsung nyamperin kediaman bu Guru. Doi kesal karena sudah 3 kali mengalami Hampir kecelakaan akibat ada oknum Komplotan Motor yang rouling ugal-ugalan. Itulah sumber permasalahan yang membuatnya kesal dan emosi lalu ngeshare status disosial media….

iklan iwb
iklan iwb

Atas kejadian dan tindakannya….ibu guru meminta maaf. Namun yang sangat mengejutkan IWB adalah lahirnya pernyataan diatas materei 6000 dari bu guru yang disodorkan perwakilan komunitas agar perbuatan tersebut tidak diulangi karena akan dibawa keranah hukum jika itu terjadi. Dari sini IWB langsung minum teh segelas sampai perut kembung. Kenapa harus sebegitu jauh??…

Sebagai biker yang mungkin lebih biker karena saking tuwonya (haiyahh)….IWB cukup sayangkan tindakan tersebut. Karena memang benar cak…..dijalanan IWB tidak tutup mata kadang menemukan biker dari komunitas tertentu yang anggotanya memang tidak konsisten dan terkesan raja jalanan. Catat cak…”anggota” artinya tidak mewakili semua komunitas. Nggak usah jauh-jauh….lawong kalau Blogger melakukan turing wae kadang ada yang juga demikian hingga kita harus peringatkan..”hehhh….turing yang bener, sampluk kuali sampeyan…“. Yup…satu dua tiga memang ada yang demikian dan lebih kepada oknumnya….

Artinya kondisi ini seharusnya dilihat dari dua sisi. Bu guru meminta maaf sudah cukup tanpa harus ada materei. Apalagi bu guru tidak menyebut nama komunitas tersebut dengan gamblang alias tidak ada yang dicemarkan secara khusus. Sebab IWB takut dengan kejadian tersebut nama biker dan komunitas makin dianggap momok menakutkan bagi masyarakat awam bukan sebaliknya. Berikan kedamaian dan diskusilah secara dewasa tanpa harus memberikan ancaman-ancaman. Sedang dari sisi kita sebagai komunitas ataupun biker…

” Curhatan bu guru Tika yang melahirkan materei…..”

Sudah seharusnya kita intropeksi serius kenapa terjadi complaint dari masyarakat. Apalagi bu Tika mengaku sudah 3 kali hampir celaka dijalanan akibat oknum Komplotan Motor yang rouling ugal-ugalan. Kalau perlu bantu mencari oknum tersebut dan juga meminta maaf kepada masyarakat agar ridak arogan dijalan. IWB biker tulen namun IWB juga benci dengan aksi ugal-ugalan yang menggunakan payung komunitas. Aksi yang bisa mencederai nama komunitas itu sendiri juga harus kita berangus…..

Last…..saran IWB buat masyarakat awam, memang akan lebih baik tidak mengeluarkan uneg-uneg dan kemarahan disosial media. Kalaupun iya, tulislah dengan bahasa santun jauh dari kalimat justifikasi sebab ditakutkan bisa disalah artikan oleh berbagai pihak. Sedang kita dari sisi biker dan komunitas….mari buktikan bahwa kita adalah komunitas teladan yang mampu membantu mangayomi masyarakat dengan berkendara secara santun dijalanan. Jika ada kritikan, terimalah dengan lapang dada sebab dari sanalah kita akan makin dewasa. Hidup bikers…..salam satu aspal !!! (iwb)

” Permintaan maaf disosial media terbuka….”
“Bu guru tika tanda tangan diatas materei…:
” Pernyataan dan permintaan maaf diatas materei..”

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

156 COMMENTS

    • pendaftaran member komunitas motor harusnya pake tes iq biar intelek ekekekekkkk. bukannya pake kegiatan kader pembodohan yg disebut perekat persaudaraan.

    • Ternyata ada club yg tersinggung,berarti club itu ngerasa seperti itu…..
      Kutipan status Bu Tika
      “Tersinggung:tandanya ngrasa”

      Ampun d bully bos

    • sudah ugal2an, sok berkarakter, tidak mau disamakan dengan yang berulah padahal tidak sadar diri, berani menekan perempuan lagi. taek emang komunitas motor

  1. Ndesoo.club iku gmn caranya biar yg awam ngerti tentang safety.iki malah jadi hazard baru bagi pengendara lain..
    Sing tambah ndeso kok iso pake acara materai materaian..
    Club opo Lsm..

  2. Mnurutku status facebook bu guru bermaksut mengkritisi dan masih normatif kok. heran sampe didatengin dan suruh tanda tangan, itu bikers kok mirip ormas “yang itu” ya.
    Mbok tulung nalare dinggo!

    • Nah… ini juga… kalau anak clubnya laki ya nggak usah digubris… wong cuman curhatan emak emak… tapi ya si ibu juga agak gimanaa gitu… entah… no comment

    • Ya saya jg setuju dalam batas wajar
      Tanpa ada makian kasar
      Hanya kritik kepada oknum yg mengatasnamakan club/komunitas biker
      Yg suka ugal2n atau makan jalur
      Kalo saya yg di datengin pihak yg tersinggung saya akan ajukan kepihak berwajib
      Karena menurut uu ITE dalam facebook bebas berkritisi tapi dengan bahasa sopan dan berkepala dingin

      Karena segala sesuatu kalo di selesaikan dengan cara begitu kesannya kita masyarakat merasa kalah sama club/komunitas

      Liat blok om leo tentang 5 driver yg berhasil menggugat 5 pasal sekaligus

    • Emang oknum klub motor yang datengin super goblok, lha wong kata-kata normatif gitu disuruh tanda tangan materai. Njaluk ditungkak cocote.

  3. Kampret bener tuh klub motor, harusnya klub motor tuh Dateng ke ibu itu minta maaf, selanjutnya edukasi anggota klubnya untuk lebih membumi dalam berkendara, kalo kayak gini nama klub motor tambah jelek aja

  4. Dan masih banyak anak club yg pede pake TOA, sirene dan seenaknya nyalain hazard…kdg malu sendiri liat ada anggota yg kek gt…

  5. Saya sarankan untuk biker klub atau rombongan lah.. yang deket area bu Guru datang menybangi sekaligus minta maaf dan terimakasih…

  6. Setuju karo lek Iwan, tak roso bu tika cuma nggei kritikan , sing di kritik ojo panas bathuk e lha sing ngritik ojo pedhes pedhes omonge. lha lek ngae materai barang iki trus endhi sing jenenge tepo sliro. Hadeeewwwwwwww

  7. Kayaknya perlu di bina lagi tuh club club yang model gitu….

    Belum lama spionku juga patah akibat oknum club model gitu, tapi alhamdulillah aku slamet leek iwan, cuma wonge sing nabrak nancep nang kap Brio.
    Lega rasanya…?

  8. Mbuh lah…
    Makin baper aj orang orang…
    Selama kita gak ngerugiin orang lain pasti smua damai kok.
    Prihatin dg mereka yg sok ngerebut jalur orang, itu sama aj dg nyolong, maling. Dah tj aj.

  9. Ngungkapin unek2 di medsos mah sekarang udah kaya jalan diladang ranjau lek,..kesinggung dikit laporkan pencemaran nama baik…belum tentu nama dia bener2 baik

  10. pernah juga ketemu konvoi 3 motor matic aja pake sirine ngoeng2 sambil geber2 gas minta semua kendaraan yang lain pada minggir, kalo lihat wajah2nya sih masih usia 20-an, untung rombongan ini kagak ketemu bapak PM yang dinas di sekitar istana negara kemaren….bisa nyonyor babras bundhas kowe kabeh

  11. Saling memaafkan itu lebih baik daripada maafnya pake syarat begitu…bikers gak semua ugal ugalan, pendapat sosmed juga gak bisa menjustifikasi semua bikers. Bikers mestinya merasa salah, walaupun tidak semua bikers melakukan kesalahan, begitu juga ibu guru Tika juga harus merasa salah karena ucapannya di sosmed tidak mampu mewakili keadaan bikers sesungguhnya (masih ada bikers yg santun selain yg suka arogan). Mestinya fotonya bukan tentang proses tanda tangan di materai, tapi lebih indah klw fotonya jabat tangan antara Bu guru dan ketua club bikers setempat, yakin dech akan lahir saling respect yg lebih baik di jalanan.

    • Kok bisa situ menyalahkan Bu Tika yang jadi korban. Di curhatannya juga normatif gak kasar dan menyudutkan oknum, organisasi tertentu. Saya tanya salahnya orang curhat mengenai sesuatu hal yang dialami apa, kalau itu memang kenyataan? Harusnya klub itu bawa anggotanya yang ugal-ugalan buat minta maaf. Bukannya menuntut maaf! Dasar sableng!

  12. haiyyaaa knp hrs minta maaf palagi pernytaan on the matere secara sepihak???
    klub motor tentu bnyk anggota rata2 laki2 hrsnya jgn jd pecundang/ cemen jgn merasa paling bnr apalagi sok penting di jln…
    ingat pengguna jln bermotor jg byr pjk n punya hak yg sama waaa

    tp klo disertai matare hrsnya club jg ikut ksh matere n minta maaf atas perbuatan arogan yg disengaja / tdk waaa jd punya komitmen brsma

    selama ini emang klub motor jelek kok

  13. Itu yg perwakilan klub/kamunitas ga malu apa ya?
    Ibu2 yg jd korban aja dilayanin…

    Sekalian nitip ya Lek Iwan…
    Sy justru sbg biker minta maaf kpd pengguna jalan yg lain khususnya daerah sukabumi – bogor, kdg sy jg khilaf & suka meremehkan pengguna jalan yg lain…

    Sy bertekad akan bisa lbh baik di jalan… Trm ksh Lek Iwan & bu Guru Tika… Jgn menyerah menyebarkan kebaikan, walau pasti byk yg tersinggung…

  14. Semoga ibu guru dimaksud baca komentar saya.
    Saya mewakili bikers indonesia yang masih “waras” meminta maaf sebesar-besarnya kepada ibu guru tika.
    Kami sungguh sangat menyesalkan kejadian yang hampir mencelakakan ibu tika, dan kami sebagai rekan sesama bikers akan memperbaiki sikap untuk lebih baik lagi ketika berkendara, terutama ketika berombongan.
    Sekali lagi, saya mewakili bikers indonesia yang masih “waras” meminta maaf kepada ibu tika.

  15. Klo postingan si buk guru mengarah ke oknum, perbuatan egois menuntut si bu guru minta maaf di atas materai sudah mengarah ke KLUB MOTOR, itu saksi dari HFR dan SMC Bengkulu, kan?
    Berarti disini bukan oknum lagi yg kena, tapi udah klub motornya.

  16. Club motor arogan, mentingin ego sendiri, sak kepenake wudele dewe, klo udah gini dah di blacklist orang se jagad online,,masuk daftar hitam club arogan….Club HFR sm SMC perlu mendapat edukasi….klo emang tidak bisa di edukasi dan ngeyel bin ngotot yo mending bubabrin aja,,,dari pada meresahkan masyarakat….dah thn 2017,,club motor kok baperan….Ngaca doooonk…

  17. Respect kepada semua pengguna jalan itu jauh lebih indah dan adem.Kalo jalan di depan macet y sabar gg usah klakson berlebihan atau bleyer2.Saya juga bikers yg sering touring,tapi gg pernah pake yg namanya toa,hazard,dan embel2 lainya.Cuma pake box blkng itupun gr2 pegel pake tas.
    Semoga semua bikers akur gg ada perselisihan,sama2 bayar pajak,sama2 punya hak.
    Salam bikers Indonesia

  18. ada pepatah mengatakan.. tindakan kemarahan hanya akan mempermalukan diri anda.. terbukti ga sih pada kedua pihak tersebut ???

  19. Klub motor Bengkulu HFR Bengkulu,SMC Bengkulu Ternyata Pemikiranya PRIMITIF,, memalukan nama club motor,, Ndeso banget caramu ,,,gak terima? Silakan laporkan….

  20. oknum biker khan isinya banyakan laki2, tapi baperan kaya cewek PMS
    itu khan ibu guru nanya apa gunanya klub motor? ditanya ya dijawab..
    emang mayoritas oknum klub motor, mau kecil kek mau gded kek, kalo di jalan rata2 belagu..nyalain sirine lah, jalan rada macet langsung geber gas…berisik,
    sayang aturannya bu guru didampingi orang yang mengerti hukum atau ada pihak kepolisian sebagai penengah.
    kalo begini mah makin keliatan aja tuh arogansinya tuh oknum klub motor..

  21. Makanya saya touring ya sendiri aja, maksimal ber3 itupun ga “rapat” alias ga beriringan, kami ketemuan di titik pertemuan tertentu saja. Kondisi indonesia yg padat ga cocok touring beriringan, malah makan hak orang lain ujung-ujungnya.

  22. Klub motor mana bngkulu bagian mana itu lek…??
    Nama klubnya apa???
    ketuanya siapa???
    Memalukan klub motor aja…
    Ingat kita ini klub motor.. Bukan geng motor..
    Klo gwe tau ketuanya udah tungkak wajahnya..

  23. dicari aja tuh ada nama club nya, SMC bengkulu dan HFR bengkulu, dicari aja orang nya, ada nama jelas nya jg. ditanyakan maksudnya. kalo saya sebagai bikers saya dibilangin seperti itu ya saya sadar kalo saya meresahkan, apa lg kalo emg lg rolling itu emg pada kenceng2, tp ga seharusnya kaya gitu, semua org kan pny hak, apa lg pejalan kaki. bodoh

  24. Itu nama² klub motonya kita viralkan dan jgn diundang even² otomotif, gimana??? Itu jelas durhaka 2x : durhaka kpd emak² dan durhaka kpd guru…

  25. Duh kasihan si Ibu, Harusnya si Ibu lapor polisi aja, percuma ngedumel d medsos.

    Saya pernah ngelapori abg yang suka nongkrong tengah malam dan bikin keributan ke polisi, alhamdulilah wilayah saya jadi tenang kembali.

    Untuk jaman sekarang Kalau merasa terganggu lasung lapor, percuma kalau d ajak bicara, malah nantangin berantem.

  26. makanya ane keluar dari klub motor.. krn eh krn naik motor bareng bareng tp ngebut itu jg lagi ramai.. tp blgnya pasti safety riding tiap kopdar :v

  27. haiyyaaa PREDATOR IX mewakili komunitas NINJA H2 & Z800 dg hormat n kerendahan hati meminta mangap eh maaf atas ketidak nyamanan ibu guru khususnya n pengguna jln pada umumnya atas kelakuan oknum club motor.

    dan klo ibu msh lajang kami bersedia membantu mengajari bgmn menjaga sopan santun di jln n sbg bentuk kepedulian yg mgkn gk seberapa sudilah kiranya menerima sebuah cincin mas kawin n tiket travel ke sakura japan

    regard

    PREDATOR IX

  28. Sebaiknya setiap komunitas biker yang anggotanya lebih dari 100an dibuatkan akta pendirian di notaris, plus ADART nya harus menekankan kedisiplinan anggotanya, iya nggak kang Iwb?

  29. Sebaiknya gak usah nuntut permintaan maaf, toh Bu Guru gag nyebut nama kok? Malah harusnya klub klub motor itu mampu membuktikan kalau apa yang dikeluhkan u Guru itu tidak benar, yaitu dengan Sopan di jalan, hargai sesama pengguna jalan, bukan ugal ugalan srantal sruntul seperti yang kebanyakan terjadi.. salam Damai

  30. Harusnya dari komunitasnya juga bikin materai, kalo sampe kejadian oknum anggotanya berbuat demikian, “PROSES HUKUM” juga…

  31. Lah kok malah klub nya yang mau ngelaporin. Klub geblek, udah jelas anggotanya yang membahayakan orang lain bukannya klarifikasi, meminta maaf dan menberikan sanksi oknum anggotanya malah mengintimidasi korban. Patut disekolahin lagi nih klub2 macem gini. Kalo perlu mah dibubarin aja sekalian klub dongo kaya gini mah.

  32. Club motor indonesia khususnya bengkulu baek2. Nggak ada yg ugal2an. Saat hari raya kurban, tiap club motor selalu berkurban. Tiap hari minggu gotong-royong bersihin jalan khususnya di area pantai panjang bengkulu.

    Kalo malam minggu, club motor pada nongkrong ronda malam di sekitaran benteng membantu memberi keamanan masyarakat. Sekarang mereka sudah fokus membangun sirkuit di bengkulu tengah untuk mempersiapkan generasi muda bertarung di motogp dan wsbk.

    Kegiatan2 mereka positif seperti: donor darah, operasi bibir sumbing, sunat massal, program membantu biaya haji, membagi takjil ke 5 masjid besar di kota bengkulu setiap hari di bulan puasa. Saya juga heran, kok Ibu guru bisa mengeluarkan pernyataan di fb seperti itu.

    Saya tunggu ucapan terima kasihnya dari club motor indonesia khususnya club motor bengkulu atas komen saya ini.

    • Mas Bero, kalo situ bisa baca status Bu Tika dan mencernanya dengan baik. Maka gak akan ada insiden materai yang secara gamblang menunjukkan Anda itu biker arogan. Yang jelas-jelas di komplain sama Bu Tika kan ketika kalian itu konvoi. Kalo situ merasa sudah baik sudah banyak beramal, berkorban , bangun sirkuit dan berkonvoi dengan sopan harusnya kan WOLES aja. Kalo situ tersinggung dengan ucapannya Bu Tika berarti situ memang merasa biker konvoinya arogan.

  33. Bu Tika bener knp bu Tika yang di hakimi
    Zaman wis podo kuwalik, yang kuat nindas yang lemah….
    Salah di komplain marah
    Nuntut pula
    menghakimi pula
    Lha piye lah, lha wong yang dirugikan itu Bu Tika dan beliau Protes dan memberi kritikan ke Oknum Klub Motor kok jadi BELIAU yang di TEKAN secara Spikologis malah di ancam akan di laporkan. duh duh duh piye to ki ndunyo

  34. itu bukan oknum komunitas motor SF* dan HM*, mungkin lagi karnaval anak2 PAUD….eh bukan karnaval anak2 PAUD, ketahuan anak2 PAUD mah lucu2….kalo ini mah norak bin cemen, beraninya sama Bu Guru…

  35. Perlu dicermati juga Statusnya beliau menurut saya terkesan provokatif

    Luapin kekesalan juga make bahasa yg baik dan yg bener ibu itu juga guru kan?

    Ane juga kurangvsuka motor turing ugal ugalan tapi ya namanya jalan raya milik bersama harap maklum

    • Mau provokatif atau tidak, tapi kenyataannya dia mengalami kalau klub motor kalau konvoi arogan. Seenak jidatnya. Kalo situ merasa berarti situ memang biker arogan. Saya sih selow aja, laga wong saya selama naik motor juga terkadang arogan. Dan saya belum sempat meminta maaf pada pemakai jalan lain yang sempet saya pinggirin.

  36. Kalau dari saya yg paling menyesalkan adalah SETIAP motor yang saya jumpai di Jalan di daerah ngalam(mayoritas memakai naked bike dan memakai lampu tambahan dan rangka teralis tambahan serta BOX di belakang) pasti arogan, jalannya kenceng bener menengah di jalan memakai lampu hazard sambil klaksonnya tet tot kenceng sekali kyk klakson polisi. Kalau posisi pas berboncengan pasti yg belakang memakai lampu stick trus dikibar2kan dgn dalih seolah2 “minggiro Rek”. Sangat2 menyebalkan,,saya jamin kalau gara2 ulah sembrononya mereka trus ga sengaja nyerempet biker lain pasti biker tersebut di Hajar habis2an,,saya cuman bisa mengelus dada dan mengalah saja di Jalan. Memang mental mereka tidak akan bisa sembuh, yah begitulah kira2 mental biker yang kebacut parah.

  37. Berarti merasa nih.
    Yang pasti :
    1. suka bleyer atau pakai sirine minta jalan
    2. knalpot, tau sendirilah
    3. box besar, tapi ga sadar diri. seolah2 tanpa box. kami ini yg harus mengalah
    4. lampu tembak, kok buat “butakan” yg lawan arah????
    5. lampu hazard, lah anak klub kok ga tau fungsinya???
    6. KLO MODIF JANGAN YANG BUAT ELO SENANG SAJA BRO, HORMATI ORANG LAIN

  38. lah dari penyampainya menurutku ibu itu benar kok
    sarkatik tanpa membawa nama2 satu komonitas,
    kalo merasa ga seperti itu harusnya itu komonitas kalem2 aja, apalagi si ibu udah minta maaf, seandainyapun beliau ga minta maaf, koreksi lah, secari tidak langsung itu suara masyarakat umum di luar komonitas,
    kalau ada surat tertulis gini apalagi di materai secara gak langsung mengakui seperti itu dan ga mau di koreksi dong

  39. Saya yakin ibu ini diintimidasi pakai UU ITE, akan dituntut Bla Bla bla. Kalau saya ayo kita sama-sama ke kantor polisi, pasti bikernya ciut nyali.

  40. Guobl**k… tuh oknum klub motor yg harusnya intropeksi dan minta maaf karena hampir mencelakai orang, baiknya tuh oknum klub motor yg pegang surat bermaterai tsb dirobek saja dan minta maaf dihadapan s ibu guru tsb supaya nama klub motor tsb gak disebut sbg kumpulan Gangster.

    Ane yakin tuh oknum yg datang ngancam s ibu baca comment² dimari.

  41. Berdo’a semoga bu guru mendapatkan dukungan dari pengacara handal dan balik menuntut club motor yang mengintimidasi bi guru sampai takut dan bikin pernyataan diatas materai

  42. Klub motor kebanyakan cowok ..tp baperan
    Kalo otaknya sehat harusnya mnta maaf sama bu guru dan masyarakat,tak ada asap tak mungkin ada api.bukan bu guru yg d suruh mnta maaf dan d atas materai dengan ancaman akan d polisikan.
    Ternyata bnyak yang cuma tahu dohc sama sohc doang..mirisss

  43. Apa yang di sampaikan kang iwan memang benar .. konvoi boleh 。tp。saling menghargai .. mereka yg tdk.konvoi bayar pajak.yg konvoi juga bayar pajak .. jadi jika memang tdk memungkinkan unt nyalip ya tahan dulu ..

    kecuali konvoi yg di kawal polantas ..
    mari semua saling menghormati

  44. Itu anggota klub motor apa?biar fair Kang..bu Tika ditunjukkin identitasnya..kenapa klub motor yg minta tandatangan nggak ditampilkan identitasnya?nggak punya ktp ato bagaimana?

  45. Cicak bin kadal cak! Jujur bacanya sedih sampe segitunya, kayanya diintimidasi ini bu gurunya kasian. Harusnya bakal lebih baik kalo dari “oknum” biker yang disindir nyadar diri kalo apa yang dilakuin itu salah

  46. Ora intropeksi kok mlah ngancam” yo,,,pdahal kwi bener lo,,,ssuai fakta,,pegen ngerti dapurane sing ngancam kwi lek,,

  47. Lebay bgt pake materai segala, itu namanya bukan biker sejati .. club motor itu bnyak yg doain tdk baik soalnya klo di jln ugal-ugalan,sok berkuasa di jln. Mungkin ada beberapa yg sopan di jln sih tpi dimata warga club mtor terkenal ugal-ugalan.

  48. Wlaupun nggak semua tapi rata-rata komunitas biker kalau lagi touring terkesan menguasai jalan,apalagi kalau motornya motor gede, saya rasa sudah pada tau lah. cuma sekali saya pernah berjumpa dengan komunitas motor klasik tapi saya lupa namanya, mereka santai dan menghormati pengguna jalan yang lain, tapi memang anggotanya bapak bapak yang kalau saya perhatikan usianya sekitar 50 tahunan,mungkin karena usia jadi mereka lebih bijak dan sopan di jalan

  49. Jane meh melu komen nangin wedi nak di parani omah kon tanda tangan diatas materai..!!!
    Sing pst aku setuju karo lek iwan, ??
    Wong aku yo wis tau ngalami kejadian koyo bu guru.,mung iso misuuhhh…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here