iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro…sopo sing ora ngiler melihat spek racing Suzuki GSX-R 150 versi Suzuki Asia challenge atau SAC 2017. Perangkat yang cukup menyita perhatian IWB adalah knalpot Yoshimura yang dicangkokkan pada sang kuda besi. Kira-kira berapa harga komponen tersebut serta apakah knalpot juga dijual secara bebas ?. Rasa penasaran terjawab setelah IWB bertemu dengan Yukio Kagayama (Suzuki racing). Dan ternyata knalpot tersebut merupakan pesanan khusus yang didatangkan langsung dari Jepang. Wowww….

Seperti yang kita tahu Suzuki Asian challenge di tahun 2017 menggunakan motor fairing GSX-R150 untuk menggantikan Suzuki Satria 150 FI. Beberapa perangkat pun juga baru seperti vendor racing yang nemplok pada sang fairing. Mungkin sampeyan sudah tahu banyak sekali komponen menggunakan racing Boy atau disingkat RCB. Seperti foot step, Master kaliper hingga chain stabilizer. Namun kita tidak akan membahas perkara itu…..

Fokus artikel akan coba menyoroti knalpot yang digunakan oleh Suzuki pada GSX R150 versi racing. Kebetulan IWB bertemu langsung dengan Kagayama san yang ternyata cukup antusias saat beberapa pertanyaan dalam sesi interview. Pertanyaan IWB cukup singkat yakni…..Apakah knalpot Yoshimura ini bisa kita beli secara bebas?.  Dan dimana biker Indonesia bisa membeli komponen tersebut??. Berikut jawaban Kagayama san….

iklan iwb

Knalpot ini adalah pesanan khusus yang kita datangkan dari Jepang. Jadi tidak ada di Indonesia. Kita memesan ke Yoshimura Jepang langsung hanya untuk balapan di Suzuki Asia Challenge.  Kalo untuk harga….(doi langsung ngedumel dalam bahasa Jepang. Sepertinya Kagayama san sedang coba melakukan konversi dari Yen ke rupiah), mungkin sekitar 7,4 jutaan rupiah…” serunya. Weleeehhh…jebule mahal juga yak. Maklum cak…namanya wae Made in Jepang. Emang berapa HP sih kenaikannya pasca dikasih knalpot Yoshimura??…

Saat kita lakukan tes di atas mesin Dyno naik sekitar 3 HP. Itu pengetesan tidak khusus knalpot namun paket semuanya. Kalau untuk penjualan memang sejauh ini belum ada rencana ke sana karena harga yang cukup mahal dan lebih keracing oriented. Akan tetapi jika pasar menginginkan bisa saja akan menjadi bahan kajian Suzuki. Soal itu bisa bertanya langsung kepada Suzuki Indonesia…” tutup Kagayama san. Nah jadi kira-kira demikian cak. Pitung yuto pakdeeee…tertarik ora ? :mrgreen:  …….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!