” Manuver Marc pada Dovi yang nyaris membuat mereka tabrakan pada last corner….”

Iwanbanaran.com – Pakdeeee…..Marc adalah Marc. Jiwa fighternya susah dihilangkan walau kadang dianggap kontroversial. Termasuk manuvernya ketika menggedor Dovi yang dianggap berbahaya karena bisa membuat jatuh keduanya. Namun doi memiliki alasan tersendiri atas keputusannya. ” Aku bakal tidak bisa tidur nyenyak kalau tidak mencobanya..” ujar Marc Marquez atas manuvernya pada Dovi. Wihhh…emang luar biasa ki bocah !!

Marc Marquez mengaku sempat lupa dengan kejuaraan dunia saat bertarung melawan Dovi di Austria. Dalam pikirannya hanya satu yakni harus menang. “Tentu saja, saat last lap aku memikirkan segalanya, tapi kejuaraan aku lupakan,” seru Marquez terkekeh. “Aku berusaha mengeluarkan 100% kemampuanku. Aku memutuskan masuk pada final corner karena aku tahu kemenangan sangat penting walau kedua juga penting…..

“Tahun lalu kami banyak berjuang dan kedodoran disini. Tahun ini kami lebih dekat dengan pembalap Ducati, tapi Dovi terutama di lap terakhir sangat rapih….nyaris, kurang sedikit lagi. Aku masih bisa menggantung didua tikungan. Karena pada mayoritas tikungan kecepatanku kalah dan hanya ada dua tikungan kekiri aku unggul. Mungkin karena dia memilih ban tipe lembut….

iklan iwb

“Kemudian pada akhirnya kita berada dipenghujung lap. Aku coba di tikungan terakhir. Jujur aku tidak akan bisa tidur nyenyak kalau tidak mencobanya. Aku perlu mencoba dan berusaha. Memang berisiko, tapi pada akhirnya aku gembira sebab angka 20 poin sangat penting. Aku berpikir untuk overtake dovi sebelumnya, tapi dia menutup pintu….

Dia menutup pintu dengan sempurna. Aku juga sempat menyentuh ban belakang Dovi pada T2. Kemudian tikungan terakhir aku coba kembali. Dia sepertinya sudah menduga apa yang sedang terjadi. Dia melakukan undercut dan kembali menyalipku saat akselerasi. Itu normal karena dia mempersiapkannya dengan sangat baik. Aku pikir ini adalah balapan mengesankan dan luar biasa. Melaju 300 km/jam, semua terpacu adrenalin. Aku tidak kecewa diposisi kedua dan kami sudah melakukan pekerjaan dengan sangat baik…” tutup Marc seperti dilansir Crash…

Last….kemenangan Dovi dan kedua untuk Marc membuat tim Honda melebarkan gap poin dari 14 menjadi 16. Dovi sendiri kini naik satu tingkat dan menggeser Maverick Vinales yang melorot ketiga. Sedang Rossi masih tetap pada posisinya yakni keempat. Kita lihat saja apakah balapan kedepan tim Yamaha mampu memperbaiki posisinya sebab makin kesini sepertinya Honda semakin tajam. Berikut hasil balapan Motogp Austria kemarin….(iwb)

Hasil balapan Austria 2017

1. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP17) 39m 43.323s 
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 39m 43.499s 
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 39m 45.984s 
4. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP17) 39m 49.986s 
5. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 39m 50.585s 
6. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 39m 50.770s 
7. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 39m 52.318s 
8. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar (GP16) 39m 57.838s 
9. Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 40m 2.943s 
10. Mika Kallio FIN Red Bull KTM Factory (RC16) 40m 3.089s 
11. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 40m 3.424s 
12. Scott Redding GBR Octo Pramac (GP16) 40m 8.846s 
13. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 40m 10.023s 
14. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (GP15) 40m 10.644s 
15. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 40m 11.419s 
16. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 40m 16.235s 
17. Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 40m 17.435s 
18. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 40m 19.746s 
19. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 40m 25.727s 
20. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 40m 35.815s 
Jack Miller AUS EG 0,0 Marc VDS (RC213V) DNF 
Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) DNF 
Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* DNF 
Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) DNF 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

31 COMMENTS

  1. Tulung lek, artikel-artikel yang menyudutkan yahomo dan fby jangan ditambah lagi. Tulung….

  2. di UC ada yang jujur loh nulis artikel marc tidak tau malu selebrasi kemenangan pegang bendera padahal juara 1 dovi wkwkw

  3. Kalah menang wajar…mark ma dovi dewasa banget setelah race tetep bersahabat….lain dgn rossi…di senggol dikit ngambek ga nyapa…omg…cewek kalah…wkwk…lorenzo , zarco, mark di ambeki….ga lama vinales giliran di siwak…wkwk..evek kebanyakan pacaran dengan sesama jenis

  4. Bingung aq sama FBY..

    Balap pgnya Turing ae.. klo nyalip kudu sopan.. klakson dulu..

    Trus nyalain bim.. dulu.

  5. Gantian bro..race minggu depan baru yamaha yang borong podium..prediksi podium 1 VR46, 2. MV25. 3.Dovi04…?

    • Wkwkwk, ente gk tau track record ya, race selanjutnya silvesrtone, ente baca2 dulu gih dsana sring menang siapa, ane ragu ducati bsa unjuk gigi, prediksi MM vs yamaha dsna

  6. di festive of speed ternyata V4 lebih banyak berbicara………….
    inline lagi banyak nyeduh lele………………
    ada yang tau??

  7. Haha, sya emang mengakui skil marc,,
    The king of elbow down deh dia,
    Tpi VRl46 selalu jdi pujaan ku,
    Pendukung marc mah anak2 kemaren,
    FBH, ha sudahlah

  8. Mengerikan!! Race yg menegangkan!! musim lalu sirkuit ini marquez tidak berkutik dan tanpa perlawanan melawan duo ducati dan duo yamaha, tapi musim ini marquez membuktikan bahwa honda telah berbenah dengan mesin baru bigbangnya memberi perlawanan sengit kepada iannone dan lorenzo juga mempecundangi rossi dan vinales, gaya super agresif yang ditampilkan marquez mengundang decak kagum walau akhirnya di final corner, marquez harus mengakui strategi dovi dan power ganas gp17

    • uda berbusa2 mulutnya keracunan artikel yg bahas marq n dovi, honda n ducati, sdgkn sesembahannya gk dibahas sama sekali kenapa kok gak keliatan balapan ekekekekek

  9. aksi marc yg super nekat akan ada balasannya…..di seri berikutnya dia bisa saja kehilangan poin penting…..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama