Iwanbanaran.com – Kangbro…..terbukti sudah bocoran sebelumnya tentang geliat internal Yamaha yang sudah bergerak meracik komponen big bike. Sebut saja kode project BU3 yang IWB temukan berserakan dibeberapa pos. Dilalah perhari ini IWB mendapatkan rilis resmi dari PT YIMM bahwa mereka official ditunjuk Yamaha Iwata guna memproduksi mesin motor besar…..!

Kalau sampeyan mengikuti warung ini pasti tahu Nikkei Asia membocorkan rencana Yamaha yang akan menggunakan fasilitas produksi Indonesia untuk menghasilkan mesin besar dan kendaraan segala medan. Disana disebutkan Yamaha berencana siap menginvestasikan miliaran yen atau puluhan juta dolar, antara 2017 dan 2019 untuk menyiapkan jalur dengan kapasitas sekitar 10.000 hingga 20.000 mesin besar setahun (klik disini)

Dilalah tidak butuh lama sebab artikel yang IWB racik 16 Juli lalu tersebut dijawab hari ini. Secara resmi IWB mendapatkan press release PT YIMM sejam yang lalu bahwa PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi ditunjuk Iwata Yamaha Jepang memproduksi mesin motor besar dan ROV (Recreational Off-highway Vehicle) sebelumnya informasi yang berkembang adalah ATV….

iklan iwb

Menurut rilis resmi lagi, produksi mesin motor besar akan dimulai di tahun 2017 ini sedangkan mesin ROV di tahun 2019. Jadi jangan kaget kalau di pabrik-pabrik Yamaha Indonesia sampeyan akan menemukan komponen-komponen big bike engine. Mesin dua atau 3 silinder….nantinya akan dibuat oleh tangan-tangan anak bangsa….

”YIMM ditunjuk YMC (Yamaha Motor Company) Jepang untuk memproduksi mesin motor besar dan ROV karena kualitasnya yang tinggi dan hasil produksinya yang sudah terpercaya, terbukti dari ekspor sepeda motor yang diterima dengan sangat baik di pasar global,” jelas M.Abidin, GM After Sales & Public Relation PT YIMM via rilis resmi….

Mesin motor MT-07 menjadi salah satu mesin motor besar yang akan diproduksi di Indonesia, dan mesin ROV baru masuk daftar produksi. Yamaha pun telah menyiapkan negara mana saja yang akan menjadi tujuan ekspor. Mesin motor besar utamanya akan diekspor ke Eropa dan mesin ROV ke Amerika Serikat. Apakah ini artinya motor-motor tersebut akan dijual di tanah air??…

Beda cak….akan diproduksinya mesin motor besar dan ROV di Indonesia bukan berarti unit motor besar dan unit ROV juga akan diproduksi di sini. Konfirmasi ini juga dilayangkan pak Abidin agar tidak ada salah paham. ”Tidak ada rencana memproduksi unit motor besar dan unit ROV di Indonesia. Impor motor besar juga akan terus kami lakukan,” tegas M.Abidin….

Last…dengan konfirmasi diatas bisa dipastikan bahwa Indonesia dipercaya meracik mesin only. Untuk perakitan unit utuh bukan ditanah air. Jadi secara prosedur pemasaran….mesin motor akan dikirim keluar negeri dan merekalah yang nantinya merakit. So….kalau Indonesia ingin produknya, PT YIMM akan tetap membawa motor secara CBU. Kira-kira demikian cak. Selamat ki buat Yamaha…karyawan pasti akeh lemburane ki…juozzz !! (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

45 COMMENTS

  1. Justru kan mesin itu “ruh” nya motor.. walaupun mesin only tetap ada mark buatan Yamaha Indonesia.. mantabb

  2. Yamaha siap2 buka lowongan kerja. Mg2 banyak pribumi yg direkrut jd karyawannya biar idupnya smkin sjhtera.

  3. kenapa diproduksi disini? tapi dirakitnya dinegara tujuan?
    sepertinya kita cuma dapat sedikit penghasilan dan dapat ampas polusi karbon…!!
    pabrikan memang smart… jiahahaha

  4. Nah balik ini lagi wkwk ? .

    Sssst R25 new sudah tahap triall di jalanan … Design mirip R6 sekian dan terima kasih

    Wassalam.

  5. Dgn keadaan skrg aza rata rata bonus karyawan skitar 30jtan…kalo bikin mesin moge trus lembur wae…wow mantafh jiwa…btw AHM dipercaya bikin mesin apa ya bwt pasar global?…mosok genset?

  6. Yang market share 20% sj… jadiin indonesia istimewa dengan merakit mesin moge yg jadi tnda bahwa kualitas produksi indonesia sudah standar ekspor… yg market share 70%an indonesia cma jd ladang meraup duit… gak.ada peningkatan..produksi motor untuk pasar sendiri… kagak bisa ekspor, jdi gak membawa nilai positif indonesia di negara lain…

  7. Selamat buat Yamaha, walaupun cuman buat mesin,, MT O7, 678cc 2 silinder,, harusnya bisa bikin unitnya kayak AP Honda Thailand yg bisa buat moga utuh dan dieksport ke Eropa nd Amerika ,, secara Yamaha Thailand loyo, nd pabriknya kecil banget,,

    wkwkwkwk

  8. Perlu disadari bahwa kebanyakan FBY (termasuk gue) bukan membenci Honda secara keseluruhan, tapi hondanya ngahaem. Karna menurut gue ngahaem gak bagus dalam kualitas dan pelit teknologi (kalo vixion ga dateng, lu jangan mimpi ngahaem masukin dohc 6speed kebanggaan lu itu) karna pada dasarnya ngahaem masa bodoh sama teknologi, yg penting motor cost murah dijual mahal biar untung banyakkk! (Well kebanyakan yg di pegang ngastra emg gitu, tengok lah ksenia/apansah. Bahkan nyaris tipe terbaru sempet pake mesin pios tahun 2004. Lol.) cost production murah + jual harga mahal = untung gedeee!

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama