Iwanbanaran.com – Kangbro…..Suzuka 8 hours akhirnya dimenangkan oleh tim Yamaha factory. Mengandalkan Nakasuga serta pembalap WSBK Alex Lowes, mereka berhasil menjadi pemenang diajang balap 8 jam. Sementara itu…..tim Satu Hati Honda Asia yang digawangi Dimas Ekky (AHRT) gabungan dengan  Zaqhwan Zaidi (Malaysia) dan Ratapong Wilairot (Thailand) berhasil finish ke delapan dari 67 tim. Sebuah pencapaian yang cukup baik mengingat yang ikut uaakeehhh puuuuooollll….

Jalannya balapan memang cukup ketat. Pada saat start tim Yamaha factory langsung leading. Hal ini karena blue tim yang digawangi Nakasuga serta Alex Lowes mampu menorehkan waktu terbaik saat kualifikasi. Saingan tim Yamaha adalah Kagayama Suzuki, Kawasaki Team Green, TSR Honda, Musashi HARC Pro Honda dan dibelakang membayangi tim Asia Tenggara yaitu satu Hati Honda Team Asia yang berhasil masuk sepuluh besar….

Namun harus diakui kali ini Yamaha kombinasi Alex Lowes serta Nakasuga cukup tajam. Walau cuaca lumayan tricky akibat mendung yang tebal hingga sempat gerimis, Alex diatas R1 sukses memecahkan rekor laptime tahun 2012 di lap ke 34. Musashi HARC Pro Honda berusaha menekan bersama tim Green Kawasaki tapi tidak berhasil. Dan akhirnya Yamaha berhasil menjadi juara diajang Suzuka 8 hours 2017….

iklan iwb
” Dimas Ekky satu-satunya pembalap merah putih yang berpartisipasi dalam Suzuka 8 Hours….”

Sementara itu hasil terbaik yang diraih oleh Honda tim Asia berada diposisi delapan. Tandem tiga rider tangguh Asia Tenggara yakni Dimas Ekky (AHRT), Zaidi (Malaysia) serta Wilairot (Thailand) menorehkan best lap 2 menit 10,207 detik. Hasil mungkin belum maksimal karena lawan-lawannya kelas kakap. Namun jika kita bandingkan dengan raihan tahun lalu, hasil termasuk konsisten yakni diposisi delapan….

Last….Suzuka 8 hours adalah pengalaman yang luar biasa karena selain motor stamina juga diuji. Bertarung melawan para pembalap MotoGP ataupun WSBK tentu tidak mudah. Tapi tujuan utama dari race adalah mengasah skill, mencari pengalaman dan yang paling penting terlibat didalam kompetisi bertaraf dunia. Selamat buat tim Yamaha dan juozz buat Dimas Ekky. Wis mari ngene pijet Dim, pasti balung ngethok-ngethok kuwi :mrgreen: . Semangaaaaattttt !!!!!! (iwb)

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

38 COMMENTS

  1. Satu Hati apanya bosss??

    Ckckckck ikutan balap udah keluar duit banyak dapat ampas..

    (Ahh paling sabotase)

  2. Inget boss kalo jumawa itu gak baik.
    Bidik podium sih tadinya ehhhh finnaly oleh ampas..
    Besar cocot doang seperti fbh dikolom komen

  3. Selamat buat team yamaha, kawasaki ttep kuat di balapan mesin masspro, suzuki ttep kompetitif, honda hrus brusaha lebih keras lagi. Salam juoss gandoss

    • Atas ane (FBH) kejang kejang nggak terima. Tuhannya motor (Honda) kalah durabilitas lawan mesin yang “KATANYA” ngebull tapi ngebulnya HOAX bualan FBH doang..
      ???

  4. peringkat ke8 untuk pemain baru udah sangat bagus, itu lah honda sudah turut membantu mengharumkan nama dan bangsa Indonesia
    . mantap kan btw itu bokong pembalap apa gak kapalan?? mengingat 250cc saja perjalanan 2-3 jam bahu dan bokong udah pegal ngah ngah ngah salut

  5. Ini sirkuit Honda, yg menang Yamaha
    Tuan rumah 3 tahun cuma korek2 debris…
    Kayaknya perlu klan RVF lagi nih…atau butuh upaya lebih dengan menggunakan hasil penjualan mbit utk riset motor juara yg bisa lagi?
    AHM mana rela…
    Syukurin aja dah jadi keset merk lain…
    #CBRMotorOdong2

  6. Klo saya sih mau CBR, R1, Ninja…mau gurem atau kecoak yang saya fokus merah putihnya doel, bukan brandnya. Kecuali nggak ada rider indonesia. Jadi yg fansboy jangan baper dan monggo ngrikitin lawang :mrgreen:

  7. Gk heran sih, soalnya baru baca blog luar negri dari hasil survey reliability 10 merek motor. Yamaha pada posisi 1 reliability terbaik, jd kalau soal ketahanan saat ini kayaknya yamaha yg paling top, tapi merek japan lainnya juga bagus cuma beda2 tipis aja.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama