Iwanbanaran.com – Pakde….siapa menyangka masih banyak pertanyaan mampir ke warung IWB tentang bahaya scotlite. Para reader rata-rata menanyakan efek buruk nempelin stiker pada motor…..apakah betul akan merusak cat?….

Asal muasal IWB mendapatkan keluhan salah satu reader yang kesal karena motor kesayangan catnya mengelupas saat scotlite di kelentek. Ketika IWB perhatikan ternyata berada dibagian fairing yang notabene berbahan material plastik….

Omelan tersebut merembet pada kualitas cat ataupun pernish yang dianggap kurang bagus . Doi menyalahkan pabrikan karena rapuhnya coating dan pernish sehingga cat gampang banget terkelupas. Tentu saja tudingan ini tidak bisa serta merta kita telan. Kenapa??..

Sebab tiap unsur berpengaruh terhadap kejadian diatas. Mungkin bisa jadi cat memang tipis. Namun jika kita sudi gali lebih dalam banyak hal pakde. Pertama adalah….kualitas dari scotlite sendiri. Banyak kangbro scotlite yang memiliki daya rekat luar biasa dan memang berpotensi mengangkat coating atau pernish….

Scotlite ini biasanya sering kita temui dipinggir jalan. Maklum cak merk juga macem-macem. Dan rata-rata kita hanya melihat warna atau kelir tanpa tahu apakah scotlite aman untuk cat kita atau nggak. Yang kedua adalah….bidang yang kita ingin tempelin….

IWB nggak sarankan sampeyan nempelin scotlite pada cat dengan material plastik seperti tebeng atau buritan dll pada jangka waktu lama. Sebab umumnya cat tersebut tidak sekuat dimaterial besi seperti tanki misalnya. Yang ketiga…

Jangka waktu atau periode. Nahhh…iki sing paling penting kangbro. Pada kondisi wajar…IWB sarankan maksimal scotlite nempel maksimalĀ 1 tahun. Kuwi maksimal cak. Kenapa?. Sebab dengan kualitas cat jaman sekarang yang tidak setebal dan sebagus jaman dulu…coating dan cat memang rentan terangkat diatas periode tersebut…

Alasan lain, pada beberapa scotlite unsur perekat biasanya akan mengeras dan sulit lepas dari cat jika sudah nempel terlalu lama. Ujung-ujungnya ketika sampeyan paksa maka hasilnya cat bakal kusam karena coating ikut terangkat. Dan paling parah cat sendiri terancam rontok. Terutama cat pada material plastik…

So….untuk mencari aman lebih bijak scotlite jangan pernah dibiarkan diatas 1 tahun kecuali posisi berada dibidang tanpa mengandung cat….monggo mawon. Semua yang IWB jabarkan berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa sumber yang memang berkompeten dibidang ini. Makane cak…mending pakai decal dengan bahan bagus dari pada scotlite pinggir jalan. Keduanya memiliki perbedaan cukup besar. Pertama…

Harga. Decal mahal karena material dan perekat rata-rata aman untuk cat walau dalam jangka waktu lama. Scotlite ?. Murah koq njaluk slamet (murah koq minta selamat)…kira-kira demikian ilustrasinya. Jadi pakde….monggo hati-hati kalau sampeyan ingin nempelin stiker atau scotlite pada motor kesayangan. Timbang muring-muring cat ngelontok gara-gara ditempel scotlite terlalu lama….perhatikan jangka waktu pemasangan dan jenis scotlitenya. Piye…sampeyan ada pengalaman buruk soal scotlite ora ki…hayooo ngakuu ?? (iwb)

 

Advertisements