Iwanbanaran.com – Serius….bener-bener serius sepak terjang pabrikan lokal Viar Indonesia. Setelah nggak terdengar…moro-moro hari ini mereka menggebrak pasar dengan memperkenalkan motor listrik Viar Q1. Yang istimewa….seluruh komponen Q1 menggunakan part Jerman Bosch sehingga kualitas terjamin. Weleh….bikin penasaran ki….

Kangbro…secara resmi PT Triangle Motorindo (TM), produsen Viar Motor Indonesia, telah melakukan kerja sama dengan perusahaan penyedia layanan dan teknologi global terkemuka, Bosch guna mengembangkan produk terbaru skuter listrik. Motor berdesain simple tapi modern, efisien, mudah, murah dan bebas polusi ini diberi label Q1. Sik…piye kuwi ceritane iso gandeng Bosch?….

Ada proses sing jelas kangbro. Ora instan langsung jadi. Namun akhirnya nota kesepahaman antara Viar dan Bosch resmi disepakati pada awal 2017. Menurut mereka, kerjasama ini dilatarbelakangi oleh kesamaan misi dalam menghadirkan kendaraan bermotor roda dua yang berkualitas dan ramah lingkungan. Viar Q1 sendiri sudah pernah dipamerkan di booth Viar Motor Indonesia selama berlangsungnya pameran Pekan Raya Jakarta pada 2016 lalu….

Kehadiran sepeda motor listrik ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap pemerintah yang menginginkan hadirnya alat transportasi tanpa polusi asap dan tanpa menggunakan bahan bakar fosil, sesuai dengan perpres nomor 22 tahun 2017” papar Deden Deden Gunawan, Corporate Manager PT Triangle Motorindo. Hebatnya kangbro…Viar Q1 kono bisa dikontrol via HP Android…opo ora edian jal….

Dan dengan teknologi yang dikembangkan oleh Bosch menjadi bukti nyata bahwa langkah kami untuk menghadirkan produk yang benar-benar sudah teruji kualitasnya dan juga bersama Bosch kedepannya kami akan menciptakan skuter listrik pintar yang dapat terintegrasi dengan smartphone, sedangkan untuk proses pengembangan dan riset terhadap produk sepeda motor listrik Viar, PT Triangle Motorindo bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada sebagai upaya berkelanjutan guna meningkatkan kandungan lokal dalam sepeda motor listrik ini dan juga alih teknologi” tambah Deden…..

Sementara, bagi Bosch, pengembangan komponen motor listrik sudah dimulai sejak 1999, hingga pada 2013 lalu, perusahaan berhasil meluncurkan driving system untuk motor listrik pertamanya. Di kawasan ASEAN, tahun lalu Bosch telah memasok e-Scooter driving system untuk pasar Vietnam, dan merambah Indonesia pada 2017 ini melalui kerja sama dengan PT Triangle Motorindo menghadirkan Viar Q1……

“Bosch percaya pada mobilitas yang bersih dan berkelanjutan. Karenanya, kami berkomitmen menciptakan teknologi yang mampu membantu terwujudnya kehidupan yang bersih dan sehat, termasuk menghadirkan komponen motor listrik berkualitas. Menurut studi yang dilakukan oleh Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI), Indonesia adalah pasar kendaraan bermotor roda dua terbesar di dunia setelah China dan India, dan tentunya menjadi pasar yang potensial bagi Bosch….

” Kolaborasi bersama PT Triangle Motorindo menjadi bukti keseriusan kami dalam menghadirkan solusi transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Amine Kamel, Director Automotive Electronics Bosch South East Asia, menyatakan. Dan dari semua yang dishare mereka…..setelah dilakukan riset dan pengujian internal selama lebih dari satu tahun, akhirnya di 2017 ini skuter listrik Viar Q1 telah mendapatkan surat izin laik jalan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian….

Yup….pemilik sudah bisa mengendarai Viar Q1 di jalan raya karena sudah dilengkapi dengan legalitas berupa Surat Tanda Nomor Kedaraan (STNK) dan Nomor Polisi. Jadi ini bener-bener legal pakde….sampeyan aman menggunakan Q1 wira-wiri dijalan raya. Banderol sendiri dipasang diangka 16,2 rupiah OTR Jakarta. Sayang hingga detik ini IWB belum mampu mengupas detil spek sang kuda besi. Mungkin kedepan kangbro. Viar Q1 ?. Wahh…koyone boleh juga ki cak. Piye menurut sampeyan? (iwb)

 

 

 

Advertisements

26 COMMENTS

  1. Manteep nie motor…patut ditunggu kehadirannya nie..jaya terus motor indonesia

  2. Kereen..go Viar
    Gini nih ga bnyk omong ga kaya gesit gosipnya aja gede sampe skrg ga jelas produknya

  3. Tehknologi boleh juga kie kang….tpi desaine aku yakin nek nang kene ora payu…..

  4. Tinggal brandingnya aja nih. Oiya, kenapa viar gak sekalian ganti logonya yah? Jadi diganti VR(ejaan bahasa inggris) aja kan asik juga tuh, apalagi kalo dijadikan logo beeh mantepp tuhh

  5. Rasa nasionalis rakyat indonesia untuk produk dalam negeri itu sangat kecil.. Terutama produk otomotif mobil & motor nasional..

    • Bukannya viar itu induknya dari taiwan ya???
      Jadi motor nasional indo kykx emang blom punya CMIIW

    • Hero Honda di India jg gt kan, tp akhirnya pisah, dan Hero skg ngalahin penjualan Honda

  6. Semoga harga solar cell segera bisa merakyat biar kendala charge motor listrik sedikit teratasi..

  7. kalo benar Viar Release yg Q1 dulu,.. secara desain dan teknologi tentu out of the box, dan jika kemudian disusul dengan PULSE maka akan semakin menguatkan brand image Viar.
    pokoknya sukses lah!..
    kalo harga benar 16 juta saya mau beli satu buat isteri ah.,,

  8. Viar aja rem belakang dah cakram.. lah metic terlaris masih tromol…wkwkwkwk

  9. wow.. ini kayaknya bakal memacu produsen sepeda motor lain untuk segera menelurkan produk2 motor listrik mereka mau gamau..
    dan kita pun akan beralih ke moda transportasi listrik yang lebih ramah lingkungan…
    Viar kayaknya pabrikan motor pertama di indonesia penabuh perang dengan perusahaan minyak…

    • perusahaan minyak? Lha listriknya saja masih dipasok solar pertamina & msh impor2 karena kekurangan…

      Pindah alokasi saja ini, BBM kendaraan berkurang, tp BBM untuk pembangkit listrik melonjak tajam… Ya paling bisa menurunkan tingkat polusi di jalanan secara signifikan

  10. Yg mahal itu kalo ganti baterainya. Harganya bisa 2 juta sekali ganti baterai.

  11. Sayang lek, listrik mahal, jdi kalo make motor ini ngecas nya mungkin di socket umum aja biar hemat ya wkwkwkwkw

Comments are closed.