iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro…..berbagai cara dilakukan Ducati agar rider utama mereka makin nyaman. Debut Lorenzo diatas mesin Desmo yang tidak terlalu istimewa memang menjadikan pressure tersendiri. Apalagi hasil di Qatar serta kualifikasi belum menunjukkan tren positif…makin mumet cak. Dan kini setelah mengeluh motor yang cenderung underster, sekarang doi ?mengeluh posisi riding yang terlalu tinggi. Weleh….

Ducati berusaha keras untuk mengikuti kemauan Jorge supaya penampilan dan performa terus meningkat. Salah satu poin yang menjadi keluhan Lorenzo adalah ketinggian Jok. Hal ini karena?pembalap Spanyol mantan Yamaha ini ingin posisi duduk mirip dengan Yamaha M1…

Kita memodifikasi posisi ergonomi khususnya pada bagian jok sebab saat pertama kali aku mencoba di Valencia, GP17?terasa terlalu tinggi dibandingkan dengan motorku sebelumnya (Yamaha M1). Setelah lama baru sekarang terealisasi..”seru Jorge….

iklan iwb

Jorge sendiri saat ini hanya mampu start diposisi 16. Namun doi percaya perubahan tinggi jok akan membuatnya berbeda. ” Kita harus memastikan jalan untuk masa depan. Sejauh ini sepertinya kita salah arah. Dengan posisi jok serta beberapa modifikasi aku?rasa kita mendapatkan kembali daya tekan di bagian depan…

“Aku percaya hasilnya akan beda dan bisa meningkatkan feelingku setidaknya untuk mendekati pembalap Ducati lain.?Tentu saja aku butuh jam terbang serta banyak kilometer serta latihan. Kita akan lihat nanti saat saat warming up. Aku berharap pada sesi pemanasan kondisi berlangsung kering….

Kemudian mencoba kedua motor untuk melihat perbedaan modifikasi. Aku yakin hasil race akan lebih baik dibandingkan dengan Qatar. Aku percaya dengan ergonomi baru ini akan membuat posisiku lebih nyaman, mengurangi capek praktis secara kecepatan akan lebih konstan. Lebih kencang dan konsisten….

” Sayang?saat ini kita masih belum beruntung akibat cuaca yang memburuk. Aku tetap tenang dan aku juga gembira melihat perkembangan ku sejauh ini. Setidaknya setengah jam setelah latihan aku lebih rileks serta happy. Di olahraga ini kamu perlu mengerti....

Kadang-kadang rider tidak merasa nyaman dan kamu kehilangan sesuatu pada motor tersebut. Artinya ini bukan hal positif. Banyak detail Kombinasi yang membuatnya berbeda. Aku perlu waktu untuk mengerti sedikit demi sedikit walaupun hasilnya cukup berat…

” Aku rasa cepat atau lambat kita akan membuat kemajuan besar….langkah besar. Sisi positifnya motor kencang. Aku hanya butuh waktu untuk tampil kompetitif….“tutup Jorge Lorenzo seperti dilansir crash. Weleh…koyone mumet tenan kangbro…

Last….karakter Yamaha M1 memang paling beda. Dari beberapa referensi para pembalap Motogp yang pernah nunggang M1, motor ini paling mudah dikendarai. Lembut namun presisi. Tidak heran saat mereka pindah motor, gaya berkendarapun harus dirubah. Sementara Lorenzo adalah rider yang smooth?sesuai dengan karakter M1. So…jika ingin sukses, mau nggak mau doi harus merubah gaya tersebut saat diatas mesin GP17. Semua tergantung proses adaptasi pastinya. So…apakah Jorge bisa merangsek kedepan dibalap besok pagi?. Piye cak…optimis ora ? (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!