iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro…balap pertama di Qatar memberikan satu kesimpulan untuk melakukan pengembangan pada generasi berikutnya. Dan lewat race kemarin akhirnya Pol Espargaro serta Bradley Smith bisa melemparkan sebuah testimoni berharga untuk tim KTM dibandingkan dengan Yamaha. Mereka mengatakan secara umum KTM RC16 memiliki power liar. Penasaran seperti apa fell yang dirasakan?. Berikut penjabaran lengkapnya….

Pada saat race di sirkuit losail Qatar, Pol Espargaro serta Bradley Smith terlempar dari 15 besar. Beberapa poin mereka keluhkan dan menjadi masukan untuk tim KTM salah satunya adalah bedakan tenaga yang tidak mampu disalurkan secara murni ke aspal. “ Pada intinya kita masih sedang mempelajari bagaimana menggunakan power dengan baik Yakni mendapatkan ledakan tenaga ke aspal dibandingkan hanya terbuang lewat wheelie ataupun spin….” seru Smith….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Sepertinya mengontrol mesin screamer sedikit lebih sulit dibandingkan dengan Big Bang yang cenderung lembut. Tidak heran Honda sampai meninggalkan konfigurasi tersebut dan beralih ke big bang. Pertanyaannya….mungkinkah dengan hasil Qatar KTM akan melakukan review dan Kaji ulang terhadap tipe mesin yang digunakan saat ini ???..

Saat ini kami lebih fokus pada bagaimana mengoptimalkan ledakan tenaga ke tanah dari pada membuang dengan cara Spin. Dan inilah fokus kita saat ini. Tentang konfigurasi mesin Aku tidak tahu rencana mereka (KTM). Namun aku menduga masih akan tetap sama untuk tahun ini. Entahlah kalau kedepan. Intinya akan lebih penting memiliki motor yang sedikit lebih jinak khususnya akselerasi dan seting elektronik namun aku tidak yakin 100% kemana arahnya nanti..” tukas Smith….

Sebagai mantan pembalap Yamaha, Bradley Smith dan Pol Espargaro menemukan bahwa KTM RC16 lebih agresif dan kontras dengan mesin Yamaha. Tak ayal mereka pun harus menyesuaikan yakni membalap dengan gaya yang liar tidak seperti saat nunggang yang M1. ” Sebenarnya lumayan sulit untuk berubah menjadi agresif. Tapi secara natural insting kita mengikuti gaya tersebut. Perbedaan mendasar bagiku antara M1 dan RC16 adalah pada rem belakang….

” Dengan KTM RC 16 kamu harus banyak menggunakan rem belakang dibandingkan dengan Yamaha. Entah itu saat berbelok ke kanan ataupun ke kiri….mungkin seluruh tikungan kita harus melakukannya untuk membantu motor berbelok. Dan inilah perbedaan terbesar yang aku rasakan….” tukas Smith. Beda Smith beda juga Pol Espargaro kangbro. Doi justru merasa dengan KTM semuanya lebih fleksibel dan tidak menuntut kesempurnaan pada saat mengambil racing line….

Aku seperti merasakan menjadi rider sesungguhnya. Motor lebih mudah dikendarai dibandingkan dengan M1. Namun masalahnya kita lambat. RC16 lumayan berbeda dibandingkan dengan Yamaha M1. Dengan KTM, jika kamu ngepush….maka lap time juga membaik. Sedangkan diatas Yamaha kamu harus pembalap dengan sangat halus. Kalau tidak kamu akan sulit mendapatkan lap time bagus. Filosofinya adalah hitam dan putih. Untuk sasis jelas berbeda karena kamu tidak akan bisa berbelok secepat Yamaha. Sementara mesin??….wowwww….sangat berlawanan….

KTM sangat bagus pada RPM tinggi sementara Yamaha lebih bermain di RPM bawah. Itulah kenapa M1 memberikan profit yang lebih baik pada sisi grip saat masuk tikungan sebab ban tidak banyak stres. PR kita masih banyak sebab ini masih awal. Motor sendiri belum memiliki identitas karena kita sedang membangunnya. Kita terus mengembangkan dan kami tahu bahwa hal itu akan terjadi. Secara umum mesin memang lebih menguras tenaga dibandingkan dengan Yamaha. Namun pembalap bisa mendapatkan perbedaan extra dan jni bagus….” seru Pol. Maksude piye ki ??…

Jadi begini, saat kamu membalap di atas M1 kamu hanya bisa mengikuti satu garis (one line). Dengan Yamaha kamu harus membalap sesuai rel. Untuk membuatnya sempurna kamu harus mengikuti garis tersebut dari awal hingga akhir. Semua dituntut perfect. Sementara dengan motor ini kamu lebih bebas dan bisa membalap sesukamu. Dengan KTM RC16 sangat mustahil kita bisa mempertahankan satu garis racing line. Secara fisik memang lebih menguras tenaga dan kamu harus beradaptasi. Kamu seperti bertarung sejak awal hingga akhir. Dan ini jelas menantang…”tutup Pol. Ealahhh…ngono to…

Last…..dari penuturan kedua pembalap mantan Yamaha tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa mesin KTM RC16 saat ini menjadi mesin terliar yang pernah mereka jajal. Artinya ledakan tenaga KTM di atas mesin Yamaha. Sisi positifnya Power sudah cukup besar, namun sisi negatifnya menguras tenaga dan stamina. KTM sendiri sekarang masih berusaha untuk menyalurkan power delivery murni ke aspal supaya ledakan tenaga tidak banyak terbuang lewat spin ataupun sliding. Kita tunggu saja perjuangan mereka kangbro. Piye…wis dapat gambaran seperti apa mesin RC16 to cak?. IMHO Ancen beringas tenan cak termasuk RC250 ataupun Duke 250. Njengat atasnya :mrgreen: ….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!