iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro….reaksi beragam dilempar para pembaca pasca mendapatkan konfirmasi banderol new R15 V3 yang dilepas diangka 34,5 juta OTR Jakarta. Tudingan mahal disuarakan mayoritas biker yang sepertinya sudah menunggu kedatangan sang kuda besi. Nah….sebenarnya dari hitung-hitungan kasar…..betulkah angka yang dipasang Yamaha memang terlalu mahal untuk generasi terbaru ini ????….

Banyak yang mengaku kecewa dengan banderol yang dipasang Yamaha karena harapan mereka new R15 tidak akan lebih mahal dari angka 33 juta. Harapan yang sebenarnya cukup dimaklumi mengingat makin murah pasti makin terjangkau. Monggo sampeyan intip berbagai komentar dari Iwanbanaran FB fanspage ataupun kolom komentar….

Opini pedas dilayangkan sebagai tanda protes. Pertanyaannya….apakah banderol yang dipasang YIMM dengan kenaikan 4 juta dari harga sebelumnya terlalu mahal ?. Kenapa Yamaha tidak menjual diangka mepet kompetitor dekatnya yakni Honda new CBR150R ??. Kenapa YIMM tidak memanjakan konsumen dengan banderol yang terjangkau ??. Pertanyaan dan opini tersebut deras mengalir kangbro….

iklan iwb

Oke…IWB akan ajak sampeyan berpikir realistis dan tidak terburu nafsu. Yang pertama monggo intip sisi fitur. Ubahan yang dilakukan Yamaha pada gen 3 ini diakui atau tidak termasuk signifikan kalau tidak bisa IWB bilang radikal dan cukup berani. Sebut saja Up side down, assist dan slipper clutch. Dua komponen tersebut sudah merogoh biaya produksi cukup dalam….

Untuk membuktikan sampeyan bisa tanya pada teman-teman vendor supplier suspensi (kebetulan Yamaha pakai Kayaba). Bahkan kalau sampeyan sudi buka “primbon”, suspensi Xabre 150 saja dijual dikisaran 5,5 jutaan (disinyalir common part dengan new R15). Belum lagi assist dan slipper clutch yang jelas secara konstruksi lebih rumit dibandingkan transmisi model reguler….

Lalu ubahan lain ada pada lampu yang sudah LED, speedometer full digital dengan shifting light. Dari sini saja sudah ada perubahan ECU sebagai otak pengirim sinyal. Pasti beda secara kelistrikan sebab ada sensor yang membaca RPM saat mendekati red line. Ubahan lain sampeyan bisa intip ban yang naik satu tingkat dari versi lawas, 90-130 menjadi 100-140. Kuwi wae wis cost cak, biaya tambahan….

Revisi radikal lain ada pada mesin yang meningkat hampir 2 PS dari yang tadinya hanya 16,8 PS menjadi 19,3PS. Itu semua belum termasuk desain body yang berubah total. Artinya cetakan lawas dibuang dan tidak bisa dipakai karena menggunakan cetakan baru (kasarnya demikian). Plus printilan seperti panel stang yang sudah dibekali lampu hazzard. Lhoo…kuwi biaya lho cak…..

Justru IWB sendiri dari awal lumayan terkejut dengan keberanian Yamaha yang berusaha tampil total dengan hadirnya USD, assist slipper clutch, hazzard dan fitur-fitur lain. Kenapa ?. Sebab IWB prediksi akan menyulitkan mereka untuk memasang harga walau pada akhirnya mereka menjawab dengan angka yang cukup ideal di 34,5 juta OTR Jakarta. Lha terus kenapa terkesan mahal?. Kenapa banyak komen miring?….

Karena new R15 lahir pada saat yang kurang tepat. Maksude??. IMHO New R15 hadir disaat GSX-R150 menggebrak pasar dengan banderol yang sangat terjangkau. Iming-iming mesin yang sama-sama powerfull plus fitur safety keyless seakan menodai pricing new R15. GSX-R150 dengan banderol yang hanya dipasang 29,9 juta (normal) dan 27,9 juta (promo) membuat banderol new R15 terkesan tinggi. Padahal kalau kita berpatokan dari gen versi 2, kenaikan sudah sangat wajar dan cukup murah. Itung dewe wae kalau diprotolin satu-satu tambahannya…bakal jauh dari angka tersebut kangbro…

Last….kompetisi disegmen sport 150cc sekarang memang berdarah-darah. Apalagi Suzuki yang dulunya tidak pernah masuk dalam hitungan merangsek dengan hadirnya GSX-R150. Praktis lawan Yamaha sekarang tidak hanya Honda CBR150R namun juga GSX-150. Boleh saja fitur super lengkap dengan power terbesar dikelasnya. Namun gap 4-6 jutaan jelas tidak kecil dan bisa menjadi batu pengganjal serius jika tidak diantisipasi oleh tim strategi Yamaha. Sing jelas harus bekerja keras ki kangbro. Belum lagi kehadiran KTM dibawah Penta Jaya yang menjual Duke 200 34 jutaan dan RC 200 37 jutaan. Tapi kalo 34,5 juta terlalu overprice?. Sorry to say IWB rada kurang setuju cak opini ini. Piye menurut sampeyan, punya pendapat lain soal ini ??…(iwb)

iklan iwb
Previous articleFP 1 ATC Losail Qatar : Gerry Salim terkencang……rider AHRT lain merangsek !!
Next articleBaru rilis jumlah penginden CRF250 Rally sudah capai 200 unit…edian larisss !
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!