iklan iwb

Iwanbanaran.com – Herann tenan kangbro….asli IWB baru melek setelah banyak melakukan interaksi dengan banyak biker. Selama ini kita berpikir…mesin DOHC vs SOHC 150cc adalah urusan performa belaka. Ajang adu debat para fansboy seperti ingin menunjukkan siapa yang terkencang. Tapi siapa menyangka dari fakta dilapangan hal itu tidak sepenuhnya mutlak sebab bagi mereka mesin DOHC memiliki gengsi tersendiri. Lahhhhh…anyar maneh kiii…..

Secara spek dikelas 150cc….Yamaha sudah membuktikan bahwa motor mereka beda. Single cam 4 katupnya mampu memuntahkan tenaga hingga 19,2PS dan ini tidak main-main. Praktis…new R15 saat ini bisa dibilang menjadi motor terkencang dikelas tersebut….setidaknya berdasarkan spek dan klaim pabrikan…

Sementara new GSX-R150 yang baru saja dirilis Suzuki menempati posisi kedua dengan 19,1PS. Disisi lain Honda lewat new CBR150R masih santai melenggang dikisaran 17,1ps. Artinya kalau membicarakan spesifikasi dan ledakan tenaga…DOHC vs SOHC dikelas ini tidak menjadi jaminan. Lawong new R15 terbesar. Semua tergantung teknis pengembangan dari masing-masing pabrikan. Tapi sampeyan akan terkejut saat mendapati fakta dilapangan betapa kuatnya aura DOHC. Emange nyapo ??…

iklan iwb

Dari beberapa survei kecil-kecilan…biker lebih simpel dalam menelaah spek mesin. Tidak banyak biker yang terlalu perduli dengan letupan power dibandingkan DOHC vs SOHC. Maksude ?. Jadi gini cak…mereka menganggap mesin DOHC lebih superior dibanding SOHC. Walaupun pabrikan sudah menegaskan….semua digunakan dan diracik sesuai peruntukan. Lawong sekelas Honda Jazz wae pakai mesin SOHC. Kembali kemotor….

Dari 10 biker….bisa dibilang 7 dari mereka pasti memberikan reaksi agak berbeda ketika terjadi sesi tanya jawab singkat antara SOHC vs DOHC. Fakta ini IWB dengar sendiri ketika ada beberapa kali percakapan antar biker. “Motormu sudah DOHC apa SOHC?”. Dan ketika kita menjawab SOHC, maka reaksinya kebanyakan nyeletuk..”Ooo masih SOHC ya..”. Nahhhh…”masih SOHC”. Apa yang salah dengan SOHC kalau mesin jauh lebih powerfull??….

Ini jelas PR Yamaha untuk mengkomunikasikan kelebihan produknya nanti. Karena fakta dilapangan image SOHC sendiri selalu dianggap lebih inferior dibanding DOHC. Ini terjadi dikalangan biker. Dikelas ini Honda diawal promosi memang getol mengunggulkan mesin DOHC mereka dan sepertinya cukup berhasil. Celakanya ketika kata-kata VVA diutarakan….hanya 3 yang ngerti dari 10 responden. Sedang yang menggangap DOHC lebih superior dibanding SOHC mencapai 7 dari 10. Jadi gengsinya antara?DOHC vs SOHC beda cak. Nah…opo ora sobek sampeyan…

Last…..SOHC dan DOHC sebenarnya memiliki karakter sendiri. Ketika sampeyan membutuhkan kuat di torsi, SOHC adalah pilihan tepat. Tidak heran motor penggaruk tanah kebanyakan lebih memilih SOHC. Dan Yamahapun membuktikan bahwa mesin SOHC juga bisa kencang mengalahkan mesin DOHC dikelas sport 150cc. Sementara DOHC…diluar urusan bore & stroke, karakter umumnya mampu melengking tinggi karena dobel cam membuat semuanya lebih mudah.? Tapi siapa menyangka….banyak biker yang juga merasa mesin DOHC memiliki gengsi lebih ketimbang SOHC. Entahlah…apakah sampeyan termasuk salah satu biker tersebut?. Sing jelas…Yamaha?kudu sedikit kerja keras cak.?Kalau sampeyan sendiri piye pakde. Punya opini lain soal ini ?? (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!