iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com- Pakde….IWB cukup tercengang saat mendapatkan surel dari kang Edi Suhendra. Reader warung berdomisili di Aceh Timur ini memberikan informasi betapa tingginya banderol Ninja 250 disana. Bahkan untuk versi Ninja 250 SE LTD, gapnya dibanding Jakarta tembus 10 jutaan yakni diangka 81-82 jutaan OTR Aceh. Wowwww. Pertanyaannya….kenapa bisa demikian ???….

Surel kang Edi memberikan informasi atas tingginya banderol Ninja 250 ditanah kelahirannya. Awalnya IWB mengira, melambungnya harga dikarena BBN dan komponen pajak lain yang membebani sang kuda besi. Namun doi menyodorkan komparasi harga dengan motor sekelas seperti Honda dan Yamaha yang tidak sejauh harga Jabodetabek. Berikut surel lengkapnya…..

Saya Edi Suhendra, Aceh Timur.

iklan iwb

Assalamualaikum bang iwan, apa kabar? Semoga sehat2 aja ya mas.

Begini, saya sedikit heran dg produk kawasaki yang harga jual setiap daerah bisa berbeda jauh dg OTR di Jakarta, berbeda dg produk Yamaha dan Honda.
Contohnya di Aceh.

Kawasaki Ninja SE tahun 2016 harga OTR Jakarta 63.200.000 sedangkan di Aceh Mencapai 71-73 jt.
Kawasaki Ninja SE LTD ABS tahun 2016 OTR Jakarta 70.100.000,- di Aceh mencapai 81-82 jt, sangat jauh berbeda hamir 10 jt…

Tapi.. kalau produk Yamaha dan honda tidak terlalu melambung jauh dari Harga OTR Jakarta.

Contohnya

Yamaha R25 OTR Jakarta 55.850.000 di aceh 58.850.000,
Yamaha R25 ABS OTR Jakarta 61.850.000, Di Aceh 64.850.000
Cuma selisih 3 jt dari Harga OTR Jakarta.

Dan Honda
CBR 250 RR ABS Harga OTR Jakarta kurang lebih 69.000.000,
Di Aceh 71.400.000. Selisih kurang lebih 2 jtaan.

Yg jadi pertanyaan nya, Kenapa Kawasaki Harga nya sangat jauh dari Harga OTR Jakarta? Sedangkan honda dan yamaha tidak…

Mohon Informasinya ya Mas Iwan….

Wa’alaikum salam bg iwan…

Wa’alaikum salam wr.wb. Nah……menarik to. Suwun buat kang Edi surelnya cukup berguna. Kalau IWB cermati, banderol motor di Aceh untuk produk sekelas seperti R25 serta CBR250RR gap hanya terpaut 2-3 jutaan dari Jakarta. Sedang Ninja250 FI…rata-rata gap nyaris 10 juta. Tidak heran Ninja 250 SE LTD di Aceh melambung hingga 81-32 jutaan. Dengan fakta diatas dari sini rasanya tidak mungkin faktor BBN ataupun pajak lain yang membuat banderol Ninja terkatrol hingga 10 juta. Lha terus opo ??….

Mungkin masalah efisiensi dalam distribusi kangbro. Seperti yang kita tahu, Honda dan Yamaha memiliki “angkatan perang” lebih banyak sehingga sekali angkut…mereka membawa produk dengan jumlah ratusan. Praktis biaya juga bisa ditekan. Sementara untuk Kawasaki mereka harus merogoh kocek lebih karena ketika mereka melakukan distribusi produk hanya segelintir…

Praktis beban tersebut dimasukkan kekomponen harga. Yang kedua bisa saja faktor demand. Dengan larisnya produk, dealer pede memasang harga cukup tinggi. Unit sedikit permintaan banyak…yo wis dikatrol wae. Apalagi soal pricing, Kawasaki pusat biasanya menyerahkan pada mekanisme pasar mengingat dealer rata-rata membeli dengan sistem terputus. Ora ono ceritane HET “Harga Eceran tertinggi” pakde (emange spare part :mrgreen: ) alias ambang atas banderol. Kalau sudah begini…..yo sak seneng-senenge rek. Toh dijual segitu tetap laris…iyo to….

Last….komponen harga detil yang tahu adalah dealer yang bersangkutan. Items apa saja hingga fix harga keluar yang tahu mereka. Tapi jika yang kita jadikan patokan masalah BBN dan komponen pajak lain…seharusnya harga memang tidak jauh dari rivalnya. So…Ninja 250 SE LTD di Aceh melambung hingga 81-82 jutaan ??. Ediann juga yak. Dilalah masih ada aja yang beli pakde. Biker Aceh tajir-tajir euy :mrgreen: ……(iwb)

iklan iwb
Previous articleVideo dan foto peluncuran Suzuki GSX-R/S150 by Andrea Iannone & Alex Rins…..ramaiii puolll !!
Next articleMPM Honda gelar safety riding di Kupang…….para pelajar SMA antusias pakde !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!