iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro….. seperti yang kita tahu Ducati sudah banyak berubah. Revolusi yang dilakukan oleh Gigi D’illna membuat mesin Desmo mampu mengantarkan Andrea Iannone serta Dovizioso masuk podium berkali-kali. Ternyata hal ini juga dirasakan oleh Alvaro Bautista yang tahun ini akan bergabung di Aspar Ducati. Memuji setinggi langit motor racikan Italia ini Alvaro menyebut karakter dan sensasi saat dinaikin sangat mirip dengan motor Honda RC213V. Bahkan di beberapa poin menurutnya Ducati lebih Superior. Waaahhh….menarik ki cak. Emang seperti apa??….

Alvaro Bautista akan berlaga musim ini nunggang Ducati. Dengan kondisi tersebut maka bisa dipastikan bahwa Doi menjadi salah satu Rider yang sukses mencicipi beberapa motor di ajang MotoGP. Kalau sampeyan sudi membuka sejarah masa lalu…..Alvaro sudah pernah nyicipin Suzuki kemudian bergabung di Honda sebagai tim satelit dan di tahun 2016 membela tim Aprilia. Makanya pembalap bertubuh mungil ini bisa memberikan penilaian secara akurat…..

Pertama kali saat mencoba Ducati GP16 aku cukup terkejut karena motor terasa sangat mudah dikendalikan dibandingkan dengan beberapa motor Motogp yang pernah aku cicipi. Aku sangat suka karakternya khususnya pada bagian engine yang super smooth. Aku juga menyukai bagian elektronik. Aku pikir ini adalah motor yang memiliki potensi sangat tinggi….”tukas Bautista seperti dilansir Crash. Tentu penuturan tersebut membuat IWB mengerutkan dahi kangbro. Artinya motor Ducati sekarang memang sudah berubah total dibandingkan pada saat Valentino Rossi bergabung di Ducati….

iklan iwb
“Filipo diberhentikan Ducati karena dianggap gagal membuat motor mudah dikendarai…..”

Sebagai informasi Ducati pada musim Sebelum 2012 dipegang oleh Filipo Preziosi. Kepala teknis Ducati Desmo tersebut akhirnya diganti oleh Gigi D’illna yang merombak seluruh komponen termasuk sasis dibuat seperti halnya motor Jepang. Tujuannya satu yakni supaya motor mudah di setting. Setiap divisi dipisah dengan keahlian agar bisa fokus namun fleksibel. Kompromi dilakukan antara dua divisi di mana mesin dan sasis harus bisa saling bersinergi dan hasilnya memang cukup mengejutkan Sebab di tahun 2016 Ducati berkali-kali masuk podium. Tentu informasi diatas angat bagus buat Lorenzo karena akan mempermudah pembalap Spanyol ini meraih hasil maksimal dimusim 2017…..

Sulit untuk membandingkan secara langsung karena aku sudah tidak mengendarai motor lainnya bertahun-tahun. Di Suzuki aku banyak belajar di MotoGP namun memiliki karakter berbeda (Alvaro masih tipe V). Aku rasa Ducati sekarang mirip dengan Honda namun handle sasis lebih baik dan juga lebih ringan. Aku sangat menyukainya. Jadi menurutku dari semua motor yang pernah aku naiki aku rasa Ducati adalah motor yang memiliki keseimbangan paling baik….”tutup Bautista. Wihhhh….

“Filipo diganti Gigi yang merombak total sasis dan mesin Desmo….”

Last….. Ducati memang sudah berubah tidak seperti Masa Filipo memegang kendali. Saat ini mereka memiliki handling bak motor Jepang namun dengan mesin yang lebih powerfull. Tentu saja informasi dan opini di atas baik untuk Lorenzo yang memang berhasrat ingin menang di atas mesin desmosedici. Lek wis ngene logikane kudune bisa lebih baik dari Iannone ya cak…..bener ora :mrgreen: . Ducati GP16??. Jebule sadis juga ya cak….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!