Iwanbanaran.com – Ngakak cak…seneng IWB saat mendengarkan penuturan nyonya yang menggebu dan polos tenan. Sengaja IWB suruh jajal langsung skutik Piaggio Medley…agar bisa mendapatkan opini lain selain IWB pribadi. Apalagi ini segmen matic yang kaum hawa juga sering pakai. Dan satu kata yang doi ucapkan pasca ngetes sang medley yakni, uenaaakkk tenan. Nah….seperti apa penuturan lengkapnya?. Cekidot cak…

Piaggio Medley….lupakan feeling nunggang Vespa yang cenderung keras. Namun Medley menawarkan riding experience yang super empuk. Mesin ngeces….dan suspensi bekerja sangat baik saat melibas jalanan rusak. Itu kesan pertama yang akan IWB kupas diartikel berikutnya secara lengkap….

Tapi rasanya kurang afdol kalau nggak dengerin opini kaum hawa yang biasanya nunggang skutik. Bisa saja to feeling yang IWB rasakan berbeda dengan orang lain. Oleh karena itu nyonya IWB persilahkan ngetes. “Koyone gede tenan yo mz…abot ora kuwi (kayaknya gede bener….berat nggak itu mz)…“serunya agak ragu. Tapi pertanyaan tersebut akhirnya dilupakan saat nyonya sudah berlalu dari pandangan IWB….

Sekitar 20 menit, doi kembali dengan bonceng sisulung yang saat ini sudah kelas 2 SMP. Nyonya pun langsung mengacungkan jempol. “Ueenaakkkk mz. Mesin diatas 30 km/jam terasa glesere. Perasaan kecepatan 50 km/jam koq kenceng banget ya. Lembut juga, hentakan nggak terasa waktu melewati jalan rusak…”serunya antusias. Dilalah sisulung nyeletuk..”Beli dong pi…dibonceng juga enak banget joknya lebar..” tukasnya. Weleh…tuku motor koq koyok tuku tempe. Sobek njaran tenan….

Last…..kelemahan Medley dimata nyonya adalah suara klakson yang pelan kayak mainan tukang roti. Lalu saat low speed untuk perempuan adalah bobot yang lumayan sehingga berefek pada manuver. “Stir agak berat kalau pelan, Selebihnya mantap. Anteng banget mz dienggo banter (buat kencang). Mesin nggak terdengar saking alusnya. Keren ki motor enak banget…”celotehnya terus memuji. Itu kata nyonya IWB, kalau IWB sendiri??. Tunggu review lengkapnya……(iwb)

Advertisements