iklan iwb
“Max ini hanya ilustrasi….”

Iwanbanaran.com – Kangbro….bohong besar jika IWB pada perjalanan sebagai biker selalu lurus tidak pernah bengal. Sebagai orang yang pernah merasakan ABG (iyolah mosok langsung tuwo) motor menjadi pelampiasan ketika kita ingin dianggap keren. Seperti kejadian yang IWB alami sekitar?22 tahun lalu. Dlosor diatas Honda GL Max saat melintasi jalanan pegunungan pasir putih Trenggalek menuju ke Tulungagung. Pengalaman pahit yang tak terlupakan seumur hidup. Lha koq iso??…….

Kejadian ini IWB alami sekitar tahun 1994. Rasa jenuh membuat?IWB bersama Tomi (teman sekelas) memutuskan kabur ke Pasir Putih Trenggalek saat pelajaran. Jiannn ora patut dicontoh ki cak. Tujuannya hanya satu….yakni ingin melepaskan penat karena?pelajaran disekolah terlalu overload. Wiss pokoke utek panas puolll. Nunggang motor Tomi (GL Max), IWB nempel karena saat itu ora gablek motor bagus………

Bokap IWB hanya punya Kawasaki Binter Joy tahun 1983 serta GL125 lansiran 1980. Mungkin kalau sekarang kita anggap keren. Dulu??. Isinnn rekkk. Malu ora pede. Terlihat melas ora bondo tenan. Mana kondisi motor kumel banyak dibuat ngangkut jerami disawah. Makanya saat Tomi nawarin antar jemput kesekolah…IWB ora keberatan. Jelas IWB bungah tenan. Ora usah ngonthel rek. Dari rumah ke sekolahan soale sekitar 7 km….legrek kangbro. Manja jaman nom-noman dulu :mrgreen: ……..

iklan iwb
“Masa-masa bengal saat tiap hari motoran (Foto jadul monggo dibully hahaha). Paling top dulu RGR150 sebelum datang NSR150 dan Ninja 150…(pict rumah kakek)”

Nah…beda IWB beda juga tomi. Teman IWB satu kelas ini termasuk bejo tenan. Sejak SMP sudah dibelikan GL-Max yang digunakan hingga SMA. Sepatu branded Fila, jam G-Shock, tas Export dan segudang barang bermerk. Tahun itu termasuk sadis cak. Tak ayal IWB mung iso ngulu idu (telan ludah). Lha piye…barang-barang yang IWB kenakan merk pasar sore. Maksude?. Made in pasar….alias ora ono brand nya :mrgreen: .?Lahhh…koq malah curhat hahaha….

Kembali soal motor…..GL-Max saat itu termasuk juozz. Model baru kangbro. Apalagi mesin mudah dikilik. Yup….walau hanya bermesin 125cc SOHC 2 katup….motor Tomie sanggup jabanin?RX-King standart. Awalnya IWB nggak percaya. Tapi bengkel langganan yang digawangi mz Dido mempersilahkan setingannya melawan King milik teman yang hadir dilokasi. Udin sebagai owner awalnya terkekeh. “Hayoo kene…ngilo sikkk timbang kisinan” (hayo sini berkaca dulu sebelum malu). King lansiran 1993 vs Max 1992….dan adu drag tersebut dilakukan didepan IWB hingga 3 kali. Hasilnya….membuat udin misuh-misuh….(bersambung ke part 2/iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!