iklan iwb

tes-dyno-cbr250rr-2

Iwanbanaran.com- Kangbro…diawal Honda merilis all new CBR250RR, mereka memperkenalkan 3 riding mode. Tujuannya supaya rider diatasnya merasa nyaman dan aman sehingga bisa memilih karakter muntahan power sesuai kebutuhan. Namun banyak yang pesimis dan menduga semua hanya permainan sensitifitas gas. Nah…untuk membuktikan hal itu Otomotifnet sukses menggelandang sang fairing diatas mesin dyno Sportisi. Diukur power on wheel tiap riding mode…..inilah yang didapat mereka….

Tes dyno dilakukan Aan (otomotif) plus punggawa Sportisi yakni Bram dan Koko disaksikan Blogger kawakan kang Leo. Menggunakan mesin dynotest….status motor sendiri adalah? milik AHM yang dipinjamkan kemedia untuk berkendara harian. Testing membidik muntahan power tiap riding mode. Sebagai informasi ada 3 riding mode yang ditawarkan Honda all new CBR250RR yakni comfort, Sport dan Sport +. Dan setelah dilakukan running 5-10 kali, berikut hasil lengkapnya….

iklan iwb

1. Comfort

Pada riding mode paling lembut ini….muntahan power seperti ditahan. Bisa terdeteksi dari grafik yang cenderung flat dan direntang 8,700 RPM tenaga dikebiri sehingga tidak bisa melejit lepas. Direntang ini BBM cenderung irit terdeteksi dari AFR (Air Fuel Ratio) yang kering. Ledakan power terbaik pada mode ini tembus 28,98 HP dan torsi 18,29 [email protected] RPM…

honda-all-new-cbr250rr-201c7-iwb1

2. Sport

Pada riding mode tengah….muntahan power langsung melejit ketika masuk RPM 9000. Dan yang mengejutkan limiter mencekik teriakan mesin lebih dari 14,000 RPM atau dikisaran 14,100 RPM. Iki berdasarkan alat lho cak…bukan feeling. Direntang ini BBM cenderung lebih boros terdeteksi dari AFR (Air Fuel Ratio) yang basah. Ledakan power terbaik pada mode ini tembus 30,72 [email protected],800 RPM dan torsi 18,87 [email protected] RPM…

3. Sport +

Seperti halnya mode Sport, pada Sport + grafik muntahan tenaga terkail beringas pada rentang 9000 RPM. Karakternya mirip Sport namun perbedaanya lengkingan tenaga sedikit diatas mode tersebut. Dan IMHO mode inilah power sesungguhnya dari all new CBR250RR. Sport + mendapatkan muntahan tenaga terbaik 31,06 [email protected],300 RPM dan torsi 19,16 [email protected] RPM…..

So…hasil akhir lebih gampangnya bisa IWB kompilasi sebagai berikut :

  1. Mode Comfort:?28,98 [email protected] RPM, torsi 18,29 [email protected] RPM
  2. Mode Sport: 30,72 [email protected] RPM, torsi 18,87 [email protected] RPM
  3. Mode Sport+: 31,06 [email protected], torsi 19,16 [email protected] RPM

hasil-dyno-all-new-cbr250rr

Yup…jadi per riding mode ledakan power juga berbeda kangbro. Artinya bukan hanya permainan sensitifitas dari gas aja. Hal ini senada dengan penuturan pak Endro Sutarno dari Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) yang pernah mengatakan dengan gamblang atas sistem riding mode….

“Bukaan valve disesuaikan dengan riding mode. Untuk comfort bukaan katup paling sempit sehingga pasokan BBM juga efisien. Praktis comfort paling irit dibanding dengan dua mode diatasnya. Katup (valve) yang paling besar adalah sport +. Pada mode ini valve (kupu-kupu) throttle body membuka sempurna?.

?Mapping pengapian (maju mundurnya) juga disesuaikan agar letupan tenaga optimal. Jadi bukan hanya mengatur bukaan katup (kupu-kupu) TB namun juga pembakaran menjadi fokus utama. Besarnya bukaan katup dipengaruhi macam-macam sensor seperti sensor kecepatan, suhu sekitar, tekanan udara dan pastinya riding mode. Lebih kurangnya demikian..”serunya….

all-new-cbr250rr-iwb

Last….dengan suguhan diatas bisa disimpulkan, tiap riding mode memang menawarkan perbedaan karakter serta besarnya ledakan tenaga. Dan dengan mode ini pula akan membantu biker mendapatkan keiritan maksimal pada riding mode comfort….dan performa maksimal saat ingin menggeber sang kuda besi dengan Sport+. Yang menyenangkan lagi kangbro….pada mode comfort-pun ternyata muntahan power on wheel CBR250RR masih tetap diatas rival mereka. Dan jelas ini kabar bagus bagi para penunggang CBR250RR tentunya. Nah…ada komen soal hasil diatas cak ??……(iwb)

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!