iklan iwb

cbr250rr

Iwanbanaran.com – Kangbro….saat ini IWB sedang meliput HDC Puncak Mario Sidrap 2016. Dalam liputan ini IWB banyak bertemu dengan teman-teman jurnalis tanah air seperti Dapurpacu, Otomotifnet, M+ dan masih banyak lagi lainnya. Nah…sebagai sesama biker yang antusias terhadap motor, kitapun banyak bercerita termasuk saat mereka jajal CBR250RR disirkuit Bridgestone. Ngobrol santai…disinilah IWB cukup tertarik ketika mendengarkan penuturan jurnalis Dapurpacu yakni kang Riki…..

Sebagai orang yang terjun langsung berkesempatan jajal….kang Riki menceritakan pengalamannya diatas CBR250RR. “Wahhh…enakk kang. Motore buanterrrr (kencang)…“serunya membikin IWB penasaran. Jelas sebagai Blogger yang belum mencicipi mung iso ngowoh tenan. Asyemmm bikin penasaran ki. Kencangnya kayak apa dan bagaimana sisi handling plus sensasi diatasnya…

iklan iwb

Aku pas jajal mode Sport +….motor ki kayak mau bilang…..hayooo….hayooo geber. Gas jadi terasa spontan dan galak bener. Sekalinya betot seperti dilempar. Waktu kemarin aku masuk tikungan terakhir sebelum straight pada gigi 3 kalau nggak salah speed 90 km/jam. Langsung tak puntir moro-moro wis 165km/jam…kuwi masih gigi 5 lho. Sayange Goproku batereine habis. Yang asyik pada speed segitu daya dorong mesin masih cukup kuat. Kenceng wis pokoke….racunnn ! “serunya……

"Ngobrol santai dengan Dimas Eky, bro Riki dan jurnalis lain di Sidrap...."
“Ngobrol santai banyak hal termasuk tes CBR250RR dengan Dimas Eky, bro Riki dan jurnalis lain di Sidrap….”

Lahh…jurnalis wae terkesima cak. Dan ini penuturan asli saat ngobrol santai Opo ora cekot-cekot. “Sampeyan tahu Doni Kompas?. Nah…dia sampe jajal muter 3 kali tuh. Katanya…penasaran aku c*k ! “tambah kang Riki terkekeh. Beberapa poin tambahan yang diutarakan kang Riki adalah…getaran mesin termasuk minim dan handling super stabil. Byuhhhh…cacate opo yak Koq semua serba positif. IWB pun tergelitik bertanya gimana CBR250RR dibanding R25 dan Ninja 250??. Doi sejenak berpikir dan tanpa ragu menjawab…

Kalah….R25 dan Ninja kalah enteng larinya. Asli….ini motor kenceng banget untuk ukuran 250cc...”jawabnya tegas. Disaat yang sama Dimas Ekky pembalap AHRT juga menambahkan…”handling nurut banget mz. Mudah manuver seperti nunggang motor 150cc tapi sangat stabil. Terus nggak tahu aku ngerasa diatas RPM 11.000 suara knalpot rada beda. Coba aja ntar….”seru Dimas. IWB masih bingung. Disaat itulah kang Riki nimpalin…..

Iya…bener. Kayak ada extra power. Sepertinya ada rahasia disini nih. Apa ada valve khusus yang membuka belum tahu. Apa karena desain knalpot?. Belum ada penjelasan. Pokoknya serak knalpotnya lebih serem dan tenaga makin beringas kang diatas 11-12 ribuan.…”tutupnya. Cicak bin kadal tenan. Asli penasaran rek. Mau nggak percaya mereka bukan sales. Yo jelas bukan cak lawong kaum profesional. Apalagi soal pengalaman diatas kuda besi wis tidak usah diragukan. Ditambah porsi percakapan santai tanpa tahu IWB akan share diwarung…..

Sayang…hingga detik ini IWB belum bisa nyicipin langsung. Mung dicritain wae. Semoga kedepan ada sesi khusus ngetes disirkuit untuk Blogger tidak hanya di jalanan umum biar ekplorasi maksimal. New R25 dan Ninja 250 kalah kenceng??. Kudu dijajal head to head baru bisa menyimpulkan. Tapi setidaknya dari rabaan feeling kang Riki sebagai jurnalis Dapurpacu…..new CBR250RR ini dalam opininya unggul. Waladalah menarik ki. New CBR250RR??.?Racunnnnn cakkkk…… :mrgreen: ……(iwb)

cbr250rr-modif-iwanbanaran

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!