iklan iwb

460x110_tire

dealer suzuki tutupa

Iwanbanaran.com – Kangbro…sejak IWB merilis artikel dealer Suzuki yang berganti menjadi KTM, banyak pembaca bereaksi. Dari sekian banyak respon, IWB cukup tertarik dengan Info yang menyoroti strategi pabrikan dan dealer. Dan percaya atau tidak….ternyata sejak awal Suzuki sudah kurang berminat mengelola bisnis roda dua. Indikasi ini IWB dapatkan dari salah satu mantan dealer Suzuki yang kini banting stir keusaha lain. Menurutnya….Suzuki ingin mengalihkan segala sumber daya disektor industri roda empat. Woalaaahhh…..

iklan iwb

Dari informasi bro X (sebut saja demikian), paman doi merupakan mantan pemilik dealer besar disebuah daerah yang kini banting stir selingkuh ke brand lain. Bukan karena alasan….tapi karena prospek dan masa depan pabrikan S ini menurutnya sudah tidak bisa diandalkan. Sebuah informasi yang jelas membuat IWB lumayan terkejut. Berikut surel lengkap bro X…..

“Sepertinya susah Suzuki akan bangkit Kang. Sebenarnya bagi Main Dealer, hal ini bukan tidak diprediksi. Kebetulan paman saya Main Dealer Suzuki di B*****. Pernah ada meeting dg prinsipal Suzuki di Jepang. Paman saya mengeluh karena prinsipal memang mengalihkan fokus mereka ke roda 4 daripada roda 2. Sejak meeting itu, Suzuki roda 2 seperti ini…“serunya. Jelas info tersebut lumayan mengejutkan hingga IWB ulangi dengan pertanyaan….benarkah info tersebut. Doi menjawab….

“Benar Kang. Makanya kan sangat kentara banget perbedaannya. Dulu Suzuki rajin banget R&D. Malah sempat tagline’nya ‘inovasi tiada henti’. Entah angin apa yg buat Prinsipal di Jepang banting haluan ke Roda 4. Sejak itu, R&D roda 2 terasa mandeg. Coba aja Akang lihat, berapa banyak product baru Suzuki? Berapa banyak teknologi / inovasi baru yg ditanamkan?…

dealer-suzuki-kektm

“Ada issue Gixxer aja uda telat banget kan banding Yamaha dan Honda? Padahal dulu Suzuki malah merajai kelas sport dg Thunder 125. Beliau aja sampe alih main business ke Hino (truk), Renault, Viar dan Happy sekarang. Padahal dulu jaya banget. Terutama di era’nya Shogun 110 gen 2…” tuturnya. Byuh…..bener-bener mumet ki cak kalau kayak gini. Pantes perputarannya lambat banget ki motor Suzuki….

Itulah fakta yang sekarang terjadi ditubuh Suzuki. Tidak heran banyak dealer bertumbangan serta mencari usaha lain. IWB sendiri sebagai biker cukup bersedih dengan kondisi pabrikan S yang makin terpuruk. Apalagi dari pengalaman…..bangkit lebih sulit dari membangun dari awal. Mengembalikan kepercayaan konsumen kuwi abot lho cak. Informasi diatas seakan memberikan gambaran betapa menderitanya para dealer yang bernaung dibawah Suzuki. Diperparah aksi para loyalis yang “kabruk” sana-sini memaki dan memusuhi siapapun yang memberikan kritikan. Padahal mereka tidak sadar tiap tulisan ataupun kritikan adalah demi kemajuan dan kebangkitan merk yang mereka puja. Piye ora makin dower cak…

Last…..kita berharap, PT SIS bisa bergerak lebih gesit dengan merilis produk baru yang tepat sasaran. Bukan asal rilis seperti pengalaman Young Star yang gagal total dipasaran. Pelajari keinginan pasar dan yang terpenting yakinkan para Jepang dinegeri sana…bahwa potensi pasar roda dua dinegeri ini sangat besar. Mosok roda empat thok….yo empot-empotan cak. Ertigapun kini sudah cukup kesulitan dengan hadirnya Mobilio, new Avanza dan sekarang mbak Calya serta Sigra….opo ora makin mawut. Hayooooo, bangkit dong Suzukiii. Koyok era 1990an biyen ngono lho rek-rekkkk :mrgreen: ..…(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!