iklan iwb

997144_12011019082012_premium-habis

Bro dan sis sekalian….setelah secara resmi Pertamina merilis bensin oktan 98 Pertamax Turbo, kini strategi mereka sepertinya?terus berkembang dan bergeser pada oktan 88. IWB menangkap pelan-pelan mereka akan membuang Premium dari line up produk. Indikasi mereka ingin menghapus tergambar dari pengumuman yang disebarkan keseluruh SPBU Pertamina (suwun bro Cakra) untuk mengalihkan para penguasaha mikro membeli?bensin eceran Pertalite dan Pertamax bukan lagi Premium pada umumnya….

iklan iwb

Bensin oktan 88 sebenarnya memang sudah termasuk bahan bakar yang tidak direkomendasikan. Bensin oktan rendah ini memicu buruknya emisi gas buang dan ini bertentangan dengan target dunia yang terus memperketat polusi dengan standart Euro 4. Tidak heran hanya Indonesia yang memiliki bensin oktan ini di Asia. Makanya logis jika akhirnya Pertamina meracik strategi jitu menyediakan Pertalite agar?masyarakat shifting secara smooth meninggalkan Premium….

Sinyal penghapusan Premium sebenarnya sudah dilontarkan?Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut?Dirjen Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja pada bulan Maret kemarin kangbro. Kalau tidak salah Pertamina akan menghapus Premium di DKI Jakarta serta kota-kota besar lainnya secara bertahap. Target perusahaan BUMN ini mulai dari sekarang dan paling telat tahun depan. Dilalah realisasinya mulai kelihatan…

FB_IMG_1470735398808

Seperti dishare kang Cakra, pengumuman dari Pertamina sudah disebar kebeberapa SPBU. Intinya Premium hanya boleh diisiiin pada kendaraan langsung bukan jerigen. Untuk jerigen yang biasanya digunakan untuk usaha mikro seperti penjual bensin eceran harus Pertalite serta Pertamax minimum. Artinya secara suplai produk, disinyalir Premium sudah dikurangi pelan-pelan dan masyarakat dibiasakan menggunakan Pertalite keatas….

Last…dari sisi IWB jelas mendukung langkah Pertamina ini sebab generasi mesin sekarang rata-rata membutuhkan bensin dengan nilai oktan minimal 90. Selain itu dengan hilangnya Premium maka tingkat emisi gas buang juga akan lebih baik. Namun Pertamina harus tetap memperhatikan daerah-daerah terpencil yang cukup sulit mendapatkan BBM. Selama suplai lancar….penghilangan Premium IMHO tidak masalah. Tapi tenang pakde…..ini pelan-pelan koq dan tidak saklek. Sing jelas IWB ikhlas kalau Premium dihapus. Toh sekarang statusnya juga udah nggak subsidi. Piye menurut sampeyan??….(iwb)

MVAI-Banner-1

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!