iklan iwb
Pembalap AHRT Andi, fadli, IWB, Gerry
“Bersama para Pembalap AHRT Andi, fadli, IWB, Gerry – Sepang Malaysia 2016. IWB paling melembung :mrgreen: …. “

Pembalap jemblung??. Sepertinya kalau rider profesional ora iso kangbro. Hal ini selain olah fisik lewat training intens…pembalap ternyata banyak menghabiskan kalori ketika turun diatas sirkuit. Alhasil mereka selalu kehilangan bobot badan pasca race usai. Konfirmasi ini dilayangkan Gerry Salim (Rider AHRT) saat ngobrol santai dengan IWB disela meliput Honda Dream Cup Cimahi. Emange berapa kilogram penurunannya ??….

“Turun, bisa sampai 1-2 kg.…”seru Gerry singkat. Sadis tenan, bisa langsung turun yak. Informasi ini sejalan dengan penuturan Anggono Iriawan (manajer Motorsport PT AHM). Menurutnya rider saat membalap dikelas internasional 600cc keatas harus ditimbang sebelum dan sesudah race. Dan lazimnya setelah race pasti bobot badan berkurang cukup drastis. Padahal seperti yang kita tahu, untuk menurunkan berat badan sekilo wae kita lari-lari butuh hingga seminggu lebih. Lha ini langsung on the spot terjadi. Koq iso ya??….

iklan iwb

Artinya membalap memang menguras tenaga luar biasa mzbro. IWB yang pernah merasakan langsung geber Superbike jelas percaya. Sebagai informasi….iki jujur yo, ngisi-ngisini yo ben. Pertama IWB turun menggunakan BMW S1000RR di Sepang Malaysia selama 6 laps….setelah usai turun dari motor, dengkul jian lemes tenan. Selain badan nggak mendukung karena kurang latihan dan overweight, mengendalikan motor dengan power diatas 180HP bener-bener membuat otot dan tulang koklok tenan…..

Masuk ke ruang santai disela istirahat rasanya kayak mau muntah. Ediannn….koq ngalah-ngalahin lari 10 km yak. Tapi karena mendapatkan jatah 3 sesi running, IWB tetap ngotot dan berusaha melawan rasa capek luar biasa tersebut. Hingga pada sesi terakhir…..badan rasanya wis ora kuat menggelantung diatas motor (waktu itu total sekitar 15 laps). Cengkraman tangan mengendor dan rasanya siksaan makin menjadi ketika motor hard braking serta akselerasi keluar tikungan. Konsentrasipun buyar…racing line morat-marit. Besuknya???….

BMW-IWB
“Bergaya tapi nahan capek ampun kuwi hahha…”

Bangun tidur leher belakang IWB sakit bener. “Bwehhh…wis tuwo tenan ki…” batin IWB. Dilalah umur tuwo bukan menjadi jaminan sebab bro Nurul dari M+ yang juga ngetes motor bareng IWB, juga merasakan keluhan yang sama. “Sakit mz leher belakang. Salah posisi tidur kali ya...”serunya sambil megangin lehernya ketika sarapan bareng direstoran. Dan setelah IWB terangi doipun baru sadar….”wah…gara-gara ngetes motor kemarin berarti..”ujarnya terperangah. Sebagai informasi bro Nurul jauh lebih muda dari IWB dan badan juga super langsing. Bukti bahwa geber motor besar memang sangat?melelahkan….

Last….tidak heran gaji para pembalap Motogp sangat besar. Dibutuhkan skill dan stamina jempolan yang sulit dicari tandingannya. 23-29 lap full geber power diatas 225 HP…..bukan manusia kuwi. Padahal kalau sampeyan tahu, tamparan angin diatas 230 km/jam cukup mengerikan. Paha dibuka sedikit saja seperti ada yang menendang dari depan. Belum lagi siluet gambar yang terasa ngeblur nggak jelas saat motor?menginjak?250 km/jam. Berbagai pengalaman tersebut diatas membuat IWB-pun makin kagum dengan para rider 600cc keatas. Eh…kuwi Gerry iso juozz staminanya jangan-jangan udah nggak makan nasi yak. “Tetap nasilah kang...”seru Anggono terkekeh menceritakan anak didiknya. Kirain ganti hamburger :mrgreen: ……(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!