iklan iwb
Irfan Ardiansyah
“Irfan Ardiansyah….bocah inilah yang sukses?mengobrak-ngabrik pasukan rider Jepang di Suzuka 4 Hours…”

Bangga jelas kangbro. Jika sampeyan mengaku?memiliki rasa nasionalisme, pasti akan haru serta bangga ketika pembalap merah putih berhasil menjadi juara sebuah ajang balap bergengsi. Apalagi yang menjalani langsung yakni Irfan dan Rheza. Secara khusus pasca race, mereka mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia dan tim yang memberikan dukungan hingga perjuangan melelahkan tersebut itupun akhirnya memberikan hasil manis……

Irfan adalah pembalap muda berbakat. Rider yang direkrut AHRT ini menarik perhatian Anggono Iriawan (Manajer AHRT) karena kencang dan berjiwa fighter. Menurut Anggono, Irfan ditangan ayahnya sendiri juga sangat disiplin. Ketika akan turun balap pantang bagi rider keluyuran dan bergadang. Irfan-pun sudah tahu tanpa perlu diingatkan. Sebuah kondisi luar biasa disaat usianya yang sangat muda……

Dan pelan namun pasti…pembalap muda yang digembleng intens selama hampir dua tahun tersebut cemerlang di Suzuka Jepang. Bahkan doi torehkan best lap pole serta ekskutor kunci terakhir kemenangan dalam Suzuka 4 Hours. Tidak mudah kangbro karena sedikit kesalahan bisa berakibat fatal. Kini senyum diwajahnya mengembang gembira. Doi berhasil membuktikan kepada tim bahwa semua ilmu dan waktu yang dicurahkan para dedengkot?AHRT kepadanya tidaklah percuma. Apalagi dukungan rakyat Indonesia sangat besar….

iklan iwb
Irfan Di Suzuka 8Hours
“Irfan lakukan pitstop diajang Suzuka 4 Hours Jepang…..”

?Alhamdulillah untuk hasil race ini. Bisa memenangi balapan dengan gap yang cukup jauh. Memulai balapan dari pole position dan berada di top group. Setting motor saat race sangat sesuai dengan kondisi track. Kemenangan ini pun tidak luput dari strategi tim yang sangat baik. Terima kasih kepada keluarga yang selalu mendukung saya dan AHRT, serta masyarakat Indonesia semuanya…? tutur Irfan….

Rhezapun demikian. Rider yang tidak kalah belia ini (16 tahun) tampil sangat memukau. Doi juga yang berhasil melebarkan gap hingga 40 detik didepan lawan. Memang tidak lepas dari strategi Pitstop. Tapi jika tanpa kemampuan doi yang sangat konsisten dan kencang…pasti semua akan percuma. 100 lap kangbro…diatas CBR600RR, jelas sangat meletihkan. IWB sendiri tidak bisa membayangkan bagusnya fisik mereka. Lawong ngetes Superbike selama 7 laps wae IWB wis koyok ora duwe balung saking capeknya (wiss tuwoooo :mrgreen: ). Lha iki….rata-rata hingga 40 laps. Ediann njaran…..

rheza deka Suzuka

rheza
“Rheza…kecil-kecil cabe rawit cak !..”

Alhamdulillah untuk hari ini. Terimakasih kepada Astra Honda Racing Team dan semua kru. Keluarga dan masyarakat Indonesia yang selalu memberi dukungan dan doa. Berkat settingan motor optimal dan strategy yang sangat baik saya mampu memaksimalkan kemampuan saya. Akhirnya mendapatkan hasil juara...”seru Rheza sumringah. Kegembiraan mereka jelas kegembiraan kita juga. Kenapa??. Nama kedua pembalap merah putih bakal dicatat dalam sejarah Suzuka 4 Hours di Jepang sana. Sebuah kondisi yang tidak bisa dibeli dengan uang pastinya. So Rheza & Irfan….4 jempol buat sampeyan, jempol sikil melu iklas wis. Pesen orang tua, Ojo lali ngombe jamu beras kencur habis ini ben balung ora keju linu cak :mrgreen: . Juozzzzzz……(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!