PicsArt_07-24-12.56.20Bro dan sis sekalian….memiliki motor kencang seperti Pulsar 200NS ternyata tidak membuat bro Lutfi puas. Target doi untuk meningkatkan top speed dari awalnya berkisar 134 km per jam on speedometer begitu kuat. Namun karena doi paling anti dengan aksi oprek mesin alias demen main standart pabrikan….. beberapa eksperimenpun dijalani. Ngatrol top speed tanpa mengorbankan spek standar dapur pacu. Dan akhirnya doipun berhasil. Weleh….bikin penasaran ki. Emang apa aja yang dilakukan?. Cekidot tipsnya kangbro….

Dari beberapa eksperimen, doi berhasil mengantrol top speed melalui 4 cara. Dan dilalah saat IWB cek….peningkatnya termasuk meroket pakde. Dari standart yang hanya sekitar 134 km/jam mentok….tunggangan ternyata kini bisa tembus diatas 140 km/jam. Adapun 4 poin tersebut adalah….

1. Membuang system catalys pada knalpot.

Efeknya knalpot lebih ngeplong alias ngelos

2. Memotong teknology TEC pada knalpot

3. Menerapkan teknik side gapping pada ke 3 busi

4. Memasang bulatan baut pada kabel koil, maksudnya supaya berfungsi layaknya 9 power. Hal ini ditempuh untuk saving. Biaya hanya 40 ribu

Itulah 4 poin yang dilakoni bro Lutfi. Hasilnya??. “Top speed meningkat meningkat drastis mz. Dispeedo meter menunjukan angka 147km/jam dan di GPS 142 km/jam. Cukup signifikan peningkatannya bila di bandingkan dengan standarnya versi otomotif. Waktu itu standarnya cuma dapet 134 on speedo…di RPM 10.000 on GPS ULYSSE 131 km/jam udah nggak bisa naik lagi….

“Yang paling terasa banget dari teknik side gapping mas, RPM ngisi trus api jadi besar. Sayangnya saya belum bisa memvideokanya karena belum mampu beli kamera go-pro.sy hanya bs melampirkan pic on GPS saja. Selebihnya saya ucapkan terima kasih dan Sukses selalu buat Blog nya Mas Iwan banaran….” Jelas bro Lutfi. Wihhh….IWB yang kudu maturnuwun ki cak. Sebuah tips yang sangat berguna….

Last….emisi gas buang memang selalu berseberangan dengan performa motor. Katalis konverter yang berfungsi menyaring emisi gas buang dituding sebagai biang penyekat power. Tidak heran setelah dilengserkan tenagapun berbeda. Yah…resikonya paling emisinya lebih tinggi kangbro. Pinternya bro Lutfi melakukan kombinasi dengan poin lain sehingga hasilnya lebih nampol. So…ingin mendongkrak tenaga P200NS tanpa ngubek-ngubek jerohan mesin?. Empat cara tersebut bisa dijadikan referensi. Ocreee……(iwb)

 

 

Advertisements