iklan iwb
iklan iwb

Debt-collector-cegat-konsumen-di-jalan

Iwanbanaran.com – Kriminal dinegeri ini seperti tidak ada habisnya mzbro. Walau belum terbukti…hal ini menimpa bro Hendra yang cukup terganggu dengan kejadian yang menimpa dirinya. Masih hangat dalam ingatan pada hari Rabu kemarin (29 Juni 2016) doi dipepet oleh orang tak dikenal yang mengaku dari leasing. Dilalah jedah 3 hari setelah itu…kejadian serupa dialami dan melibatkan lebih banyak orang. Wah ngeri, jelas…ini modus lama kangbro….
MBtech-iwanbanaran.com (22 Jun-15 Jul'16)

 

iklan iwb

Bro Hendra mengirim surel ke IWB. Pelan-pelan coba IWB baca secara runut serta analisa. Kesimpulan akhir….ini adalah modus lama dan harus hati-hati. Berikut detil kronologis yang dishare doi…

Kang Iwan…..saya Hendra silent rider di Blog akang. Saya mau cerita kang, hari rabu sore tgl 29/06/16 saat saya sedang riding tiba-tiba saya dipepet oleh orang yang mengaku dari pihak leasing. Mereka menanyakan STNK dan asal usul motor saya, nada bicaranya kasar kang. Akhirnya saya kasih tunjuk STNK saya. Mereka bilang sedang mencari motor yang mirip punya saya. Setelah cek STNK, plat nomor, dan nomor rangka akhirnya mereka mengembalikan STNK saya….

Kejadian itu terulang kembali hari Jum’at malam pas saya mau mudik (1/6/2016). Saya kembali dipepet 3 sepeda motor (6 orang). Mereka melakukan hal yang sama seperti kejadian pertama. Yang mau saya tanyakan cara menghadapi kejadian diatas bagaimana ya kang?. Karena saya pribadi takut jika kejadian itu ada di tempat sepi. Kejadian pertama dan kedua saya selalu berhenti di tempat ramai. Sebagai informasi tambahan motor saya NVL tahun 2014 dengan nopol pilihan (B 5**8 KM). Motor saya beli dalam keadaan second kang. Terimakasih..maaf kalo bahasanya kurang tersusun rapih….

Yup…itulah kejadian detilnya. Dari yang IWB tahu debt collector (yang biasanya urusan nagih leasing) tidak pernah mencegat atau memberhentikan sepeda motor konsumennya ditengah jalan. Lebih sering mereka melakukan kontak dulu via HP pribadi. Kendati ada masalahpun, menunggak misalnya….mereka tidak diberikan wewenang memeriksa STNK ataupun surat kendaraan bermotor dijalanan karena yang punya hak adalah aparat kepolisian. Biasanya proses musyawarah dilakukan dirumah kediaman. Dengan kata lain…

IWB yakin 1000 persen mereka merupakan komplotan pelaku kejahatan dengan modus petugas leasing. Kerja mereka sepertinya tersusun rapi. IWB sendiri tidak yakin kejadian tanggal 29 dan 1 tidak ada korelasi. Pasti terkoneksi mzbro. Data sudah dipegang dan mereka mempelajari karakter calon mangsanya. Gampang atau mudah…dan celahpun didapatkan. IWB takut tindakan selanjutnya adalah ekskusi dengan merebut motor. Oleh karena itu….

Buat bro Hendra akan lebih baik mulai waspada sejak sekarang. Jangan bepergian sendirian dan usahakan berkelompok. Hindari jalanan sepi sebab para pelaku biasanya berpikir dua kali lipat melakukan niatnya. Coba pelajari lingkungan sekitar ada nggak sosok orang yang ngawasi saat dijalanan ataupun dekat rumah. Yang menjadi masalah adalah data STNK termasuk alamat dipegang mereka. Bukannya menakuti tapi tindakan preventif jelas lebih baik. Cara paling mujarab sementara waktu motor jangan digunakan. Naik angkot boleh….setidaknya tunggu hingga habis lebaran….

Last….kriminal dibulan puasa memang lebih getol. Orang-orang tidak punya hati tersebut melakukan tindakan kriminal demi memuaskan hasrat mereka mengumpulkan harta duniawi dengan segala cara. Semoga mereka-mereka diberi hidayah dan kesadaran sehingga kembali kejalan yang lurus. Amin YRA. Waspadalah…waspadalah……(iwb)

iklan iwb
Previous articleBan Pirelli untuk Yamaha NMax 150 segera tiba keIndonesia….import Brazil bro!!
Next articleRace FIM CEV Moto2/Moto3 Albacete : Dimas Ekky finish ke 6….Andi Gilang kurang beruntung !
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!